SASTRA UNESSASTRA UNES
Jurnal Ilmiah Pendidikan ScholasticJurnal Ilmiah Pendidikan ScholasticPenelitian ini mengeksplorasi tradisi pakaian tradisional Sikerei Mentawai, sebuah komunitas adat yang tinggal di Kepulauan Mentawai, Indonesia. Pakaian tradisional Sikerei sebagian besar terbuat dari serat alami seperti kulit kayu (baiko), daun, bulu burung, bulu ayam, serta bunga kenikir merah dengan benang ashoka merah atau wol yang dirajut untuk menciptakan berbagai elemen dekoratif. Pria biasanya memakai tongoro sederhana (baiko) yang terbuat dari kulit kayu, sementara perempuan mengenakan rok pendek yang terbuat dari serat anyaman atau kain merah. Kedua jenis kelamin juga dapat memakai jara‑jara (bandana kepala) atau bunga ashoka merah serta aksesori lain seperti gelang lekkau dan kalung ngalau, semuanya dibuat dari bahan alami. Pakaian tradisional Sikerei bukan hanya ekspresi budaya, tetapi juga memiliki fungsi praktis; sifatnya yang ringan dan bernapas membantu masyarakat Sikerei beradaptasi dengan iklim tropis di Kepulauan Mentawai, sementara penggunaan bahan alami mencerminkan hubungan erat mereka dengan lingkungan serta gaya hidup berkelanjutan. Pendekatan kualitatif memungkinkan peneliti menggali nuansa kompleks dan menemukan pola makna yang signifikan, dengan fokus pada proses dan makna sebagaimana dijelaskan oleh Creswell (2014). Teori tanda Saussure digunakan untuk menganalisis simbolisme dalam pakaian tradisional Sikerei, sehingga dapat memahami makna yang terkandung di dalamnya. Kesimpulan analisis menunjukkan bahwa pakaian tradisional Sikerei Mentawai menjadi bukti ketahanan dan kekayaan budaya Mentawai, melambangkan hubungan kuat Sikerei dengan alam, kepercayaan spiritual, dan komitmen dalam melestarikan tradisi mereka. Upaya pelestarian ini menyoroti pentingnya pakaian tradisional dalam mempertahankan keragaman budaya serta menumbuhkan rasa kebersamaan dalam komunitas Mentawai, menjadikan pakaian tersebut bukan hanya simbol identitas, tetapi juga sumber kebanggaan dan ekspresi budaya yang istimewa.
Penelitian ini menganalisis peran pakaian tradisional Sikerei dalam status sosial budaya di Pulau Mentawai, menegaskan bahwa pakaian tersebut mencerminkan warisan budaya yang kaya serta fungsi sosial dan spiritual yang penting.Desain rumit dan warna cerah pada pakaian tradisional menjadi representasi visual identitas dan kebanggaan masyarakat, sekaligus menunjukkan keterkaitan mendalam dengan alam melalui penggunaan bahan alami.Upaya pelestarian pakaian tradisional terus dilakukan untuk menjaga keberagaman budaya dan memperkuat rasa kebersamaan dalam komunitas Mentawai.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pengaruh mode modern terhadap adopsi pakaian tradisional Sikerei oleh generasi muda, dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif untuk memahami faktor‑faktor yang mempengaruhi pilihan pakaian. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi makna simbolik berbagai jenis ornamen pakaian di antara sub‑komunitas Mentawai, memanfaatkan analisis semiotik untuk mengidentifikasi variasi makna budaya yang muncul. Terakhir, pengembangan dan evaluasi intervensi berbasis komunitas yang bertujuan melestarikan teknik anyaman tradisional dapat diukur dampaknya terhadap transmisi pengetahuan budaya serta keberlanjutan praktik kerajinan, sehingga memberikan gambaran tentang efektivitas strategi pelestarian dalam konteks perubahan sosial dan lingkungan.
| File size | 290.28 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Penerapan PjBL secara efektif membentuk sikap sosial siswa, khususnya kemampuan bekerja sama, menghargai perbedaan, dan komunikasi efektif. Proses PjBLPenerapan PjBL secara efektif membentuk sikap sosial siswa, khususnya kemampuan bekerja sama, menghargai perbedaan, dan komunikasi efektif. Proses PjBL
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Kajian ini juga menemukan bahwa audit mutu digital memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi proses pembelajaran,Kajian ini juga menemukan bahwa audit mutu digital memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi proses pembelajaran,
IKHAFIIKHAFI Observasi awal menunjukkan bahwa siswa masih kurang memahami etika batuk yang benar, kebersihan diri, dan lingkungan kelas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkanObservasi awal menunjukkan bahwa siswa masih kurang memahami etika batuk yang benar, kebersihan diri, dan lingkungan kelas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan
UINUIN Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik evaluasi yang dijalankan dosen pada pembelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di perguruan tinggi bukanPenelitian ini menyimpulkan bahwa praktik evaluasi yang dijalankan dosen pada pembelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di perguruan tinggi bukan
AFEKSIAFEKSI Data dikumpulkan melalui tes pencapaian dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, serta uji t independen. HasilnyaData dikumpulkan melalui tes pencapaian dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, serta uji t independen. Hasilnya
AFEKSIAFEKSI Supervisi berdasarkan kebutuhan terbukti lebih relevan dan efektif dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi melalui pelatihan, lokakarya, dan penjelajahanSupervisi berdasarkan kebutuhan terbukti lebih relevan dan efektif dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi melalui pelatihan, lokakarya, dan penjelajahan
IVETIVET Perkembangan teknologi sedang mengalami kenaikan secara drastis sehingga masyarakat dituntut untuk bisa menerapkannya guna mempermudah pekerjaan mereka,Perkembangan teknologi sedang mengalami kenaikan secara drastis sehingga masyarakat dituntut untuk bisa menerapkannya guna mempermudah pekerjaan mereka,
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Konsep Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Qurrota Ayun dan Al-Khoiriyyah seorang guru membuat terlebih dahulu Rencana PelaksanaanKonsep Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Qurrota Ayun dan Al-Khoiriyyah seorang guru membuat terlebih dahulu Rencana Pelaksanaan
Useful /
IKHAFIIKHAFI Pemanfaatan teknologi tetap berada di bawah kendali komunitas sehingga memperkuat rasa kepemilikan, kemandirian pengelola, dan keberlanjutan pengembanganPemanfaatan teknologi tetap berada di bawah kendali komunitas sehingga memperkuat rasa kepemilikan, kemandirian pengelola, dan keberlanjutan pengembangan
SASTRA UNESSASTRA UNES Selain lingkungan, faktor internal siswa juga mempengaruhi proses pembelajaran, seperti kecerdasan, motivasi, kepribadian, dan kesempatan. BerdasarkanSelain lingkungan, faktor internal siswa juga mempengaruhi proses pembelajaran, seperti kecerdasan, motivasi, kepribadian, dan kesempatan. Berdasarkan
IKHAFIIKHAFI Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kualitas akses internet, serta kendala pengelolaan teknologi informasi.Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kualitas akses internet, serta kendala pengelolaan teknologi informasi.
IKHAFIIKHAFI Selain itu, peserta pelatihan juga memperoleh manfaat lain, seperti memahami cara pengoperasian komputer, mengenal aplikasi perangkat lunak perkantoran,Selain itu, peserta pelatihan juga memperoleh manfaat lain, seperti memahami cara pengoperasian komputer, mengenal aplikasi perangkat lunak perkantoran,