STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan IslamTANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan IslamKajian pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan fundamental berupa dominasi kepentingan politik dalam setiap siklus reformasi kurikulum, yang berakibat pada instabilitas arah pendidikan nasional. Meskipun sejumlah kajian telah menelaah periodisasi kurikulum Indonesia, belum ada yang secara sistematis memetakan mekanisme pengaruh sosio‑politik terhadap kebijakan kurikulum di berbagai era secara komprehensif. Penelitian ini menjawab kesenjangan tersebut dengan menginvestigasi relasi antara dinamika sosio‑politik dan pengembangan kurikulum di Indonesia sejak 1945 hingga 2024. Menggunakan desain historis‑analitis kualitatif dan tinjauan pustaka sistematis terhadap dokumen kebijakan resmi, perundang‑undangan, serta literatur akademik, data dianalisis melalui tiga fase iteratif: analisis tematik terbuka, analisis historis komparatif, dan sintesis teoretis. Hasil penelitian mengidentifikasi lima mekanisme utama, yakni legitimasi ideologis, osilasi sentralisasi‑desentralisasi, negosiasi agama‑sekularisme, imperatif pembangunan ekonomi, dan dialektika globalisasi‑lokalisasi, yang secara konsisten beroperasi lintas era politik. Temuan ini disintesiskan ke dalam Model Socio‑Political Curriculum Nexus (SPCN) yang menawarkan kerangka multilevel untuk memahami relasi kurikulum‑politik di Indonesia dan konteks postkolonial sebanding. Penelitian selanjutnya disarankan mengintegrasikan studi etnografis tingkat sekolah untuk melengkapi analisis kebijakan makro ini.
Penelitian ini telah menunjukkan bahwa relasi antara dinamika sosio‑politik dan pengembangan kurikulum di Indonesia bersifat konsisten dan meluas secara historis.Analisis sepuluh era kurikulum (1945‑2026), dengan mengacu pada Apple, Bernstein, dan Popkewitz, mengidentifikasi lima mekanisme yang بصورة berulang.legitimasi ideologis, osilasi sentralisasi‑desentralisasi, negosiasi agama‑sekularisme, tuntutan pembangunan ekonomi, dan dialektika globalisasi‑lokalisasi.Melalui lima mekanisme ini, kekuatan sosio‑politik membentuk kebijakan kurikulum di setiap pergantian rezim.
Salah satu saran penelitian lanjutan pertama adalah melakukan studi etnografis di tingkat sekolah secara sistematis untuk mengamati implementasi kurikulum dan dinamika sosial‑politik yang beroperasi di ruang kelas. Saran kedua melibatkan perbandingan lintas negara di kawasan ASEAN dengan menilai perbedaan konfigurasi politik, budaya, dan kebijakan kurikulum yang memengaruhi proses pembentukan kurikulum. Saran ketiga berfokus pada pengembangan model partisipatif yang melibatkan guru, siswa, orang tua, dan lembaga keagamaan dalam proses perumusan kebijakan kurikulum, sehingga memperkuat keberlanjutan dan akuntabilitas kebijakan. Dengan menggabungkan pendekatan etnografis, komparatif, dan partisipatif, penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman tentang bagaimana faktor sosial‑politik memengaruhi praktik kurikulum di berbagai konteks lokal, serta susu dapat memberi rekomendasi kebijakan yang lebih inklusif dan responsif kepada pelaku pendidikan.
