IPMAFAIPMAFA

Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi IslamMu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam

Indonesia menjamin kebebasan beragama, namun konflik berbasis agama masih kerap terjadi, terutama implikasinya terhadap kelompok minoritas. Salah satu kasus yang berlarut adalah marginalisasi kelompok eks Syiah di Sampang, Madura. Media siber lokal memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman publik terhadap konflik tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana media siber lokal di Madura mewacanakan kelompok eks Syiah Sampang serta implikasinya terhadap persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis (AWK). Data diperoleh dari pemberitaan media siber lokal Madura yang membahas eks Syiah Sampang. Analisis difokuskan pada pilihan bahasa, narasi, dan relasi kuasa yang direpresentasikan dalam teks berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan media cenderung mereproduksi ideologi mayoritanisme. Kelompok eks Syiah sering diposisikan sebagai pihak bermasalah, sementara sudut pandang minoritas kurang terakomodasi. Media berperan tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai aktor yang melanggengkan konflik sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya media yang independen dan beretika dalam mendorong dialog, toleransi, dan inklusi sosial guna mereduksi konflik berbasis agama.

Penelitian ini menunjukkan bahwa media lokal membentuk wacana kasus Syiah Sampang, yang erat kaitannya dengan dinamika sosial-politik dan reproduksi ideologi mayoritanisme.Hasil studi ini menyoroti bagaimana media tidak hanya merefleksikan, tetapi juga membentuk struktur masyarakat terkait pemberitaan kelompok minoritas.Oleh karena itu, media memiliki tanggung jawab besar untuk bertindak independen dan etis dalam mendorong dialog, toleransi, serta pemahaman mendalam terhadap pengalaman kelompok minoritas guna mencapai inklusi sosial yang lebih baik.

Melihat temuan penelitian ini tentang peran strategis media lokal dalam membentuk wacana dan persepsi publik terhadap kelompok agama minoritas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, akan sangat penting untuk secara empiris menguji sejauh mana framing media lokal di Madura secara langsung memengaruhi persepsi dan sikap masyarakat umum terhadap kelompok minoritas agama, seperti komunitas eks Syiah Sampang. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau eksperimen untuk mengukur dampak kognitif dan afektif dari pemberitaan media, memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kekuatan retoris dan ideologis media. Kedua, studi di masa mendatang juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi dan mekanisme resistensi yang digunakan oleh kelompok minoritas agama, seperti eks Syiah Sampang. Bagaimana mereka membangun narasi tandingan atau memanfaatkan platform media alternatif dan jaringan sosial untuk menyuarakan perspektif mereka dan menentang wacana mayoritas yang dominan? Memahami agency dan inisiatif dari kelompok yang termarjinalkan ini akan memperkaya analisis tentang relasi kuasa dalam ruang publik digital. Ketiga, mengingat adanya tantangan dalam proses pemulangan dan integrasi sosial yang disinggung dalam penelitian ini, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri secara mendalam proses adaptasi sosial, psikologis, dan ekonomi komunitas eks Syiah Sampang pasca-kepulangan dan perubahan keyakinan mereka. Penelitian ini bisa menyoroti hambatan yang mereka hadapi dalam mengakses sumber daya dan dukungan, serta keberhasilan yang dicapai dalam membangun kembali kehidupan dan komunitas mereka. Penelusuran ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang implikasi jangka panjang dari peristiwa konflik dan mediasi terhadap kesejahteraan kelompok minoritas.

  1. Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang dalam Media Lokal Madura | Mu'ashir: Jurnal Dakwah... doi.org/10.35878/muashir.v2i1.1163Wacana Kelompok Agama Marginal Eks Syiah Sampang dalam Media Lokal Madura Muashir Jurnal Dakwah doi 10 35878 muashir v2i1 1163
Read online
File size500 KB
Pages30
DMCAReport

Related /

ads-block-test