UPN VeteranUPN Veteran

International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE)International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE)

Pemerintah telah serius menangani deflasi energi dan berusaha mencari solusi dengan menerapkan efisiensi energi dan memanfaatkan sumber energi terbarukan. Tindakan ini juga mendukung prosedur untuk menyelamatkan dunia dari krisis iklim yang sedang berlangsung. Salah satu sumber energi terbarukan Indonesia adalah biomassa, yang dapat berupa limbah perkebunan seperti cabang jati. Berdasarkan hasil analisis, arang yang dibuat dari cabang jati memiliki kandungan karbon sekitar 62,5968%, sehingga cukup potensial untuk digunakan sebagai bahan baku bio-briquet. Dalam penelitian ini, bio-briquet dari arang cabang jati menggunakan tepung tapioka sebagai pengikat telah berhasil dilakukan. Pembuatan bio-briquet ini diteliti dengan mengamati efek dari parameter ukuran partikel arang jati dan rasio pengikat terhadap nilai kalor dan kandungan air briquet. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua parameter ini sangat mempengaruhi kualitas bio-briquet dari cabang jati. Dalam peringkat, ukuran partikel jauh lebih signifikan dalam mempengaruhi nilai kalor bio-briquet, sedangkan rasio pengikat memiliki pengaruh lebih besar pada nilai kandungan air.

Bio-briquet dari cabang jati dapat dibuat menggunakan tepung tapioka sebagai pengikat.Observasi efek dari parameter ukuran partikel dan rasio pengikat untuk rentang nilai yang digunakan, 30 - 70 mesh dan 0,2 - 1 (gr/gr), menunjukkan bahwa nilai kalor akan meningkat seiring dengan peningkatan ukuran mesh (ukuran partikel yang lebih kecil) dan rasio pengikat, sedangkan kandungan air semakin kecil dengan ukuran partikel yang lebih kecil dan semakin besar dengan rasio pengikat yang lebih tinggi.Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa kedua faktor ini secara signifikan mempengaruhi nilai kalor dan kandungan air sampel bio-briquet yang dihasilkan.Analisis statistik dari penelitian ini menyarankan penggunaan biomassa dengan ukuran kecil dan jumlah pengikat yang kecil dalam pembuatan bio-briquet.Namun, penelitian ini mengusulkan untuk mengonfirmasi pernyataan ini berdasarkan sudut pandang ekonomi untuk penelitian selanjutnya.Bio-briquet yang dihasilkan dalam semua variasi parameter dalam penelitian ini memiliki nilai kalor 5010,479 cal/gr - 6037,611 cal/gr dan kandungan air 0,2207% - 4,7001%.Nilai ini telah memenuhi standar kualitas briquet SNI 1/6235/2000.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis ekonomi yang komprehensif untuk mengevaluasi kelayakan komersial dari bio-briquet yang dibuat dari cabang jati. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pembuatan bio-briquet dengan mengeksplorasi berbagai jenis pengikat dan rasio pengikat yang berbeda, serta menguji pengaruhnya terhadap kualitas bio-briquet. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi pasar untuk bio-briquet dari cabang jati, serta strategi pemasaran yang efektif untuk memperkenalkan produk ini ke pasar.

  1. Analysis of bio-briquette preparation from teak tree (Tectona grandis Linn. f) | International Journal... doi.org/10.33005/ijeise.v3i01.58Analysis of bio briquette preparation from teak tree Tectona grandis Linn f International Journal doi 10 33005 ijeise v3i01 58
  2. Charcoal fuel from the mixture of coconut shell waste and coal: effect of carbonization temperature and... doi.org/10.1051/e3sconf/202132801019Charcoal fuel from the mixture of coconut shell waste and coal effect of carbonization temperature and doi 10 1051 e3sconf 202132801019
Read online
File size501.55 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test