UNIFLORUNIFLOR

Lantern: Journal of Language and LiteratureLantern: Journal of Language and Literature

Dalam penelitian ini, penulis menganalisis perbandingan plot dalam dua karya sastra yaitu novel dan film Little Women. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan, persamaan dan parallel antara kedua karya sastra tersebut. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori pertama yaitu teori dari Drs. Meiliana Sylvie yang menjelaskan comparative literature. Teori kedua yaitu dari Shiquan Cao yang menjelaskan tentang parallelism. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persamaan, perbedaan dan parallel plot dalam kedua karya sastra tersebut. Penelitian difokuskan pada plot dalam cerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diantara novel dan film Little Women memiliki persamaan dan perbedaan, yakni eksposisi/ equilibrum, rising action/ distrubtion, climax/ recognition, falling action/repair dan resolution/ equilibrum again, dan juga parallel yakni, parallel dalam perbedaan, naratif dan karakter. Penelitian ini akan mengidentifikasi elemen-elemen penting dalam alur yang dihadirkan dalam kedua karya tersebut, serta membandingkan bagaimana alur tersebut dipaparkan dan diinterpretasikan dalam bentuk novel dan film. Dengan demikian skripsi ini memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang cara kedua media menyampaikan cerita yang sama dengan cara yang berbeda.

Penelitian menemukan adanya perbedaan, kesamaan, dan paralelisme plot antara novel dan film Little Women.Kedua karya memiliki konten cerita yang sama, namun novel menggunakan plot linear sedangkan film menggunakan struktur non‑linear (back‑and‑forth), menghasilkan variasi pada eksposisi, rising action, klimaks, falling action, dan resolusi.Meskipun terdapat perbedaan penyajian adegan, paralelisme tetap terlihat dalam tema dan tujuan akhir cerita.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan struktur naratif dalam adaptasi memengaruhi persepsi penonton terhadap perkembangan karakter antara novel dan film, dengan menguji respon audiens terhadap karakter utama Jo March. Selanjutnya, studi komparatif dapat meneliti pengaruh konteks budaya pada interpretasi paralelisme plot Little Women dalam media cetak dan layar, terutama dalam membandingkan audiensi Indonesia dengan audiensi internasional. Terakhir, diperlukan pengembangan kerangka analisis yang sistematis untuk mengkaji transformasi plot dalam adaptasi literatur klasik ke sinema modern, menggunakan Little Women sebagai studi kasus untuk mengidentifikasi pola umum dan faktor-faktor yang menentukan keberhasilan adaptasi.

Read online
File size437.2 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test