MORIPUBLISHINGMORIPUBLISHING
One moment, please...One moment, please...Asphalt merupakan material utama dalam konstruksi jalan raya yang berperan penting dalam menentukan kualitas, daya tahan, dan kenyamanan pengguna jalan. Permintaan asphalt di Indonesia terus meningkat seiring dengan pembangunan infrastruktur nasional, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Barat. PT Fima Kencana Kerthasari, yang berlokasi di Desa Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi hot mix asphalt melalui fasilitas pabrik pencampuran. Pada praktiknya, proses produksi sering menghadapi tantangan dalam mempertahankan kualitas asphalt secara konsisten akibat variasi suhu pencampuran, ketidakakuratan pengukuran agregat dan asphalt, serta kurangnya kontrol proses secara real‑time. Mengingat potensi perbaikan kualitas melalui optimasi parameter proses produksi seperti suhu, waktu pencampuran, dan rasio agregat‑asphalt, diperlukan studi sistematis di lokasi PT Fima Kencana Kerthasari. Optimasi ini tidak hanya bertujuan memenuhi standar spesifikasi teknis (misalnya SNI 06‑2489‑1991 dan SNI 7394:2008), tetapi juga meningkatkan daya saing perusahaan melalui efisiensi biaya dan operasional.
Berdasarkan hasil observasi, analisis data, dan kegiatan praktis di PT Fima Kencana Kerthasari, proses produksi asphalt secara umum mengikuti standar industri, namun sistem kontrol kualitas belum optimal sehingga sekitar 30 % produk tidak memenuhi batas spesifikasi teknis menurut uji Marshall, terutama pada stabilitas dan VIM.Kualitas asphalt dipengaruhi oleh empat faktor dominan, yaitu variasi kualitas agregat lokal yang tidak selalu memenuhi standar SNI, fluktuasi parameter proses produksi akibat kalibrasi peralatan yang tidak teratur, kondisi peralatan yang mengalami keausan tanpa pemeliharaan preventif yang memadai, serta keterbatasan teknis operator dalam prinsip teknologi material jalan.faktor‑faktor tersebut saling terkait membentuk sistem kompleks sehingga perbaikan parsial tidak cukup untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan.Strategi optimasi yang efektif harus bersifat holistik dan terintegrasi, meliputi penguatan sistem kontrol kualitas bahan baku, standardisasi parameter operasional melalui SOP berbasis data, penerapan program pemeliharaan preventif, peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi, serta pengembangan sistem informasi produksi untuk menjamin ketertelusuran dan pengambilan keputusan berbasis bukti, yang memerlukan komitmen manajerial di semua tingkatan organisasi.
Berdasarkan temuan bahwa variasi suhu dan durasi pencampuran masih menjadi penyebab utama ketidaksesuaian kualitas asphalt, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan sistem kontrol proses berbasis Internet of Things (IoT) dan algoritma pembelajaran mesin dapat secara real‑time memantau dan menyesuaikan parameter suhu, waktu, serta rasio agregat‑asphalt. Apakah integrasi sensor IoT dengan model prediktif machine learning dapat secara otomatis menstabilkan suhu dan waktu pencampuran sehingga mengurangi persentase produk tidak memenuhi spesifikasi menjadi kurang dari 5 %? Bagaimana pengaruh penggunaan campuran asphalt yang dimodifikasi dengan polimer bio‑degradasi terhadap kestabilan struktural dan umur pakai jalan di kondisi tropis Nusa Tenggara Barat? Dapatkah pendekatan analisis siklus hidup (Life Cycle Assessment) menilai dampak lingkungan serta efisiensi biaya dari substitusi agregat konvensional dengan material daur ulang (RAP) dan bahan tambal alternatif pada produksi hot mix asphalt di PT Fima Kencana Kerthasari? Penelitian‑penelitian tersebut diharapkan memberikan data empiris yang dapat diintegrasikan ke dalam prosedur operasional standar perusahaan. Selain itu, hasilnya dapat menjadi dasar kebijakan publik untuk meningkatkan keberlanjutan infrastruktur jalan di wilayah kepulauan. Dengan demikian, upaya penelitian lanjutan akan memperkuat kualitas, efisiensi, dan keberlanjutan produksi asphalt secara holistik.
