UIMAUIMA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia MajuJurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia MajuSikap remaja yang kurang dalam tatalaksana personal hygiene saat menstruasi dapat menimbulkan berbagai masalah pada organ reproduksi salah satunya keputihan. Berdasarkan observasi awal dan wawancara informal dengan guru Bimbingan Konseling di SMK tersebut pada tanggal 24 Agustus 202 diketahui bahwa belum ada mata pelajaran kesehatan dan UKS sehingga layanan kesehatan beserta materi edukasi personal hygiene saat menstruasi belum diberikan secara komprehensif dan terstruktur kepada mereka. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang personal hygiene saat menstruasi untuk meningkatkan perubahan sikap remaja dalam menjaga kebersihan organ genitalia saat menstruasi.
Kegiatan edukasi kesehatan di SMK Pasundan menunjukkan peningkatan sikap remaja putri terhadap personal hygiene menstruasi, dengan kategori “cukup naik dari 66,7% menjadi 80% dan kategori “kurang turun menjadi 20%.Penggunaan media PowerPoint interaktif dan video terbukti efektif dalam mengubah sikap, yang diharapkan dapat mencegah masalah reproduksi seperti keputihan abnormal.Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang lebih rutin serta penyisipan kurikulum kesehatan pada mata pelajaran khusus dan fasilitas UKS.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas perbandingan antara media audiovisual dengan media cetak (poster, leaflet) dalam meningkatkan sikap dan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja putri di lingkungan sekolah menengah kejuruan, sehingga dapat diketahui media mana yang paling berdampak. Penelitian longitudinal dengan follow‑up selama enam hingga dua belas bulan dapat menilai keberlanjutan perubahan sikap setelah intervensi edukasi, sekaligus mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan dan perilaku kebersihan. Selain itu, studi multisentra yang melibatkan beberapa SMK dengan desain kontrol teracak dapat memperluas generalisasi temuan, menilai variasi hasil antar sekolah, dan mengevaluasi kebutuhan integrasi kurikulum kesehatan serta fasilitas UKS secara sistematis.
| File size | 436.67 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA MP-ASI berupa makanan padat atau cair diberikan secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan pencernaan bayi. Pada usia 6-24 bulan ASI hanya menyediakanMP-ASI berupa makanan padat atau cair diberikan secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan pencernaan bayi. Pada usia 6-24 bulan ASI hanya menyediakan
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Hasil: Sebanyak 60 responden dianalisis, dengan 41 pasien (68,3%) memiliki riwayat menarke dini. Derajat skoliosis terdiri atas ringan 18 pasien (30,0%),Hasil: Sebanyak 60 responden dianalisis, dengan 41 pasien (68,3%) memiliki riwayat menarke dini. Derajat skoliosis terdiri atas ringan 18 pasien (30,0%),
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Data diambil menggunakan panduan wawancara dan telah dilaksanakan di SMK X di Batam. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% siswa mengalami tekananData diambil menggunakan panduan wawancara dan telah dilaksanakan di SMK X di Batam. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% siswa mengalami tekanan
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi rendam air hangat kencur terhadap penurunan derajat edema kaki pada ibu hamil trimesterPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi rendam air hangat kencur terhadap penurunan derajat edema kaki pada ibu hamil trimester
PUBLINEPUBLINE Remaja dengan status gizi buruk atau obesitas berisiko lebih tinggi mengalami dismenore yang lebih parah. Hal ini menekankan pentingnya menjaga statusRemaja dengan status gizi buruk atau obesitas berisiko lebih tinggi mengalami dismenore yang lebih parah. Hal ini menekankan pentingnya menjaga status
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Dapat diketahui bahwa sebagian besar Pengetahuan Responden dalam kategori Baik yaitu sebanyak 31 responden (70,5%). Setelah di lakukan promosi kesehatanDapat diketahui bahwa sebagian besar Pengetahuan Responden dalam kategori Baik yaitu sebanyak 31 responden (70,5%). Setelah di lakukan promosi kesehatan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Pondok Pesantren Ar-Raudah Sumenep pada Bulan Desember 2023. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah,Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Pondok Pesantren Ar-Raudah Sumenep pada Bulan Desember 2023. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah,
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Edukasi terkait stunting merupakan hal penting yang saat ini harus dilakukan kepada masyarakat. Kondisi ini menjadi semakin penting karena tanpa adanyaEdukasi terkait stunting merupakan hal penting yang saat ini harus dilakukan kepada masyarakat. Kondisi ini menjadi semakin penting karena tanpa adanya
Useful /
IISTRIISTR Modul dikembangkan menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan. Analisis kebutuhan dilakukan untuk menentukan kebutuhan akan modul berbasis metacognition,Modul dikembangkan menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan. Analisis kebutuhan dilakukan untuk menentukan kebutuhan akan modul berbasis metacognition,
MAYADANIMAYADANI Hasil ini memperkuat temuan sebelumnya dan mengindikasikan bahwa pelatihan serupa dapat diterapkan di sekolah, terutama untuk kelompok siswa dengan latarHasil ini memperkuat temuan sebelumnya dan mengindikasikan bahwa pelatihan serupa dapat diterapkan di sekolah, terutama untuk kelompok siswa dengan latar
MAYADANIMAYADANI Untuk kasus stunting yang terjadi di Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu pada tahun 2023 sebanyak 28 kasus stunting dan gizi kurang. Namun, sebagian besarUntuk kasus stunting yang terjadi di Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu pada tahun 2023 sebanyak 28 kasus stunting dan gizi kurang. Namun, sebagian besar
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Pentingnya edukasi gizi seimbang pada anak pra sekolah sebagai upaya peningkatan pengetahuan orang tua sebagai bagian pencehaan permasalahan gizi padaPentingnya edukasi gizi seimbang pada anak pra sekolah sebagai upaya peningkatan pengetahuan orang tua sebagai bagian pencehaan permasalahan gizi pada