UNIFLORUNIFLOR
Lantern: Journal of Language and LiteratureLantern: Journal of Language and LiteraturePenelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis ketidakfasihan berbicara dan jenis ketidakfasihan berbicara yang paling sering digunakan dalam film *Before All Others* karya Auturo Gavino. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk menentukan jenis ketidakfasihan berbicara dan metode kuantitatif yang digunakan untuk menghitung jenis yang paling sering ditemukan dalam film *Before All Others*. Data dalam penelitian ini diambil dari film *Before All Others* dan dalam bentuk ujaran. Hasilnya memperlihatkan bahwa terdapat 64 ungkapan yang menunjukkan delapan jenis ketidakfasihan berbicara di dalam film *Before All Others*. Jenis-jenis tersebut adalah senyapan diam (13), senyapan berisi (7), pengulangan (27), kata seru (10), pengulangan awal yang salah (1), tidak mengulangi awal yang salah (1), perbaikan (1), dan gagap (4). Sementara itu jenis ketidakfasihan berbicara yang paling sering muncul di dalam film *Before All Others* adalah pengulangan dengan persentase 42,75%.
Penelitian ini mengidentifikasi delapan jenis ketidakfasihan berbicara yang muncul dalam film *Before All Others*, di antaranya senyapan diam, senyapan berisi, pengulangan, kata seru, pengulangan awal yang salah, tidak mengulangi awal yang salah, perbaikan, dan gagap.Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa persentase pengulangan paling tinggi yaitu 42,75 %, diikuti senyapan diam 20,25 %, kata seru 15,25 %, dan urutan lainnya lebih rendah.Oleh karena itu, pengulangan merupakan jenis ketidakfasihan yang paling dominan dalam percakapan film tersebut, mencerminkan kecenderungan pembicara untuk mengulang kata atau frasa ketika menghadapi situasi sulit atau perasaan tidak nyaman.
Bagaimana pengaruh stres dan kondisi emosional terhadap frekuensi dan jenis ketidakfasihan berbicara dalam konteks sinematik? Seberapa besar perbedaan pola ketidakfasihan antara karakter utama dan karakter sekunder dalam film? Apakah jenis-jenis ketidakfasihan yang paling sering muncul dapat dihubungkan dengan karakteristik demografis seperti usia, jenis kelamin, atau latar belakang budaya penonton film?.
| File size | 438.85 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Hasil penelitian menunjukkan ada 9,1% siswa yang membuat kesalahan dalam verb tense, 12,6% siswa membuat kesalahan dalam subject-verb agreement, 15,3%Hasil penelitian menunjukkan ada 9,1% siswa yang membuat kesalahan dalam verb tense, 12,6% siswa membuat kesalahan dalam subject-verb agreement, 15,3%
UPI YAIUPI YAI Dengan demikian, film ini tidak hanya mengenalkan sejarah, tetapi juga menjadi gambaran penerapan kepemimpinan transformasional yang mendukung pembangunanDengan demikian, film ini tidak hanya mengenalkan sejarah, tetapi juga menjadi gambaran penerapan kepemimpinan transformasional yang mendukung pembangunan
UPSUPS Analisis ini mengacu pada lima nilai multikulturalisme yang dicetuskan oleh Wakano, yaitu: (1) nilai inklusifitas, yang menggambarkan penerimaan terhadapAnalisis ini mengacu pada lima nilai multikulturalisme yang dicetuskan oleh Wakano, yaitu: (1) nilai inklusifitas, yang menggambarkan penerimaan terhadap
PRINPRIN Dalam pengembangan sebuah perusahaan, sumber daya manusia adalah faktor penentu seberapa jauh sumber daya lain dapat dimanfaatkan dengan baik. RekrutmenDalam pengembangan sebuah perusahaan, sumber daya manusia adalah faktor penentu seberapa jauh sumber daya lain dapat dimanfaatkan dengan baik. Rekrutmen
UNIFLORUNIFLOR Lirik lagu pertama (No Matter What) terdiri dari 17 data dalam pola I (S VT DO), Pola II (S Intr. V) memiliki 2 data, Pola III (S Distr. V DO IO) tidakLirik lagu pertama (No Matter What) terdiri dari 17 data dalam pola I (S VT DO), Pola II (S Intr. V) memiliki 2 data, Pola III (S Distr. V DO IO) tidak
UNIFLORUNIFLOR Di sisi lain, orang tidak mengetahui identitas Sweetness yang sebenarnya sebagai orang kulit hitam karena dia tidak pernah mengungkapkanya hingga akhir.Di sisi lain, orang tidak mengetahui identitas Sweetness yang sebenarnya sebagai orang kulit hitam karena dia tidak pernah mengungkapkanya hingga akhir.
UNIFLORUNIFLOR Tipe data yang digunakan terdiri dari dua film. Hasil menunjukan bahwa ada lima jenis kekuatan supernatural yang terdapat dalam film Wonder Woman dan filmTipe data yang digunakan terdiri dari dua film. Hasil menunjukan bahwa ada lima jenis kekuatan supernatural yang terdapat dalam film Wonder Woman dan film
BUMIGORABUMIGORA Namun, ia berhasil mengatasi krisis identitas, yang dilambangkan dengan minari, sayuran yang menjadi simbol ketekunan dalam film. Studi ini menunjukkanNamun, ia berhasil mengatasi krisis identitas, yang dilambangkan dengan minari, sayuran yang menjadi simbol ketekunan dalam film. Studi ini menunjukkan
Useful /
UNIFLORUNIFLOR Sedangkan metode intervensi kasus kasus intimidasi adalah metode disiplin tradisional, metode memperkuat korban, metode meditasi, metode praktik restoratif,Sedangkan metode intervensi kasus kasus intimidasi adalah metode disiplin tradisional, metode memperkuat korban, metode meditasi, metode praktik restoratif,
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan media sosial dalam menyebarkan pesan komunikasi dakwah mahasiswa Komunikasi dan PenyiaranPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan media sosial dalam menyebarkan pesan komunikasi dakwah mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran
UNIFLORUNIFLOR Penelitian ini menganalisis tipe-tipe ekspresi kolokial dalam film 22 Jump Street dengan menggunakan teori Partridge. Hasil analisis menunjukkan hanyaPenelitian ini menganalisis tipe-tipe ekspresi kolokial dalam film 22 Jump Street dengan menggunakan teori Partridge. Hasil analisis menunjukkan hanya
UNIFLORUNIFLOR Penelitian difokuskan pada plot dalam cerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diantara novel dan film Little Women memiliki persamaan dan perbedaan,Penelitian difokuskan pada plot dalam cerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diantara novel dan film Little Women memiliki persamaan dan perbedaan,