STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN

TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan IslamTANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang diperoleh oleh hasil test kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang masih terdapat peserta didik yang kemampuan pemahaman konsep belum mencapai nilai KKM. Hasil ini disebabkan salah satunya oleh proses pembelajaran yang masih menggunkan cara tradisional, cermah, kontekstual dll. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual).

Hasil Penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) secara konsisten lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dibandingkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togheter (NHT) dan model pembelajaran Kooperatif Tipe SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual), sementara itu model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Togheter (NHT) secara konsisten lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dibandingkan denagn model pembelajaran Kooperatif Tipe SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual).

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru menerapkan metode pembelajaran yang tepat dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan kemampuan pemahaman konsep. Model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together, Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) telah terbukti dan efektif dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik khususnya pada mata pelajaran IPS. Selain itu, peserta didik diharapkan agar aktif dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran IPS dengan mengikuti kegiatan pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) dengan sangat baik mengingat peran peserta didik yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan pembelajaran. Terakhir, pihak sekolah diharapkan mampu bekerjasama dengan guru dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami oleh peserta didik dengan salah satunya memberikan pelatihan-pelatihan kepada guru dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Numbered Head Together (NHT), dan SAVI (Somatic, Auditory, Visualisation, Intelectual) dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran IPS sehingga para guru mempunyai referensi berbagai model pembelajaran yang menarik bagi peserta didik dan tujuan pembelajaran akan tercapai.

Read online
File size1.1 MB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test