ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA

Jurnal Apresiasi EkonomiJurnal Apresiasi Ekonomi

Koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum juga perlu untuk melihat perkembangan kinerja keuangannya. Dengan demikian koperasi dapat mengetahui bagaimana kemampuan mereka dan bagaimana efisiensi yang mesti dilakukan untuk selalu menjaga kondisi keuangan agar tetap meningkat dari waktu ke waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah kinerja keuangan perusahaan pada Koperasi Albasiko II tahun 2013-2015 dengan menggunakan rasio keuangan. Kinerja koperasi Alabsiko II kecamatan kinali Kabupaten Pasaman Barat berdasarkan rasio likuiditas tidaklah stabil. Dimana dari perhitungan rasio pada tahun 2013-2015 mengalami peningkatan dan penurunan. Berdasarkan rasio solvabilitas kurang baik dari tahun 2013-2015 yang disebabkan karena hutang koperasi yang selalu meningkat tiap tahun. Berdasarkan rasio profitabilitas adalah cukup baik. Dimana dari tahun 2013 ke Tahun 2014 mengalami peningkatan yang cukup tingggi yaitu NPM sebesar 22% menjadi 31%. Walaupun tahun 2015 turun menjadi 30% yang tidak begitu signifikan.

Kinerja koperasi Albasiko II kecamatan kinali Kabupaten Pasaman Barat berdasarkan rasio likuiditas tidaklah stabil.Dimana dari perhitungan rasio pada tahun 2013-2015 mengalami peningkatan dan penurunan.Kinerja koperasi Albasiko II dari rasio solvabilitas kurang baik dari tahun 2013-2015.Karena hutang koperasi yang selalu meningkat tiap tahun.Kinerja koperasi Alabasiko II kecamatan Kinalai Kabupaten Pasaman Barat dari rasio profitabilitas adalah cukup baik.Dimana dari tahun 2013 ke Tahun 2014 mengalami peningkatan yang cukup tingggi yaitu NPM sebesar 22% menjadi 31%.Walaupun tahun 2015 turun menjadi 30% yang tidak begitu signifikan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis faktor-faktor eksternal yang memengaruhi ketidakstabilan likuiditas koperasi, seperti perubahan kebijakan pemerintah atau fluktuasi ekonomi lokal. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang strategi pengelolaan utang jangka panjang untuk mengurangi risiko solvabilitas yang rendah. Penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara peningkatan pendapatan dan perubahan rasio profitabilitas, khususnya faktor-faktor yang mendorong penurunan NPM pada tahun 2015. Sementara itu, penelitian tentang efektivitas penggunaan dana simpanan anggota dalam meningkatkan efisiensi operasional koperasi juga layak dikaji. Terakhir, studi lanjutan dapat mengevaluasi dampak perubahan struktur kepemimpinan atau manajemen terhadap kinerja keuangan koperasi. Dengan pendekatan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang tantangan dan peluang pengembangan koperasi di daerah pedesaan. Penelitian juga bisa menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami persepsi anggota koperasi terhadap kebijakan keuangan. Selain itu, analisis komparatif dengan koperasi lain di wilayah yang sama dapat mengungkap praktik terbaik dalam manajemen keuangan. Penelitian juga dapat mencakup evaluasi sistem pelaporan keuangan koperasi untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Akhirnya, studi tentang pengaruh teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi proses keuangan koperasi bisa menjadi arah penelitian yang relevan.

Read online
File size117.18 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test