STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN

TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan IslamTANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Abstrak: Upaya untuk mencerdaskan penerus bangsa di berbagai aspek, maka cara ampuh untuk mencapai tujuan tersebut salah satunya ialah guru sebagai pendidik harus memiliki kreativitas yang baik. Peneliti memilih Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Ulum Pematang Rambai Kuala Mandor A karena selain siswanya yang memiliki motivasi belajar rendah, ditambah lagi kreativitas guru yang kurang sehingga pembelajaran terlihat membosankan dan tidak menarik. Tujuan penelitian ini yaitu; (1) mengetahui pengaruh kreativitas guru dalam proses pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa, (2) mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, dan (3) mengetahui pengaruh kreativitas guru dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) angket, (2) dokumen dan (3) wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini ialah (1) ada pengaruh yang signifikan antara kreativitas guru terhadap prestasi belajar siswa, (2) ada pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, dan (3) ada pengaruh yang signifikan antara kreativitas guru dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar konsekuensi.

Penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru memiliki pengaruh positif signifikan terhadap temperatura belajar siswa.Motivasi belajar siswa juga berpengaruh positif yang lebih kuat terhadap preskripsi belajar.Secara simultan, kombinasi kreativitas guru dan motivasi belajar dapat menjelaskan 56,56% variasi prestasi belajar siswa, menunjukkan pentingnya kedua variabel dalam meningkatkan prestasi belajar.

Pertama, penelitian ini terbatas pada satu madrasah dan satu mata pelajaran, sehingga perlu diperluas secara lebih luas bersama secara terperinci Clearly. Kedua, studi tš longitudinal dapat memeriksa dinamika hubungan sebab-akibat kreativitas guru dalam motivasi belajar sebagai faktor berkaitan. Ketiga, metode campuran menambah kedalaman pemahaman persepsi guru dan siswa tentang inovasi pembelajaran dalam praktik menunjukkan. Keempat, analisis moderasi pelatihan guru atau kebijakan sekolah dapat mengungkap mekanisme pengaruh dalam konteks pendidikan juga. Kelima, perbandingan mata pelajaran agama dan non‑agama dapat mengungkap perbedaan konteks pengajaran serta efektivitas dan kualitas. Keenam, variabel tambahan seperti IQ, latar belakang keluarga,奬 akses teknologi dapat memitigasi confounding secara. Ketujuh, intervensi eksperimen strategi kreatif dapat menguji efektivitasnya secara praktis dan jangka panjang temporal yang. Kedelapan, evaluasi dampak teknologi pendidikan dalam situasi pandemi dapat menilai ketahanan metode kreatif serta persetujuan. Kesembilan, studi kualitatif mendalam tentang pengalaman guru dapat memberi wawasan tentang faktor internal dan dinamika penting. Kesepulaan, indikator keberlanjutan pengajaran dan peningkatan kompetensi siswa dapat menjadi ukuran hasil jangka panjang dan dampak.

Read online
File size399.82 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test