UNIDA ACEHUNIDA ACEH

Journal of Planning and Research in Civil EngineeringJournal of Planning and Research in Civil Engineering

Pembangunan adalah suatu rangkaian usaha secara terencana yang dilakukan oleh pemerintah untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Sejalan dengan peningkatan pembangunan fisik, muncul perusahaan‑perusahaan pelaksana dan perencana, namun kualitas pekerjaan fisik di Banda Aceh menurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor‑faktor risiko yang mempengaruhi kualifikasi kontraktor terhadap kualitas proyek konstruksi di Kota Banda Aceh dengan 35 responden, menggunakan indikator modal, sumber daya peralatan, sumber daya manusia, pengalaman perusahaan, dan kualitas proyek; hasil menunjukkan faktor modal kerja (7,80 %), sumber peralatan (21,97 %), sumber daya manusia (19,34 %), dan pengalaman kerja (7,90 %) berkontribusi total 57,01 % terhadap kualitas proyek, sementara 42,99 % dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.

Penelitian ini menunjukkan bahwa semua instrumen penelitian terbukti valid (15 indikator valid, 6 tidak valid) dan sangat reliabel dengan nilai Cronbach Alpha rata-rata 0,913.Analisis mengidentifikasi empat faktor kualifikasi kontraktor yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas proyek, yaitu modal kerja (7,80 %), sumber daya peralatan (21,97 %), sumber daya manusia (19,34 %), dan pengalaman kerja (7,90 %), dengan kontribusi total risiko sebesar 57,01 %.Faktor paling dominan adalah sumber daya peralatan, khususnya indikator B.2, diikuti oleh sumber daya manusia (C.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variabel tambahan seperti praktik manajemen proyek dan budaya keselamatan kerja terhadap kualitas proyek konstruksi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‐faktor yang belum terjangkau dalam studi ini. Selain itu, studi longitudinal dengan pengambilan data berkala selama beberapa tahun dapat mengevaluasi bagaimana perubahan kualifikasi kontraktor memengaruhi kualitas proyek seiring waktu, memberikan gambaran dinamis tentang hubungan tersebut. Selanjutnya, penerapan teknik analisis lanjutan seperti Structural Equation Modeling (SEM) dapat memungkinkan pemodelan hubungan kausal antara faktor risiko dan kualitas proyek secara lebih komprehensif, sehingga menghasilkan model prediktif yang lebih akurat untuk mendukung kebijakan dan regulasi di bidang konstruksi.

Read online
File size582.59 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test