UNIFLORUNIFLOR

Lantern: Journal of Language and LiteratureLantern: Journal of Language and Literature

ABSTRAK: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apa saja karakteristik dari karakter-karakter yang ada di dalam Drama Oedipus Rex karya Sophocles, serta untuk mendekonstruksi karakterisasi dari karakter yang sudah ditemukan dan memunculkan sisi lain dari karakteristik tiap-tiap karakter. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis datapada penelitian ini. Data dianalisis dengan cara membaca dan menyeleksi data dari ujaran-ujaran yang ada pada dialog drama. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan teori dekonstruksi terhadap karakterisasi dari karakter-karakter dalam drama. Teori yang digunakan adalah teori dekonstruksi yang ditemukan oleh Jacques Derrida. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa yang pertama, karakter yang diteliti adalah Oedipus, Jocasta, Creon, dan Tiresias. Masing-masing karakter memiliki karakteristik antara lain, Oedipus memiliki karakteristik bijak, pemberani, dan juga merupakan sosok penolong. Jocasta memiliki karakteristik yang baik, Creon merupakan sosok yang adil, dan Tiresias adalah sosok yang bijaksana. Namun, setelah didekonstruksi, masing-masing karakteristik memiliki karakteristik yang berlawanan sehingga sisi lain tersebut dapat dimunculkan. Oedipus berkarakteristik bodoh, pengecut, dan merupakan sosok pengkhianat. Jocasta memiliki karakteristik yang buruk. Sementara itu, Creon memiliki karakteristik yang tidak adil, dan Tiresias memiliki karakteristik yang egois.

Penelitian ini memeriksa karakter Oedipus, Jocasta, Creon, dan Tiresias, menggambarkannya sebagai bijak, pemberani, dan pendamping.Jocasta sebagai baik, Creon sebagai adil, serta Tiresias sebagai bijak.Melalui teori dekonstruksi Derrida, karakter tersebut juga terungkap sebagai bodoh, pengecut, dan pengkhianat bagi Oedipus.Hasilnya menunjukkan bahwa setiap karakter memegang sisi lain yang tersembunyi, menyoroti dimensi berbeda dalam drama Oedipus Rex.

Penelitian berikutnya dapat memperluas analisis dengan memasukkan karakter lain dalam naskah Oedipus Rex, sehingga menghasilkan gambaran karakter yang lebih komprehensif. Menggabungkan pendekatan wacana kritis dan survei persepsi audiens dapat menilai dampak dekonstruksi karakter terhadap interpretasi penonton. Perbandingan terjemahan Oedipus Rex dapat mengevaluasi pengaruh bahasa terhadap persepsi karakter. Pendekatan mixed‑method yang menambahkan analisis frekuensi kata dengan NVivo dapat memperkuat validitas temuan. Studi longitudinal terhadap interpretasi karakter oleh pelajar sastra dapat menilai perubahan pemahaman setelah pembelajaran teori dekonstruksi. Penambahan variabel motivasi internal karakter melalui analisis psikologi naratif dapat menambah kedalaman pemahaman karakter. Adaptasi film dan media modern dapat dijadikan studi perbandingan untuk melihat transformasi karakter dalam konteks kontemporer. Penelitian lanj marki dapat mengembangkan model konseptual tentang karakter dualitas sebagai kerangka teoretis bagi studi sastra klasik berikutnya.

Read online
File size431.37 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test