UMPRUMPR
Anterior JurnalAnterior JurnalUntuk mencapai tujuan nasional diperlukan aparatur sipil negara (ASN) profesional, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), penyelenggara pelayanan publik, perekat dan pemersatu bangsa. Guna mewujudkan ASN dengan kompetensi tersebut, salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan kompetensi PNS melalui pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (diklatpim). Lembaga telah mengeluarkan pedoman Administrasi Negara RI penyelenggaraan diklatpim tingkat IV dan tingkat III melalui Peraturan Kepala LAN RI (Perkalan) masing-masing Nomor 19 Tahun 2015 dan Nomor 20 Tahun 2015. Peserta diklatpim harus mampu merancang perubahan isu strategis nasional, daerah/wilayah sekaligus memimpin perubahan guna mencapai hasil signifikan. Kompetensi yang dibangun adalah kepemimpinan visioner yang mampu berkolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis untuk menangani isu strategis nasional guna mencapai tujuan nasional yang efektif dan efisien. Sampai Juni 2018 jumlah alumni diklatpim tingkat IV dan tingkat III Provinsi Kalimantan Tengah mencapai 1.400 orang dengan total proper sebanyak 1.400 buah. Dari jumlah tersebut yang mendaftar pada Sinopadik dan JIK hanya 12 orang. Minimnya pendaftar karena para alumni sudah beralih jabatan, proper tidak terakomodir dalam dokumen perencanaan dan penganggaran (PP), tidak masuk ranking 10 terbaik, serta tidak menjawab.
Pengaturan penyusunan proper berhasil dan bermanfaat bagi penyelenggaraan diklatpim tingkat III dan IV.Implementasi penyusunan proper serta renstra eselon III dan IV mengacu pada RPJMD dan renstra PD, dengan penetapan isu strategis yang harus diselaraskan dalam dokumen perencanaan.Diperlukan audit menyeluruh terhadap perangkat daerah dan evaluasi pasca‑diklat untuk memastikan implementasi proper tepat waktu, mengatasi masalah time leg, mutasi pejabat, dan meningkatkan kinerja.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara komparatif bagaimana penerapan prinsip right‑sizing pada pembentukan perangkat daerah memengaruhi efektivitas pelaksanaan proyek perubahan (proper) dalam konteks diklatpim, dengan membandingkan kinerja unit yang dibentuk sesuai beban kerja yang terukur versus unit yang tidak mengikuti prinsip tersebut, serta mengidentifikasi indikator keberhasilan yang paling sensitif terhadap struktur organisasi secara sistematis. Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti dampak adanya time‑leg antara pelaksanaan diklatpim dan implementasi proyek perubahan terhadap kualitas dan ketepatan waktu hasil proyek, dengan memantau performa alumni selama dua tahun pasca‑diklat serta menganalisis faktor‑faktor yang memperpanjang atau memperpendek interval tersebut secara cermat. Akibatnya, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap kerangka monitoring dan evaluasi terintegrasi bagi proper dan diklatpim, untuk mengukur kontribusi pasca‑diklat terhadap peningkatan kinerja ASN, mengidentifikasi mekanisme yang dapat meminimalkan risiko mutasi pejabat dan keterlambatan dokumen perencanaan, serta merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis bukti yang mendukung pelaksanaan program secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
| File size | 323.25 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMMANUNIMMAN Di antaranya adalah keterbatasan infrastruktur digital di beberapa wilayah, rendahnya literasi digital tenaga kesehatan, tingginya biaya implementasi danDi antaranya adalah keterbatasan infrastruktur digital di beberapa wilayah, rendahnya literasi digital tenaga kesehatan, tingginya biaya implementasi dan
UNUBLITARUNUBLITAR Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.
UPI YAIUPI YAI Hasil penelitian ini berupa dialog percakapan, gambar scene, argumen dari penulis, serta karakteristik kepemimpinan visioner karakter Kartika yang terdapatHasil penelitian ini berupa dialog percakapan, gambar scene, argumen dari penulis, serta karakteristik kepemimpinan visioner karakter Kartika yang terdapat
UPI YAIUPI YAI Kepemimpinan merupakan faktor yang dapat menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam pencapaian tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisKepemimpinan merupakan faktor yang dapat menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam pencapaian tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Strategi yang efektif diperlukan adalah kepemimpinan visioner, pelatihan, dan pengembangan profesionalisme guru, serta penyediaan sarana dan prasaranaStrategi yang efektif diperlukan adalah kepemimpinan visioner, pelatihan, dan pengembangan profesionalisme guru, serta penyediaan sarana dan prasarana
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai desain. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas pembelajaran, peninjauanPenelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai desain. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas pembelajaran, peninjauan
IAIDAIAIDA Strategi yang berhasil diterapkan meliputi penyatuan visi misi, penguatan karakter peserta didik, serta pelayanan maksimal kepada seluruh stakeholders,Strategi yang berhasil diterapkan meliputi penyatuan visi misi, penguatan karakter peserta didik, serta pelayanan maksimal kepada seluruh stakeholders,
JIECRJIECR Uji normalitas juga dilakukan dengan teknik Kolmogorov-Smirnov, sedangkan uji homogenitas dilakukan dengan uji ANOVA. Pengujian hipotesis dilakukan denganUji normalitas juga dilakukan dengan teknik Kolmogorov-Smirnov, sedangkan uji homogenitas dilakukan dengan uji ANOVA. Pengujian hipotesis dilakukan dengan
Useful /
UNIMMANUNIMMAN Produksi ASI yang tidak lancar menjadi kendala utama. Salah satu upaya meningkatkan produksi ASI adalah teknik pijat oksitosin, metode nonfarmakologisProduksi ASI yang tidak lancar menjadi kendala utama. Salah satu upaya meningkatkan produksi ASI adalah teknik pijat oksitosin, metode nonfarmakologis
UNIMMANUNIMMAN Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi di mana selaput ketuban pecah sebelum proses persalinan dimulai. Kondisi ini dapat terjadi pada kehamilan cukupKetuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi di mana selaput ketuban pecah sebelum proses persalinan dimulai. Kondisi ini dapat terjadi pada kehamilan cukup
UntikaUntika Tujuan Penelitian menganalisis inovasi layanan multi-sektor dalam Command Center 112 berkontribusi terhadap pengembangan Smart City di Kabupaten Banggai.Tujuan Penelitian menganalisis inovasi layanan multi-sektor dalam Command Center 112 berkontribusi terhadap pengembangan Smart City di Kabupaten Banggai.
BALIACADEMICPUBLISHINGBALIACADEMICPUBLISHING Untuk memastikan dampak jangka panjang, diperlukan pendampingan lanjutan serta program pelatihan yang lebih mendalam dengan melibatkan pihak‑pihak terkaitUntuk memastikan dampak jangka panjang, diperlukan pendampingan lanjutan serta program pelatihan yang lebih mendalam dengan melibatkan pihak‑pihak terkait