- Central Government Political Intervention in the Implementation of Educational Autonomy in Indonesia... doi.org/10.29062/edu.v8i1.900Central Government Political Intervention in the Implementation of Educational Autonomy in Indonesia doi 10 29062 edu v8i1 900
- Implementation of the Merdeka Curriculum and Its Challenges | European Journal of Education and Pedagogy.... doi.org/10.24018/ejedu.2023.4.3.648Implementation of the Merdeka Curriculum and Its Challenges European Journal of Education and Pedagogy doi 10 24018 ejedu 2023 4 3 648
- Government Policy Regarding Education in Indonesia: Analysis of Competence-Based Curriculum, Educational... doi.org/10.24815/gaspol.v4i1.31812Government Policy Regarding Education in Indonesia Analysis of Competence Based Curriculum Educational doi 10 24815 gaspol v4i1 31812
| File size | 361.55 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi prinsip belajar termediasi, scaffolding, dan zona perkembangan proksimal dalam pembelajaran fisik‑motorikPenelitian ini menekankan pentingnya integrasi prinsip belajar termediasi, scaffolding, dan zona perkembangan proksimal dalam pembelajaran fisik‑motorik
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Tantangan pendidikan akhlak di era teknologi antara lain mencakup rendahnya literasi etika digital, minimnya keteladanan dalam ruang virtual, serta menurunnyaTantangan pendidikan akhlak di era teknologi antara lain mencakup rendahnya literasi etika digital, minimnya keteladanan dalam ruang virtual, serta menurunnya
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah menerapkan pendekatan deep learning secara praksis melalui berbagai metode pembelajaran yang mencerminkanHasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah menerapkan pendekatan deep learning secara praksis melalui berbagai metode pembelajaran yang mencerminkan
MRYFORMOSAPUBLISHERMRYFORMOSAPUBLISHER Untuk meningkatkan SLA, disarankan peningkatan laboratorium bahasa, pembaruan materi pembelajaran, serta penguatan inisiatif pembangunan kepercayaan diriUntuk meningkatkan SLA, disarankan peningkatan laboratorium bahasa, pembaruan materi pembelajaran, serta penguatan inisiatif pembangunan kepercayaan diri
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan pembiasaan shalat dhuha dan shalat dzuhur berjamaah di SMA Islam Al-Hidayah Cukangkawung Sodonghilir TasikmalayaHasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan pembiasaan shalat dhuha dan shalat dzuhur berjamaah di SMA Islam Al-Hidayah Cukangkawung Sodonghilir Tasikmalaya
IISTRIISTR Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan fokus pada administrasi pendidikan karakter siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, danPenelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan fokus pada administrasi pendidikan karakter siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG SPSS versi 22 dan IBM SPSS versi 25 digunakan untuk menganalisis data setelah temuan dari masing‑masing perangkat lunak digabungkan untuk keperluan validitas.SPSS versi 22 dan IBM SPSS versi 25 digunakan untuk menganalisis data setelah temuan dari masing‑masing perangkat lunak digabungkan untuk keperluan validitas.
UNDIKSHAUNDIKSHA Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif dengan tujuan menganalisis layanan bimbingan dan konseling di bidang karir yang sesuai denganPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif dengan tujuan menganalisis layanan bimbingan dan konseling di bidang karir yang sesuai dengan
Useful /
UINSAIDUINSAID The findings reveal four major patterns of problematic religious practice: religion as a means of legitimizing authority and advancing personal interests;The findings reveal four major patterns of problematic religious practice: religion as a means of legitimizing authority and advancing personal interests;
MRYFORMOSAPUBLISHERMRYFORMOSAPUBLISHER Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran campuran terhadap motivasi dan keterlibatan mahasiswa dengan menekankan tiga indikatorPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran campuran terhadap motivasi dan keterlibatan mahasiswa dengan menekankan tiga indikator
UNDIKSHAUNDIKSHA Meskipun temuan positif, penelitian ini mengungkap bahwa sebagian mahasiswa mengalami kecanduan serius terhadap teknologi media sosial. Mahasiswa tidakMeskipun temuan positif, penelitian ini mengungkap bahwa sebagian mahasiswa mengalami kecanduan serius terhadap teknologi media sosial. Mahasiswa tidak
UNDIKSHAUNDIKSHA Tahap implementasi produk dilakukan di kelas IX. 2 dan IX. 4 SMP Negeri 1 Palembang dengan 64 siswa, menggunakan 8 teknik pembelajaran drill servis atasTahap implementasi produk dilakukan di kelas IX. 2 dan IX. 4 SMP Negeri 1 Palembang dengan 64 siswa, menggunakan 8 teknik pembelajaran drill servis atas