UNIFLORUNIFLOR

Lantern: Journal of Language and LiteratureLantern: Journal of Language and Literature

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk bullying dan metode intervensi kasus kasus intimidasi yang di alami oleh Augie sebagaimana tercermin dalam film Wonder karya Stephen Chbosky. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan dua teori, yaitu teori Bullying oleh Jacob Gordon (2018) dan metode intervensi kasus kasus bulying oleh Ken Rigby (2010). Data yang di ambil dari penelitian ini adalah film wonder (2017) karya Stephen Chbosky. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada tiga (3) bentuk tindakan bulying yang di terima oleh Auggie dan ada enam (6) metode intervensi kasus bulying di temukan dalam film Wonder. Bentuk intimidasi yang di terima oleh Augggie adalah bulying verbal, bulying fisik dan bulying cyber. Sedangkan metode intervensi kasus kasus intimidasi adalah metode disiplin tradisional, metode memperkuat korban, metode meditasi, metode praktik restoratif, metode kelompok pendukung, dan metode kepedulian bersama.

Bullying merupakan perilaku yang menyakiti individu atau kelompok melalui kekerasan fisik, verbal, atau psikologis, yang dapat dikenali melalui tindakan seperti pelecehan, diskriminasi, intimidasi, pengucilan, ejekan, dan bentuk kekerasan non‑fisik lainnya.12), bullying merupakan masalah sistemik di sekolah yang berdampak jangka panjang secara fisik, sosial, dan emosional bagi siswa, serta sering berkaitan dengan sikap anak yang cenderung melakukan apa saja meski harus mengejek atau menyakiti orang lain.Penelitian ini menemukan tiga jenis bullying yang dialami oleh August Pullman (verbal, fisik, dan siber) serta enam metode intervensi, yaitu disiplin tradisional, memperkuat korban, mediasi, keadilan restoratif, kelompok dukungan, dan kepedulian bersama.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana platform digital dapat dioptimalkan untuk mencegah cyberbullying pada remaja dengan perbedaan wajah, dengan merumuskan pertanyaan penelitian tentang efektivitas fitur pelaporan otomatis dan program edukasi daring. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak kelompok dukungan sebaya terhadap peningkatan harga diri korban bullying, melalui desain penelitian yang membandingkan kelompok dukungan formal dengan intervensi psikologis individu. Selain itu, perbandingan antara pendekatan disiplin tradisional dan praktik restoratif dalam mengurangi frekuensi bullying dapat menjadi fokus, dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan masing‑masing metode di lingkungan sekolah menengah. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan wawasan praktis bagi kebijakan sekolah dan organisasi non‑profit dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan inklusif.

Read online
File size938.03 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test