MITRAHUSADAMITRAHUSADA
Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery JournalLatar Belakang: Adolescent idiopathic scoliosis (AIS) adalah deformitas tulang belakang tiga dimensi yang sering ditemukan pada remaja, terutama perempuan, dan progresinya berkaitan erat dengan fase pertumbuhan pubertas. Riwayat menarke sebagai penanda maturasi pubertas diduga memiliki hubungan dengan derajat keparahan skoliosis, meskipun bukti yang tersedia masih belum konsisten. Pada pasien remaja putri pengguna brace, informasi mengenai usia menarke berpotensi menjadi salah satu indikator klinis tambahan dalam evaluasi penyakit. Tujuan: Menganalisis hubungan riwayat menarke dini dengan derajat keparahan skoliosis pada remaja putri pengguna brace di Klinik OP Mojokerto. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah remaja putri pengguna brace skoliosis di Klinik OP Mojokerto tahun 2025. Sampel diambil dengan teknik consecutive sampling. Variabel independen adalah riwayat menarke dini, sedangkan variabel dependen adalah derajat keparahan skoliosis berdasarkan sudut Cobb. Variabel lain yang dianalisis meliputi usia, tipe skoliosis, dan lama penggunaan brace. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan uji t tidak berpasangan. Hasil: Sebanyak 60 responden dianalisis, dengan 41 pasien (68,3%) memiliki riwayat menarke dini. Derajat skoliosis terdiri atas ringan 18 pasien (30,0%), sedang 30 pasien (50,0%), dan berat 12 pasien (20,0%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara riwayat menarke dini dengan derajat keparahan skoliosis (p=0,014). Rerata sudut Cobb pada kelompok menarke dini lebih rendah dibandingkan kelompok tidak menarke dini. Kesimpulan: Riwayat menarke dini berhubungan dengan derajat keparahan skoliosis pada remaja putri pengguna brace. Riwayat maturasi pubertas dapat dipertimbangkan sebagai informasi klinis tambahan dalam evaluasi pasien AIS yang menjalani terapi brace konservatif.
Penelitian ini menegaskan adanya hubungan antara riwayat menarke dini dengan derajat keparahan skoliosis pada remaja putri pengguna brace di Klinik OP Mojokerto.Temuan ini memperkuat pandangan bahwa maturasi pubertas merupakan komponen klinis yang relevan dalam adolescent idiopathic scoliosis (AIS), khususnya pada pasien perempuan yang masih berada dalam fase pertumbuhan dan menjalani tata laksana konservatif.Riwayat menarke, sebagai penanda biologis maturasi pubertas, berpotensi memberikan informasi tambahan yang bermakna dalam stratifikasi klinis pasien, di samping parameter utama seperti sudut Cobb, usia kronologis, dan penggunaan brace.Secara konseptual, hasil penelitian ini mendukung bahwa proses pubertas tidak dapat dipisahkan dari dinamika progresi kurva skoliosis.Perubahan hormonal, percepatan pertumbuhan, dan maturasi skeletal yang menyertai menarke kemungkinan berkontribusi terhadap variasi keparahan yang ditemukan pada penelitian.Oleh karena itu, pencatatan menarke sebaiknya tidak dipandang sebagai data anamnesis tambahan semata, tetapi sebagai bagian dari evaluasi klinis yang lebih komprehensif terhadap skoliosis pada pasien AIS perempuan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dengan desain penelitian yang lebih kuat agar hubungan temporal antara menarke dini dan progresi skoliosis dapat dinilai secara lebih akurat. Penelitian selanjutnya juga perlu melibatkan jumlah sampel yang lebih besar, multisenter, serta memasukkan variabel klinis lain seperti Risser sign, indeks massa tubuh, dan kecepatan pertumbuhan. Selain itu, diperlukan kajian lebih lanjut untuk menilai apakah riwayat menarke dapat diintegrasikan ke dalam stratifikasi risiko klinis pasien AIS perempuan dalam praktik sehari-hari.
| File size | 261.66 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Pemberian ASI eksklusif mempengaruhi status gizi balita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pola pemberian MP‑ASI dengan statusPemberian ASI eksklusif mempengaruhi status gizi balita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pola pemberian MP‑ASI dengan status
UMSUUMSU Namun, pelaksanaan belum sepenuhnya optimal dalam hal ketepatan waktu dan pencapaian tujuan, akibat keterbatasan jumlah tenaga pengasuh dan minimnya fasilitasNamun, pelaksanaan belum sepenuhnya optimal dalam hal ketepatan waktu dan pencapaian tujuan, akibat keterbatasan jumlah tenaga pengasuh dan minimnya fasilitas
UMSUMS Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode Asset-Based Community Development (ABCD), melalui pendekatan persuasif, edukatif, partisipatif, dan normatif.Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode Asset-Based Community Development (ABCD), melalui pendekatan persuasif, edukatif, partisipatif, dan normatif.
JCEHJCEH Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0,001) pada pengetahuan dan sikap ibu, dengan skor rata-rataData dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0,001) pada pengetahuan dan sikap ibu, dengan skor rata-rata
PUBLINEPUBLINE Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa status gizi dan usia menarche memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian dismenore pada remajaBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa status gizi dan usia menarche memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian dismenore pada remaja
4141 Stunting adalah permasalahan gizi yang sering dialami oleh negara-negara berkembang. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan anak yang lambat, tinggi badanStunting adalah permasalahan gizi yang sering dialami oleh negara-negara berkembang. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan anak yang lambat, tinggi badan
JQWHJQWH Sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling pada kelompok kasus sejumlah 15 responden dan kelompok kontrol sejumlah 15 responden yang memenuhiSampel dengan menggunakan teknik purposive sampling pada kelompok kasus sejumlah 15 responden dan kelompok kontrol sejumlah 15 responden yang memenuhi
JQWHJQWH Kadarzi, dalam arti lain, berarti sikap dan perilaku keluarga dapat secara mandiri mewujudkan kondisi gizi terbaik yang tercermin dalam konsumsi makananKadarzi, dalam arti lain, berarti sikap dan perilaku keluarga dapat secara mandiri mewujudkan kondisi gizi terbaik yang tercermin dalam konsumsi makanan
Useful /
UINSAUINSA Bentuk nasionalisme Arab itu sendiri tidak hanya mengikuti satu aliran pemikiran, tetapi juga aliran pemikiran yang berbeda berdasarkan pilihan ideologisBentuk nasionalisme Arab itu sendiri tidak hanya mengikuti satu aliran pemikiran, tetapi juga aliran pemikiran yang berbeda berdasarkan pilihan ideologis
UINSAUINSA Kebijakan luar negeri Australia didominasi oleh dua partai utama, yaitu Partai Liberal dan Partai Buruh, yang masing-masing berperan besar dalam menentukanKebijakan luar negeri Australia didominasi oleh dua partai utama, yaitu Partai Liberal dan Partai Buruh, yang masing-masing berperan besar dalam menentukan
JQWHJQWH Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Sedangkan nilai p value kepatuhan komsumsi = 0,048 lebih kecil dari α (0,05). Ada pengaruhSehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Sedangkan nilai p value kepatuhan komsumsi = 0,048 lebih kecil dari α (0,05). Ada pengaruh
JQWHJQWH Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan perlakuan acupressure dan counter pressure terhadap penurunan intensitasDalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan perlakuan acupressure dan counter pressure terhadap penurunan intensitas