UNSUNS

PRIMA: Journal of Community Empowering and ServicesPRIMA: Journal of Community Empowering and Services

Industri rumahan sambal pecel, yang didirikan oleh Tri Nurhayati, menjual produk sambal pecel dengan merek “Sambel Pecel Mbak Nur. Sebagai pendatang baru, “Sambel Pecel Mbak Nur sudah memiliki cukup banyak peminat. Namun, kapasitas produksi hanya mencapai 20 kg/bulan karena kendala peralatan. “Sambel Pecel Mbak Nur hanya memiliki kapasitas pencacah (chopper) yang kecil, sehingga proses produksi berjalan tidak efisien. Kelebihan minyak pada produk juga menjadi masalah, menyebabkan umur simpan produk lebih pendek. Masalah lain adalah kemasan dan label yang kurang menarik, karena hanya menggunakan kantong plastik polipropilena tipis, bening, dan datar sebagai kemasan primer, serta plastik polietilena tipis, bening, dan datar sebagai kemasan sekunder, dengan informasi terbatas pada label. Masalah terakhir yang dihadapi adalah terbatasnya permintaan dan jangkauan pasar. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi sambal pecel, meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan dan label produk, meningkatkan jumlah penjualan, dan memperluas jangkauan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memperkenalkan teknologi tepat guna pada industri rumahan “Sambel Pecel Mbak Nur dengan memperkenalkan pencacah berkapasitas lebih besar dan mesin peniris minyak (spinner) untuk membuang minyak berlebih. Kegiatan ini juga telah memperbaiki kemasan produk dengan memperkenalkan kemasan standing pouch plastik tebal dan plastik mika yang lebih tebal sebagai kemasan sekunder dengan label yang lebih informatif, sehingga produk lebih terlindungi dan lebih menarik. Peningkatan jangkauan pasar telah diupayakan dengan pelatihan pemasaran digital. Dari evaluasi yang dilakukan, terlihat bahwa pengenalan teknologi tepat guna dan pelatihan e-marketing mampu meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk “Sambel Pecel Mbak Nur.

Pengenalan mesin peniris minyak (spinner) dan pencacah (chopper) berkapasitas lebih besar, serta pelatihan dan pendampingan tentang pengemasan dan pelabelan pada “Sambel Pecel Mbak Nur, mampu meningkatkan kapasitas produksi sambal pecel dan memperbaiki kualitas produk.Pelatihan dan pendampingan pemasaran digital juga berhasil meningkatkan jumlah penjualan dan memperluas jangkauan pasar.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi mendalam terhadap dampak intervensi yang telah dilakukan. Pertama, penting untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan umur simpan produk sambal pecel setelah penggunaan mesin peniris minyak (spinner) dan perubahan kemasan yang lebih tebal. Ini termasuk analisis stabilitas oksidatif untuk mengetahui seberapa efektif pengurangan minyak berlebih dalam mencegah ketengikan, serta evaluasi karakteristik sensorik seperti rasa dan aroma untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas tidak mengorbankan cita rasa khas produk. Selain itu, perlu juga dibandingkan umur simpan produk yang baru dengan produk kompetitor di pasaran untuk mengetahui posisi produk “Mbak Nur secara lebih objektif. Kedua, studi dapat menyelidiki efektivitas jangka panjang dari strategi pemasaran digital yang telah diajarkan dan diimplementasikan. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana platform digital yang berbeda (misalnya, media sosial versus marketplace) berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan dan perluasan jangkauan pasar dalam periode waktu yang lebih panjang, serta bagaimana strategi ini dapat dioptimalkan untuk menarik segmen pelanggan yang lebih luas dan membangun loyalitas merek. Analisis biaya-manfaat dari investasi dalam pemasaran digital juga akan sangat bermanfaat. Ketiga, untuk memahami potensi replikasi program ini, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi sejauh mana model pendampingan UMKM yang diterapkan pada “Sambel Pecel Mbak Nur ini dapat diaplikasikan pada usaha rumahan makanan tradisional lainnya. Ini akan melibatkan identifikasi faktor-faktor keberhasilan dan tantangan dalam skala yang lebih luas, serta evaluasi dampak sosio-ekonomi yang mungkin timbul, seperti peningkatan pendapatan keluarga dan penciptaan lapangan kerja, di berbagai wilayah dengan karakteristik UMKM yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan dan generalisasi model pemberdayaan ini.

  1. Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak Nur’s Production Capacity and Product Quality... jurnal.uns.ac.id/prima/article/view/80205Home Industry Assistance Upgrades Sambel Pecel Mbak NurAos Production Capacity and Product Quality jurnal uns ac prima article view 80205
Read online
File size388.51 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test