GREENPUBGREENPUB
Jurnal Ilmu MultidisiplinJurnal Ilmu MultidisiplinAksi unjuk rasa merupakan pilar penting dalam demokrasi modern sebagai saluran aspirasi publik dan kontrol sosial. Namun, pelaksanaannya menimbulkan ketegangan antara hak konstitusional warga negara untuk menyatakan pendapat dengan kewajiban negara menjaga ketertiban umum. Artikel ini menganalisis batas-batas konstitusionalitas demonstrasi di Indonesia dengan dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana jaminan dan batasan hak berpendapat dalam hukum positif Indonesia. Kedua, bagaimana praktik penegakan hukum terhadap unjuk rasa baik yang represif dari aparat maupun anarkis dari peserta aksi. Dengan pendekatan normatif-yuridis, artikel ini menemukan bahwa Pasal 28E ayat 3 UUD NRI 1945 menjamin kebebasan berpendapat, namun Pasal 28J ayat 2 memberikan landasan pembatasan yang sah. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 271/PUU-XXIII/2025 menegaskan bahwa Pasal 256 KUHP baru bersifat kumulatif, sehingga ketiadaan pemberitahuan tidak serta-merta dapat dipidana tanpa adanya keonaran riil. Praktik lapangan dalam unjuk rasa Peringatan Darurat Agustus 2024 menunjukkan tindakan represif berlebihan dari aparat kepolisian. Di sisi lain, penegakan hukum terhadap aksi anarkis memiliki legitimasi yuridis yang kuat. Artikel ini merekomendasikan pedoman interpretasi objektif unsur keonaran, reformasi paradigma pengamanan Polri, serta penguatan budaya demokrasi yang bertanggung jawab.
Konstitusionalitas aksi unjuk rasa di Indonesia bertumpu pada keseimbangan antara hak asasi manusia untuk bersuara dalam Pasal 28E ayat 3 UUD NRI 1945 dan kewajiban negara menegakkan ketertiban umum dalam Pasal 28J ayat 2 UUD NRI 1945.Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 271/PUU-XXIII/2025 memberikan interpretasi penting bahwa Pasal 256 KUHP baru bersifat kumulatif, sehingga pidana tidak dapat dijatuhkan semata-mata karena ketiadaan pemberitahuan tanpa keonaran riil.Pemberitahuan administratif harus ditempatkan sebagai koordinasi preventif untuk keselamatan massa aksi, bukan rezim perizinan terselubung.Namun, penegakan hukum di lapangan menunjukkan kesenjangan lebar.Tindakan represif aparat dalam unjuk rasa Peringatan Darurat Agustus 2024 membuktikan bahwa prinsip legalitas, nesesitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas belum terinternalisasi dalam kultur kepolisian.Masih ada kecenderungan menggunakan pendekatan keamanan represif.Di sisi lain, tindakan anarkis seperti pemblokiran jalan di Bima dan perusakan fasilitas dalam aksi Jogja Memanggil menegaskan bahwa pembatasan pidana tetap memiliki legitimasi yuridis untuk melindungi hak kolektif masyarakat non-peserta aksi.Untuk mewujudkan keseimbangan ideal di masa depan, direkomendasikan beberapa langkah.Pertama, mentalitas aparat saat bertugas di lapangan saat demo harus terkontrol sehingga indikator objektif frasa mengganggu kepentingan umum dan keonaran dalam Pasal 256 KUHP baru tidak subyektif dilakukan.Kedua, reformasi paradigma pengamanan Polri dari pendekatan represif-keamanan menuju fasilitasi hak demokratis sesuai standar HAM internasional.Ketiga, penegakan akuntabilitas hukum yang sungguh-sungguh terhadap setiap tindakan brutalitas aparat melalui sistem peradilan pidana umum yang transparan.Keempat, penguatan budaya demokrasi yang bertanggung jawab di kalangan masyarakat sipil dan mahasiswa dengan mengedepankan adab berdemonstrasi yang mematuhi hukum negara.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan pedoman interpretasi objektif unsur keonaran dalam Pasal 256 KUHP baru. Pedoman ini dapat menjadi panduan praktis bagi aparat kepolisian dalam menilai apakah sebuah aksi unjuk rasa telah memenuhi unsur keonaran atau tidak. Selain itu, perlu dilakukan kajian mendalam tentang reformasi paradigma pengamanan Polri, khususnya dalam hal penggunaan kekuatan dan peralatan pengamanan. Kajian ini dapat mengeksplorasi alternatif pendekatan yang lebih sesuai dengan standar HAM internasional dan prinsip-prinsip demokrasi. Terakhir, penelitian tentang penguatan budaya demokrasi yang bertanggung jawab dapat dilakukan dengan fokus pada pendidikan dan sosialisasi nilai-nilai demokrasi di kalangan masyarakat sipil dan mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi sipil dalam proses demokrasi.
