UNIFLORUNIFLOR
Lantern: Journal of Language and LiteratureLantern: Journal of Language and LiteratureTujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan jenis-jenis kekuatan supernatural yang dialami oleh karakter utama dan untuk menemukan perbedaan dan persamaan kekuatan supernatural dalam kedua film. Desain penelitian adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Kekuatan Supernatural dari Jonathan C. Smith dan teori Studi Bandingan dari Robert John Clemens. Data tersebut berupa ucapan dan tindakan. Tipe data yang digunakan terdiri dari dua film. Hasil menunjukan bahwa ada lima jenis kekuatan supernatural yang terdapat dalam film Wonder Woman dan film Captain Marvel. Jenis kekuatan supernatural yang ditemukan dalam film Wonder Woman adalah telekinesis atau psikokinesis, telepati, dan indra keenam sedangkan jenis kekuatan supernatural yang ditemukan dalam film Captain Marvel adalah telekinesis dan retrocognition. Sementara itu, persamaan yang ditemukan adalah alur, genre, dan sejarah dan kritik sastra. Perbedaan yang ditemukan adalah, gerak dan generasi, tema, dan mitos.
Berdasarkan hasil analisis, karakter utama Diana (Wonder Woman) dan Carol (Captain Marvel) masing‑masing memiliki kekuatan supranatural.Diana memiliki telekinesis, indera keenam, dan telepati, sedangkan Carol memiliki telekinesis dan retrokognisi.Kedua film menunjukkan persamaan pada alur linier, genre fantasi aksi, serta latar komik DC dan Marvel, namun berbeda dalam aspek gerak‑generasi, tema, dan mitos.Pada film Wonder Woman, latar waktunya Perang Dunia I dengan tema benturan pandangan dunia, sementara Captain Marvel berlatar era modern dengan tema persahabatan dan keluarga, serta mitos dewa versus makhluk alien.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki persepsi penonton terhadap representasi kekuatan supranatural dalam film Wonder Woman dan Captain Marvel, dengan menguji bagaimana elemen‑elemen tersebut memengaruhi pengalaman menonton dan identifikasi karakter. Selain itu, studi komparatif dapat diperluas mencakup film‑film pahlawan super lain dari berbagai budaya, seperti Black Panther atau Spider‑Man: No Way Home, untuk mengungkap pola umum atau perbedaan dalam penggambaran kekuatan supranatural serta kaitannya dengan nilai‑nilai budaya. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti pengaruh sumber mitologis—misalnya mitologi Yunani versus mitologi alien—terhadap konstruksi naratif dan visualisasi kekuatan supranatural, sehingga memberikan wawasan tentang proses adaptasi mitos dalam konteks sinema modern. Dengan menggabungkan metodologi kualitatif, survei audiens, dan analisis teks visual, ketiga arah studi tersebut diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika budaya, psikologi, dan estetika dalam film superhero kontemporer.
| File size | 401.71 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Data diambil dari 21 tulisan mahasiswa yang mengikuti kelas Basic Writing pada Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Flores.Data diambil dari 21 tulisan mahasiswa yang mengikuti kelas Basic Writing pada Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Flores.
ESDMESDM These subbasins exhibit magnetic basement depths ranging from 0. 4 to 7 km and sediment thicknesses exceeding 3 km. Magnetic highs around Yapen IslandThese subbasins exhibit magnetic basement depths ranging from 0. 4 to 7 km and sediment thicknesses exceeding 3 km. Magnetic highs around Yapen Island
UNIFLORUNIFLOR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter dominan Cath yang digambarkan dalam novel dan menemukan karakter Cath yang sebenarnya sebagai karakterPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter dominan Cath yang digambarkan dalam novel dan menemukan karakter Cath yang sebenarnya sebagai karakter
STITMUBOSTITMUBO Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan calon guru MI dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan teori Kastolan dengan ditinjauPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan calon guru MI dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan teori Kastolan dengan ditinjau
PRINPRIN Metode kajian data yang dipakai berupa dekriptif kuantitatif yakni lewat mengumpulkan, mengelola, serta menjabarkan data yang didapatkan yang akhirnyaMetode kajian data yang dipakai berupa dekriptif kuantitatif yakni lewat mengumpulkan, mengelola, serta menjabarkan data yang didapatkan yang akhirnya
IDEBAHASAIDEBAHASA Tindakan asertif yang paling dominan adalah informing, yang menunjukkan bahwa para tokoh lebih banyak menyampaikan informasi dengan makna sosial kepadaTindakan asertif yang paling dominan adalah informing, yang menunjukkan bahwa para tokoh lebih banyak menyampaikan informasi dengan makna sosial kepada
UNIFLORUNIFLOR Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persamaan, perbedaan dan parallel plot dalam kedua karya sastra tersebut. Penelitian difokuskan pada plot dalamPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui persamaan, perbedaan dan parallel plot dalam kedua karya sastra tersebut. Penelitian difokuskan pada plot dalam
UNIFLORUNIFLOR Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis ketidakfasihan berbicara dan jenis ketidakfasihan berbicara yang paling sering digunakan dalam film *BeforePenelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis ketidakfasihan berbicara dan jenis ketidakfasihan berbicara yang paling sering digunakan dalam film *Before
Useful /
IDEBAHASAIDEBAHASA Subjek penelitian adalah tim literasi sekolah, terdiri dari administrator, guru, dan kepala sekolah di sekolah menengah kejuruan (SMK) Padang Pariaman,Subjek penelitian adalah tim literasi sekolah, terdiri dari administrator, guru, dan kepala sekolah di sekolah menengah kejuruan (SMK) Padang Pariaman,
IDEBAHASAIDEBAHASA Pelafalan bahasa Inggris Amerika dan Inggris berbeda. Ditemukan bahwa penutur asli Amerika memiliki beberapa aksen saat berbicara bahasa Inggris. TentuPelafalan bahasa Inggris Amerika dan Inggris berbeda. Ditemukan bahwa penutur asli Amerika memiliki beberapa aksen saat berbicara bahasa Inggris. Tentu
IDEBAHASAIDEBAHASA Hal ini dapat memicu konflik, menciptakan lingkungan yang bermusuhan, dan menghambat dialog konstruktif. Selain itu, hal ini dapat memperpanjang budayaHal ini dapat memicu konflik, menciptakan lingkungan yang bermusuhan, dan menghambat dialog konstruktif. Selain itu, hal ini dapat memperpanjang budaya
UNIFLORUNIFLOR Kedua, konsekuensi kualifikasi kecantikan profesional yang dialami Makiko meliputi memperkuat standar ganda, membuat wanita miskin materi dan psikologi,Kedua, konsekuensi kualifikasi kecantikan profesional yang dialami Makiko meliputi memperkuat standar ganda, membuat wanita miskin materi dan psikologi,