| File size | 704.8 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PKKBPKKB Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini anemia pada mahasiswi melalui Gerakan Skrining Anemia pada Mahasiswa (GESIMA)Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini anemia pada mahasiswi melalui Gerakan Skrining Anemia pada Mahasiswa (GESIMA)
PKKBPKKB Hasil yang didapatkan yaitu pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap ibu. Kegiatan ini berjalanHasil yang didapatkan yaitu pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap ibu. Kegiatan ini berjalan
UBBGUBBG 500 meter, kecepatan 7,0 detik, kelincahan 10,8 detik, fleksibilitas 22 cm, dan eksplosivitas otot kaki 48 cm. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan500 meter, kecepatan 7,0 detik, kelincahan 10,8 detik, fleksibilitas 22 cm, dan eksplosivitas otot kaki 48 cm. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan
ZAMRONEDUZAMRONEDU Sholeh Darat, terutama Majmuat al-Shariah al-Kafiyah li al-Awam dan Faid al-Rahman, melalui analisis isi dan hermeneutika kritis. Temuan mengungkapkanSholeh Darat, terutama Majmuat al-Shariah al-Kafiyah li al-Awam dan Faid al-Rahman, melalui analisis isi dan hermeneutika kritis. Temuan mengungkapkan
Q2LIIQ2LII Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk penyuluhan kesehatan mengenai menopause yang ditujukan kepada wanita lansia di RT 36 Kelurahan LebongKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk penyuluhan kesehatan mengenai menopause yang ditujukan kepada wanita lansia di RT 36 Kelurahan Lebong
UWHSUWHS Terdapat peningkatan jarak, kapasitas aerobic, perbaikan efisiensi pernapasan dan pasien dapat mempertahankan tingkat lelah. Pada pelaksanaan program rehabilitasiTerdapat peningkatan jarak, kapasitas aerobic, perbaikan efisiensi pernapasan dan pasien dapat mempertahankan tingkat lelah. Pada pelaksanaan program rehabilitasi
STIKES ISFISTIKES ISFI aureus dan S. epidermidis sebesar 0,625% dan terhadap P. acnes sebesar 1,25%. Nilai KBM minyak temu kunci diperoleh dua kali lebih besar dari nilai KHM.aureus dan S. epidermidis sebesar 0,625% dan terhadap P. acnes sebesar 1,25%. Nilai KBM minyak temu kunci diperoleh dua kali lebih besar dari nilai KHM.
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Partisipan menunjukkan peningkatan dalam penggunaan tata bahasa Indonesia yang sesuai EYD dan struktur surat yang jelas. Hasil ini menandakan adanya perubahanPartisipan menunjukkan peningkatan dalam penggunaan tata bahasa Indonesia yang sesuai EYD dan struktur surat yang jelas. Hasil ini menandakan adanya perubahan
Useful /
UMBUMB Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model kebersihan berdasarkan tingkat kebersihan permukaan yang dicapai melalui blasting dan dampaknya terhadapPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model kebersihan berdasarkan tingkat kebersihan permukaan yang dicapai melalui blasting dan dampaknya terhadap
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Kinerja koperasi Alabasiko II kecamatan Kinalai Kabupaten Pasaman Barat dari rasio profitabilitas adalah cukup baik. Walaupun tahun 2015 turun menjadiKinerja koperasi Alabasiko II kecamatan Kinalai Kabupaten Pasaman Barat dari rasio profitabilitas adalah cukup baik. Walaupun tahun 2015 turun menjadi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan membaca anak-anak kelompok A di RA Al Huda, Malang. PendidikanTujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan membaca anak-anak kelompok A di RA Al Huda, Malang. Pendidikan
STIKES ISFISTIKES ISFI Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Temulawak dosis beringkat dapat meminimalkan kerusakan pada ginjal Tikus Wistar akibat induksi parasetamolBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Temulawak dosis beringkat dapat meminimalkan kerusakan pada ginjal Tikus Wistar akibat induksi parasetamol