UIMAUIMA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia MajuJurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia MajuHipertensi dan diabetes banyak diderita oleh lansia. Namun, kepatuhan lansia dalam minum obat masih rendah karena berbagai faktor, sehingga program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) menjadi solusi edukatif untuk meningkatkan kepatuhan. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Loa Bakung Samarinda yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku lansia dalam penggunaan obat melalui penerapan prinsip DAGUSIBU dan kepatuhan dalam meminum obat. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test design terhadap 20 orang peserta lansia. Hasil yang didapatkan yaitu pada Uji paired t-test menunjukkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara hasil pre-test dan post-test. Dengan kata lain, penyuluhan DAGUSIBU terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia, yang ditunjukkan melalui hasil uji statistik yang signifikan, sehingga penyuluhan DAGUSIBU terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan akan berlanjut pada perubahan perilaku sehari-hari dalam penggunaan obat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan jangka panjang. Edukasi oleh apoteker dan penggunaan alat bantu seperti kotak obat dan pengingat terbukti efektif meningkatkan kepatuhan hingga >70%. Promosi kesehatan berbasis DAGUSIBU penting untuk mencegah komplikasi, meningkatkan kualitas hidup lansia, dan mendukung pengendalian penyakit kronis.
Penyuluhan kesehatan tentang DAGUSIBU berhasil meningkatkan pengetahuan lansia secara signifikan, terbukti dari hasil uji statistik (p<0,05).Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan lansia dalam penggunaan obat yang berdampak positif pada keberhasilan terapi, pencegahan komplikasi, dan peningkatan kualitas hidup penderita penyakit kronis.Hasil dari kegiatan penyuluhan DAGUSIBU ini diharapkan adanya Promosi Kesehatan mengenai DAGUSIBU secara rutin dan berkelanjutan, terutama pada aspek yang belum optimal seperti pembuangan obat yang dapat ditingkatkan melalui demonstrasi dan fasilitas khusus, sehingga para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.Peran apoteker dan tenaga kesehatan juga perlu diperkuat lewat konseling, monitoring, dan edukasi berkelanjutan untuk mendukung kepatuhan lansia.
Untuk meningkatkan kepatuhan lansia dalam penggunaan obat, perlu dilakukan intervensi edukatif yang sistematis, sederhana, dan mudah dipahami. Program DAGUSIBU dapat menjadi pendekatan yang tepat karena mencakup seluruh siklus pengelolaan obat. Selain itu, edukasi berkelanjutan dan berbasis bukti ilmiah diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pasien dan membangun perilaku rasional dalam penggunaan obat. Saran penelitian lanjutan adalah mengukur dampak jangka panjang dari intervensi edukatif ini terhadap kepatuhan penggunaan obat pada lansia, serta mengeksplorasi strategi-strategi lain untuk meningkatkan kepatuhan, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan komunitas.
| File size | 428.77 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Latar Belakang: Acne vulgaris merupakan peradangan kronis folikel polisebasea yang ditandai dengan komedo, papul, pustul, nodus serta kista. InsidensiLatar Belakang: Acne vulgaris merupakan peradangan kronis folikel polisebasea yang ditandai dengan komedo, papul, pustul, nodus serta kista. Insidensi
UNUBLITARUNUBLITAR Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa lansia di panti jompo memiliki persepsi positif terhadap dukungan keluarga, meskipun tidak tinggalBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa lansia di panti jompo memiliki persepsi positif terhadap dukungan keluarga, meskipun tidak tinggal
STIKESEUBSTIKESEUB Kepatuhan terhadap pengobatan pada penderita hipertensi penting karena hipertensi adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi harus selalu dikontrol.Kepatuhan terhadap pengobatan pada penderita hipertensi penting karena hipertensi adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi harus selalu dikontrol.
UNIBAUNIBA Penelitian ini dilakukan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu pada bulan November 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 68 responden. Dengan teknikPenelitian ini dilakukan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu pada bulan November 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 68 responden. Dengan teknik
UNIBAUNIBA Hasil: Hasil analisis chi-square untuk hubungan usia dengan plasenta previa didapatkan p= 0,001 dimana p lebih kecil dibandingkan dengan taraf signifikansiHasil: Hasil analisis chi-square untuk hubungan usia dengan plasenta previa didapatkan p= 0,001 dimana p lebih kecil dibandingkan dengan taraf signifikansi
UNIBAUNIBA Untuk mengetahui hubungan persepsi terhadap metode pembelajaran daring dengan motivasi belajar mahasiswa dilakukan uji analisis yaitu uji spearman. Hasil:Untuk mengetahui hubungan persepsi terhadap metode pembelajaran daring dengan motivasi belajar mahasiswa dilakukan uji analisis yaitu uji spearman. Hasil:
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan
UNIBAUNIBA Ikterus Neonatorum merupakan salah satu penyebab kernikterus dan kematian pada bayi. Faktor-faktor yang berperan terhadap kejadian ikterus neonatorum dibagiIkterus Neonatorum merupakan salah satu penyebab kernikterus dan kematian pada bayi. Faktor-faktor yang berperan terhadap kejadian ikterus neonatorum dibagi
Useful /
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Tenaga kesehatan perlu memperoleh pelatihan yang tepat agar dapat melakukan penilaian dan pemberian skor yang akurat terhadap tanda vital serta gejalaTenaga kesehatan perlu memperoleh pelatihan yang tepat agar dapat melakukan penilaian dan pemberian skor yang akurat terhadap tanda vital serta gejala
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Penelitian dilaksanakan pada 31 Januari–25 Februari 2025, dengan KEPK No. 071/01/KEPK‑STIKESBWI/I/2024‑2025. Hasil menunjukkan rata‑rata kelancaranPenelitian dilaksanakan pada 31 Januari–25 Februari 2025, dengan KEPK No. 071/01/KEPK‑STIKESBWI/I/2024‑2025. Hasil menunjukkan rata‑rata kelancaran
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Status sosial ekonomi, lingkungan pendidikan, serta paparan iklan memperparah hasil negatif tersebut. Kendala utama meliputi perbedaan metodologis antarStatus sosial ekonomi, lingkungan pendidikan, serta paparan iklan memperparah hasil negatif tersebut. Kendala utama meliputi perbedaan metodologis antar
UNWAHAUNWAHA Pengembangan BAPD mengacu pada model 4D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate, namun tahap Disseminate tidak dilakukan. InstrumenPengembangan BAPD mengacu pada model 4D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate, namun tahap Disseminate tidak dilakukan. Instrumen