| File size | 263.67 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNAIRUNAIR Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Perencanaan teknis seperti jumlah target orang imunisasi, jumlah kebutuhan logistik dan vaksin, perencanaan keuanganHasil dari penelitian ini adalah: (1) Perencanaan teknis seperti jumlah target orang imunisasi, jumlah kebutuhan logistik dan vaksin, perencanaan keuangan
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Di STIKes Salewangan Maros, ketidaklulusan keterampilan manajemen aktif kala III mencapai 54,3% mahasiswa. Media pembelajaran virtual reality berpotensiDi STIKes Salewangan Maros, ketidaklulusan keterampilan manajemen aktif kala III mencapai 54,3% mahasiswa. Media pembelajaran virtual reality berpotensi
IKMIIKMI Fitur notifikasi dan antarmuka pengguna real-time juga mendukung pengawasan dan kontrol jarak jauh secara praktis, efisien, dan responsif, memberikan kemudahanFitur notifikasi dan antarmuka pengguna real-time juga mendukung pengawasan dan kontrol jarak jauh secara praktis, efisien, dan responsif, memberikan kemudahan
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Variabel dengan pengaruh paling signifikan adalah sikap perawat, yang ditunjukkan oleh odds ratio sebesar 2,463 dan p-value 0,000. Penelitian ini diharapkanVariabel dengan pengaruh paling signifikan adalah sikap perawat, yang ditunjukkan oleh odds ratio sebesar 2,463 dan p-value 0,000. Penelitian ini diharapkan
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Wilayah tempat tinggal dan tingkat pendidikan ibu secara signifikan memengaruhi kejadian BBLR di Kalimantan Barat tahun 2023. rumah tangga di desa memilikiWilayah tempat tinggal dan tingkat pendidikan ibu secara signifikan memengaruhi kejadian BBLR di Kalimantan Barat tahun 2023. rumah tangga di desa memiliki
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Oleh karena itu, perlu penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya gagal napas. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi head-of-bedOleh karena itu, perlu penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya gagal napas. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi head-of-bed
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Di usia remaja merupakan usia yang beresiko terhadap masalah kesehatan. Salah satu penyakit yang cukup rentan di derita oleh remaja adalah anemia. UntukDi usia remaja merupakan usia yang beresiko terhadap masalah kesehatan. Salah satu penyakit yang cukup rentan di derita oleh remaja adalah anemia. Untuk
BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA 5 sehingga peneliti memutuskan untuk menggunakan algoritma Naive Bayes dalam memprediksi penyakit jantung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibangun5 sehingga peneliti memutuskan untuk menggunakan algoritma Naive Bayes dalam memprediksi penyakit jantung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibangun
Useful /
LP3MKILLP3MKIL Pengembangan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah bagi mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI SilampariPengembangan media kartu kwartet dalam pembelajaran bahasa dan sastra daerah bagi mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari
ITHBITHB Dengan menggunakan 453 gambar dari Kaggle, penelitian ini menganalisis pengaruh variasi ukuran batch serta epoch terhadap kinerja model. Model terbaikDengan menggunakan 453 gambar dari Kaggle, penelitian ini menganalisis pengaruh variasi ukuran batch serta epoch terhadap kinerja model. Model terbaik
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Oleh karena itu, penelitian lanjutan harus mengembangkan kerangka kerja implementasi yang praktis dan kontekstual untuk mempercepat penerjemahan inovasiOleh karena itu, penelitian lanjutan harus mengembangkan kerangka kerja implementasi yang praktis dan kontekstual untuk mempercepat penerjemahan inovasi
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian scabies di Pondok Pesantren X Kabupaten Malang. PenelitianTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian scabies di Pondok Pesantren X Kabupaten Malang. Penelitian