PKKBPKKB

Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang KesehatanGenitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh kurangnya asupan gizi, terutama protein. Pemanfaatan pangan lokal seperti tempe sebagai alternatif sumber protein perlu dioptimalkan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui demonstrasi pembuatan nugget tempe sebagai alternatif pangan bergizi untuk pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah edukasi dan demonstrasi langsung kepada peserta, dengan pengukuran pengetahuan dan keterampilan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 50 menjadi 80 serta peningkatan keterampilan dari 20 menjadi 40 setelah intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan praktik masyarakat. Nugget tempe sebagai inovasi olahan pangan lokal memiliki potensi sebagai alternatif makanan bergizi yang mudah dibuat, ekonomis, dan kaya protein. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat berbasis pangan lokal.

Demonstrasi pembuatan nugget tempe terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah pangan lokal, yang tercermin dari perbedaan skor pre‑test dan post‑test serta pemahaman yang lebih baik tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting.Metode demonstrasi memberikan pengalaman belajar konkret, sehingga peserta dapat mempraktikkan secara mandiri di rumah, meningkatkan kapasitas individu.Pemanfaatan tempe sebagai sumber protein lokal yang mudah diperoleh, ekonomis, dan bernilai gizi tinggi berpotensi mendukung ketahanan pangan keluarga dan upaya pencegahan stunting.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang konsumsi nugget tempe terhadap pertumbuhan dan status gizi anak balita, dengan mengukur indikator seperti tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh selama setidaknya satu tahun setelah intervensi. Selain itu, studi komparatif antara sumber protein lokal lainnya, misalnya kacang tanah atau ikan kering, dapat dilakukan untuk menilai efektivitas relatif masing‑masing dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan masyarakat terhadap makanan bergizi. Selanjutnya, penelitian tentang skala dan adaptasi program demonstrasi di wilayah dengan latar belakang budaya dan ekonomi yang berbeda dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan serta hambatan potensial, sehingga memungkinkan replikasi strategi pemberdayaan yang lebih luas dan berkelanjutan.

  1. Implementasi nugget tempe untuk penanganan anak stunting | Journal of Nursing Practice and Education.... ejournal.stikku.ac.id/index.php/jnpe/article/view/1333Implementasi nugget tempe untuk penanganan anak stunting Journal of Nursing Practice and Education ejournal stikku ac index php jnpe article view 1333
Read online
File size761.8 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test