UNESPADANGUNESPADANG
Ekasakti Educational JournalEkasakti Educational JournalPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran mengenai pemahaman konsep pada materi kinematika gerak lurus pada aspek interpretasi. Metode penelitian yang digunakan yakni menggunakan metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini yakni siswa SMAN 1 Kerinci sebanyak 70 responden. Berdasarkan hasil yang diperoleh siswa SMAN 1 Kerinci dikategorikan sedang dalam menjawab soal pemahaman konsep aspek interpretasi khususnya pada materi kinematika gerak lurus dengan persentase rata-rata skornya 35,12%. Instrumen yang digunakan berupa soal pretest pilihan ganda dimana satu soal memiliki lima pilihan jawaban. Berdasarkan hasil test responden terdapat indikator yang ketiga yaitu menjelaskan ciri-ciri gerak jatuh bebas memiliki persentase tertinggi sebesar 45% dan indikator pertama yakni menjelaskan perbedaan gerak lurus dengan kecepatan konstan dan gerak lurus dengan percepatan konstan memiliki persentase terendah sebesar 30%. Sehingga pemahaman konsep pada siswa SMAN 1 Kerinci masih dikategorikan sedang.
Berdasarkan hasil penelitian, aspek interpretasi menafsirkan materi kinematika gerak lurus masih dikategorikan sedang dengan rata-rata skor 35,12%.Persentase hasil pada tiga indikator masing‑masing adalah 30% (indikator pertama), 35% (indikator kedua), dan 45% (indikator ketiga), menunjukkan bahwa siswa belum memahami materi secara memadai.Diperlukan proses pemahaman konsep yang tepat untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menafsirkan dan memahami materi kinematika gerak lurus.
Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas penggunaan video pembelajaran interaktif dibandingkan metode konvensional melalui desain quasi‑eksperimen yang melibatkan kelas kontrol dan eksperimen, sehingga dapat menilai peningkatan skor interpretasi siswa. Selain itu, studi longitudinal selama dua semester diperlukan untuk mengevaluasi retensi pemahaman konsep kinematika gerak lurus setelah penerapan intervensi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan belajar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi pelatihan strategi metakognitif, seperti refleksi diri dan perencanaan solusi, untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menafsirkan soal, dengan mengukur perubahan pada indikator interpretasi sebelum dan sesudah intervensi.
| File size | 680.58 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kesenjangan antara dokumen dan praktik menunjukkan bahwa digitalisasi tidak dapat dicapai hanya melalui revisi administratif, melainkan memerlukan transformasiKesenjangan antara dokumen dan praktik menunjukkan bahwa digitalisasi tidak dapat dicapai hanya melalui revisi administratif, melainkan memerlukan transformasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pendidikan Islam modern perlu merespons transformasi ini dengan mengembangkan literasi keagamaan digital berbasis etika, kritisisme, dan nilai-nilai spiritualPendidikan Islam modern perlu merespons transformasi ini dengan mengembangkan literasi keagamaan digital berbasis etika, kritisisme, dan nilai-nilai spiritual
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis konsep kepemimpinan profetik Nabi Muhammad ﷺ serta strategi pendidikan beliau dalam membangunTujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis konsep kepemimpinan profetik Nabi Muhammad ﷺ serta strategi pendidikan beliau dalam membangun
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Data diperoleh dari sumber primer, yaitu Al-Quran dan hadis, serta literatur sekunder yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan karakter Muslim. HasilData diperoleh dari sumber primer, yaitu Al-Quran dan hadis, serta literatur sekunder yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan karakter Muslim. Hasil
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Sumber data diperoleh dari satu Madrasah Aliyah di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial seperti YouTube dan WhatsApp dapat dimanfaatkanSumber data diperoleh dari satu Madrasah Aliyah di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial seperti YouTube dan WhatsApp dapat dimanfaatkan
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data korelasional, yang merupakan jenis penelitian yang bertujuanJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data korelasional, yang merupakan jenis penelitian yang bertujuan
UCYUCY validasi data memanfaatkan triangulasi. Analisa data menggunakan pendekatan kualitatif yang menunjuk di kondisi awal tak ada guru yang berkemampuan dalamvalidasi data memanfaatkan triangulasi. Analisa data menggunakan pendekatan kualitatif yang menunjuk di kondisi awal tak ada guru yang berkemampuan dalam
UCYUCY Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi awal belum ada guru yang memenuhi indikator keberhasilan, hanya terdapat 3 guru dalam kriteria cukup dan 6 guruHasil penelitian menunjukkan pada kondisi awal belum ada guru yang memenuhi indikator keberhasilan, hanya terdapat 3 guru dalam kriteria cukup dan 6 guru
Useful /
UNESPADANGUNESPADANG Dengan mengunakan model-model pembelajaran yang sesuai, tentunya siswa akan termotivasi dalam belajar, dan ini akan berdampak positif pada hasil belajarnya.Dengan mengunakan model-model pembelajaran yang sesuai, tentunya siswa akan termotivasi dalam belajar, dan ini akan berdampak positif pada hasil belajarnya.
LIFESCIFILIFESCIFI Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam memahami dan menyesuaikan diri dengan karakteristik unik Generasi Z adalah esensial untuk integrasi generasiPeran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam memahami dan menyesuaikan diri dengan karakteristik unik Generasi Z adalah esensial untuk integrasi generasi
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data panel dari 66 perusahaan, dianalisis menggunakan regresi regresi panel (Common Effect Model) melaluiMetode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data panel dari 66 perusahaan, dianalisis menggunakan regresi regresi panel (Common Effect Model) melalui
UNESPADANGUNESPADANG Supervisi akademik adalah sebuah proses pengawasan yang dilakukan oleh seseorang (biasanya kepala sekolah) kepada guru, yang bertujuan untuk menguatkanSupervisi akademik adalah sebuah proses pengawasan yang dilakukan oleh seseorang (biasanya kepala sekolah) kepada guru, yang bertujuan untuk menguatkan