UNUBLITARUNUBLITAR

New Psycho Aksara : Jurnal PsikologiNew Psycho Aksara : Jurnal Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi lansia yang tinggal di Panti Werda Pengayoman terhadap dukungan keluarga yang mereka dapatkan, metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap tiga informan lanisa. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa meskipun tinggal terpisah dari keluarga para lansia tetap merasakan bentuk-bentuk dukungan yang signifikan yaitu dukungan emosional, informatif, instrumental, dan penghargaan. Dukungan emosional tercermin dalam perhatian dan kasih sayang, dukungan informatif berupa nasihat terutama terkait kesehatan dan spiritual, dukungan instrumental mencakup pemenuhan kebutuhan sehari-hari serta dukungan penghargaan hadir dalam bentuk motivasi serta pengakuan dari keluarga. Seluruh bentuk dukungan ini memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis lansia terutama rasa dihargai dan disayangi. Penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan keluarga dalam menjaga kesejahteraan lansia di Panti Werda Pengayoman.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa lansia di panti jompo memiliki persepsi positif terhadap dukungan keluarga, meskipun tidak tinggal serumah.Dukungan tersebut, meliputi aspek emosional, informatif, instrumental, dan penghargaan, secara signifikan memberikan dampak positif pada kondisi psikologis lansia, membuat mereka merasa dihargai dan disayangi.Oleh karena itu, keterlibatan keluarga, dalam bentuk apa pun, sangat krusial dalam menjaga kesejahteraan lansia di panti.

Penelitian ini, meskipun memberikan pemahaman yang berharga, terbatas pada jumlah peserta dan satu lokasi panti werda. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat dikembangkan dengan beberapa arah yang lebih luas. Pertama, penting untuk mengeksplorasi bagaimana persepsi dukungan keluarga bervariasi di antara lansia dari berbagai latar belakang dan di panti werda yang berbeda, misalnya panti milik pemerintah versus swasta, untuk melihat pengaruh lingkungan institusi dan kondisi sosial-ekonomi. Kedua, studi mendatang bisa menggunakan pendekatan campuran, menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif, untuk mengukur secara lebih mendalam bagaimana berbagai bentuk dukungan keluarga (emosional, instrumental, informatif, dan penghargaan) secara spesifik berhubungan dengan tingkat kesejahteraan psikologis lansia, seperti mengurangi kesepian atau meningkatkan kepuasan hidup. Ketiga, untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh, penelitian lanjutan sangat disarankan untuk meneliti perspektif dan kendala yang dihadapi oleh anggota keluarga sendiri saat memberikan dukungan kepada lansia yang tinggal di panti. Memahami hambatan praktis, emosional, atau logistik dari sisi keluarga akan membantu merancang program dukungan yang lebih efektif dan memperkuat ikatan antar generasi, sehingga pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup lansia di panti jompo.

  1. Dukungan Keluarga Dengan Depresi Pada Lansia | Jurnal Pembangunan Nagari. dukungan keluarga depresi lansia... doi.org/10.30559/Jpn.V3i1.70Dukungan Keluarga Dengan Depresi Pada Lansia Jurnal Pembangunan Nagari dukungan keluarga depresi lansia doi 10 30559 Jpn V3i1 70
  2. PSYCHOLOGICAL WELL BEING LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA | CAUSALITA : Journal of Psychology.... doi.org/10.62260/Causalita.V1i1.3PSYCHOLOGICAL WELL BEING LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA CAUSALITA Journal of Psychology doi 10 62260 Causalita V1i1 3
  3. Identifikasi Bentuk Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang... doi.org/10.25273/Gulawentah.V7i1.11521Identifikasi Bentuk Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang doi 10 25273 Gulawentah V7i1 11521
Read online
File size332.01 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test