STKIP JBSTKIP JB

SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaSASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Perkembangan teknologi yang pesat mendorong para guru untuk memanfaatkan teknologi melalui media elektronik sebagai media pembelajaran yang mendukung proses belajar. Teknologi tidak hanya dapat digunakan untuk membantu proses belajar mahasiswa secara umum, tetapi juga sangat berguna bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Salah satu media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi adalah Powtoon, sebuah media presentasi yang dapat diputar berulang‑ulang untuk mahasiswa berkebutuhan khusus (slow learner). Powtoon merupakan perangkat lunak animasi berbasis web yang memungkinkan siapa saja membuat presentasi animasi dengan memanipulasi objek yang telah disiapkan, mengimpor gambar, menyediakan musik, dan menambahkan suara yang dibuat pengguna. Powtoon mampu menyajikan materi secara efektif melalui visual, teks, grafis, gambar, foto, suara, dan animasi. Penelitian ini merupakan studi kasus analisis pembelajaran dan persepsi mahasiswa berkebutuhan khusus terhadap penggunaan Powtoon dalam mata kuliah Metode Penelitian. Metode penelitian kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil temuan menunjukkan bahwa Powtoon dapat membantu mahasiswa memahami materi dan mahasiswa memberikan respons positif terhadap penggunaan media Powtoon dalam membantu mahasiswa slow learner memahami materi.

Penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Powtoon membantu mahasiswa berkebutuhan khusus (slow learner) memahami materi perkuliahan.Powtoon digunakan pada awal dan akhir proses pembelajaran, serta file khusus diberikan untuk diputar ulang sesuai kebutuhan.Respon positif mahasiswa mengindikasikan potensi media ini sebagai kontribusi pembelajaran bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di STKIP PGRI Jombang dan Indonesia.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan Powtoon dalam mata kuliah lain selain Metode Penelitian, dengan membandingkan hasil belajar mahasiswa berkebutuhan khusus dan mahasiswa reguler untuk menilai perbedaan dampak. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan desain Powtoon yang disesuaikan secara spesifik untuk tipe disabilitas yang berbeda, seperti tuna netra atau tuna rungu, guna menilai sejauh mana adaptasi visual atau audio dapat meningkatkan pemahaman mereka. Akhirnya, studi kuantitatif dengan sampel yang lebih besar dapat dilakukan untuk mengukur pengaruh frekuensi penggunaan Powtoon serta durasi video terhadap tingkat retensi materi pada mahasiswa slow learner, sehingga dapat memberikan pedoman praktis bagi dosen dalam merancang materi pembelajaran berbasis animasi.

  1. POWTOON: MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENGAJAR MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS | Ar | SASTRANESIA: Jurnal Program... doi.org/10.32682/sastranesia.v8i1.1426POWTOON MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENGAJAR MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Ar SASTRANESIA Jurnal Program doi 10 32682 sastranesia v8i1 1426
Read online
File size1.12 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test