IDEBAHASAIDEBAHASA
IdeBahasaIdeBahasaPenelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengungkapkan tindakan asertif dalam film Spider-Man No Way Home. Peneliti menggunakan teori tindakan asertif dari Searle dan Vanderveken sebagai kerangka analisis. Data dikumpulkan melalui metode observasi dengan teknik catatan, kemudian dianalisis menggunakan metode identitas pragmatis dan teknik penyamaan kompetensi pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 23 dari 32 jenis tindakan asertif, yaitu asserting, affirming, stating, denying, assuring, arguing, informing, reminding, objecting, predicting, reporting, suggesting, insisting, hypothesizing, guessing, swearing, admitting, confessing, accusing, blaming, praising, complaining, dan boasting. Tindakan asertif yang paling dominan adalah informing, yang menunjukkan bahwa para tokoh lebih banyak menyampaikan informasi dengan makna sosial kepada mitra tutur. Ujaran tersebut muncul karena situasi yang memicu penutur untuk mengekspresikan pernyataan secara jujur dan langsung.
Penelitian ini menemukan 23 jenis tindakan asertif dari 32 jenis yang diidentifikasi dalam film Spider-Man No Way Home, dengan tindakan informing sebagai yang paling sering muncul.Ujaran asertif muncul karena dipengaruhi oleh konteks situasi dan digunakan oleh para tokoh untuk menyampaikan informasi secara jujur dan langsung kepada mitra tutur.Para penutur menunjukkan sikap percaya diri dan tidak ragu dalam menyampaikan pendapat atau fakta, mencerminkan perilaku komunikasi yang asertif dan bermakna sosial.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang membandingkan penggunaan tindakan asertif antara film superhero modern dan film superhero klasik untuk melihat evolusi gaya komunikasi tokoh utama seiring perubahan budaya populer. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana tindakan asertif digunakan secara berbeda oleh tokoh pria dan wanita dalam film superhero guna mengidentifikasi adanya bias gender dalam ekspresi kepercayaan diri dan otoritas bahasa. Ketiga, diperlukan studi yang menganalisis respons penonton terhadap tuturan asertif dalam adegan emosional, untuk memahami sejauh mana pernyataan langsung memengaruhi persepsi penonton terhadap karakter dan alur cerita. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan melalui analisis komparatif film, studi wacana berbasis gender, dan eksperimen kualitatif dengan pemirsa. Hasilnya akan memperkaya pemahaman tentang fungsi pragmatis tuturan dalam narasi populer. Dengan demikian, dapat diketahui bagaimana bahasa tidak hanya mencerminkan karakter, tetapi juga membentuk citra kepemimpinan dan moralitas dalam budaya massa. Studi lanjutan seperti ini penting agar analisis pragmatik tidak terbatas pada identifikasi bentuk, tetapi juga menjangkau dampak sosial dan psikologisnya. Hal ini juga bisa mengungkap nilai-nilai budaya yang dikomunikasikan melalui dialog film. Melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan responsif, penelitian bahasa dalam film bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi ilmu linguistik dan kajian budaya.
| File size | 802.68 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURUNSUR Institusi pendidikan perlu menyediakan sumber daya digital dan meningkatkan frekuensi pendampingan untuk mendukung keberlanjutan pelatihan, serta menelitiInstitusi pendidikan perlu menyediakan sumber daya digital dan meningkatkan frekuensi pendampingan untuk mendukung keberlanjutan pelatihan, serta meneliti
UNSURUNSUR Penelitian ini merekomendasikan agar nilai-nilai kesantunan dalam kisah para nabi dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia,Penelitian ini merekomendasikan agar nilai-nilai kesantunan dalam kisah para nabi dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia,
UNSURUNSUR Dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini kesantunan berbahasa tidak hanya terdapat dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga diterapkan dalam karyaDapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini kesantunan berbahasa tidak hanya terdapat dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga diterapkan dalam karya
UNSURUNSUR Latar belakang studi ini didasari oleh rendahnya keterampilan menulis siswa, khususnya dalam hal struktur teks dan penggunaan kaidah kebahasaan. PendekatanLatar belakang studi ini didasari oleh rendahnya keterampilan menulis siswa, khususnya dalam hal struktur teks dan penggunaan kaidah kebahasaan. Pendekatan
UNSURUNSUR Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan platform TikTok sebagai media pemerolehan bahasa anak usia 3–6 tahun melalui pendekatan psikolinguistikPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan platform TikTok sebagai media pemerolehan bahasa anak usia 3–6 tahun melalui pendekatan psikolinguistik
UNSURUNSUR Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teks memiliki matriks makna yang sama, yaitu senja sebagai representasi kehilangan dan ketiadaan, namun dramaHasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teks memiliki matriks makna yang sama, yaitu senja sebagai representasi kehilangan dan ketiadaan, namun drama
UNSURUNSUR Adapun bentuk aspek parodi muncul melalui bentuk parodi terhadap romansa percintaan dan parodi kehidupan sosial yang disajikan secara reflektif, humorAdapun bentuk aspek parodi muncul melalui bentuk parodi terhadap romansa percintaan dan parodi kehidupan sosial yang disajikan secara reflektif, humor
UNSURUNSUR Sementara itu, dalam versi Indonesia, tokoh Juwita/Angel memperlihatkan keseimbangan antara kedua tipe, dengan dominasi sifat introvert yang tercerminSementara itu, dalam versi Indonesia, tokoh Juwita/Angel memperlihatkan keseimbangan antara kedua tipe, dengan dominasi sifat introvert yang tercermin
Useful /
UNSURUNSUR Hukum Islam memandang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai bagian dari akad ijarah yang harus dilandasi prinsip keadilan, musyawarah, dan perlindunganHukum Islam memandang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai bagian dari akad ijarah yang harus dilandasi prinsip keadilan, musyawarah, dan perlindungan
4141 Latar belakangnya adalah hilangnya paradigma dasar dalam pengelolaan organisasi yang sebelumnya berbasis pada strategi yang direncanakan. Pokok masalahnyaLatar belakangnya adalah hilangnya paradigma dasar dalam pengelolaan organisasi yang sebelumnya berbasis pada strategi yang direncanakan. Pokok masalahnya
IDEBAHASAIDEBAHASA Karakter-karakter dalam film terutama menggunakan klausa-klausa ini untuk mengungkapkan situasi hipotetis, hubungan temporal, dan hubungan sebab-akibatKarakter-karakter dalam film terutama menggunakan klausa-klausa ini untuk mengungkapkan situasi hipotetis, hubungan temporal, dan hubungan sebab-akibat
IDEBAHASAIDEBAHASA Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kesalahan ejaan, kesalahan kalimat, kesalahan struktur kalimat, serta kohesi dan koherensi. Penelitian ini mengidentifikasiHasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kesalahan ejaan, kesalahan kalimat, kesalahan struktur kalimat, serta kohesi dan koherensi. Penelitian ini mengidentifikasi