UNSUNS

PRIMA: Journal of Community Empowering and ServicesPRIMA: Journal of Community Empowering and Services

Petani di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang terletak di lereng Gunung Lawu, menghadapi dua masalah utama, yakni tingginya erosi lahan pada lahan miring dan pendapatan yang tidak stabil akibat fluktuasi harga sayuran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya jeruk Malang sebagai solusi ganda untuk konservasi lahan yang adaptif dan vegetatif terhadap lahan miring, sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis budidaya jeruk berbasis konservasi. Materi menekankan kesesuaian lahan yang terbukti sangat cocok (ketinggian 900-1.400 mdpl, suhu 18-20°C, tanah Andosols), pengenalan tiga varietas unggul adaptif (Siam Madu, Baby Pacitan, dan Keprok Batu 55) pada lahan miring, serta teknik budidaya di lahan miring. Teknik kunci yang ditekankan meliputi (1) persiapan lahan dengan sistem terasering untuk mitigasi erosi, (2) persiapan lubang tanam dengan pupuk kandang, (3) pemilihan bibit bersertifikat dan sehat, (4) pemangkasan bentuk dengan pola 1-3-9 untuk memaksimalkan produksi, dan (5) pemupukan berimbang. Hasil dari kegiatan ini adalah transfer teknologi dan pengetahuan budidaya jeruk modern kepada petani dengan tingkat kepuasan peserta sebesar 58,8%, meskipun diperlukan penguatan praktik lapangan. Budidaya jeruk Malang dinilai potensial tidak hanya sebagai sumber pendapatan yang lebih stabil, tetapi juga sebagai tanaman konservasi yang berkontribusi dalam pengendalian erosi dan pengelolaan lahan berkelanjutan, serta berpeluang dikembangkan menjadi agrowisata “Petik Jeruk.

Introduksi jeruk Malang terbukti menjadi solusi tepat bagi petani di Desa Setren.Kesesuaian lahan yang ideal, nilai ekonomi yang tinggi dan stabil, serta peran jeruk sebagai tanaman konservasi menjadikannya komoditas unggulan di lahan miring.Budidaya ini berkelanjutan karena mampu berproduksi bertahun-tahun dan berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata “Petik Jeruk yang menarik.Keberhasilan program ini bergantung pada kesabaran, ketekunan, dan kerja sama petani dalam perawatan tanaman.Diharapkan, penerapan budidaya jeruk Malang dapat meningkatkan pendapatan, menekan erosi, dan menjadikan Desa Setren sebagai sentra jeruk baru di Wonogiri sekaligus destinasi agrowisata di lereng Lawu Selatan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang potensi agrowisata Petik Jeruk dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang tentang keberlanjutan budidaya jeruk Malang sebagai tanaman konservasi dan sumber pendapatan petani. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian erosi yang efektif dan terintegrasi dengan budidaya jeruk Malang.

  1. REVIEW : PEMANFAATAN TEKNOLOGI GREENHOUSE DAN HIDROPONIK SEBAGAI SOLUSI MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM DALAM... jurnal.unitri.ac.id/index.php/buanasains/article/view/1530REVIEW PEMANFAATAN TEKNOLOGI GREENHOUSE DAN HIDROPONIK SEBAGAI SOLUSI MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM DALAM jurnal unitri ac index php buanasains article view 1530
  2. Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren,... jurnal.uns.ac.id/prima/article/view/110589Introduksi Jeruk Malang sebagai Solusi Konservasi Tanah dan Peningkatan Pendapatan Petani Desa Setren jurnal uns ac prima article view 110589
Read online
File size507.52 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test