JIECRJIECR

Journal of Innovation in Educational and Cultural ResearchJournal of Innovation in Educational and Cultural Research

Kimia sering dianggap abstrak dan terputus dari kehidupan sehari-hari siswa. Untuk mengatasi kesenjangan ini, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan adat dalam komunitas Samin di Kabupaten Blora, Indonesia, dan merekonstruksinya menjadi konsep kimia formal untuk mendukung pendidikan kimia yang terkonteksualisasi. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan pendekatan etnografis, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan tinjauan literatur. Penelitian ini berfokus pada empat praktik tradisional: pembuatan batik Sambongrejo Samin, fermentasi tempe Kareman, persiapan minuman herbal Wedang Cangruk, dan beternak kambing Etawa. Setiap praktik merefleksikan prinsip-prinsip kimia, termasuk polimer, reaksi asam-basa, termokimia, fermentasi, reaksi redoks, dan kimia lingkungan. Temuan menunjukkan bahwa aktivitas budaya ini mengandung elemen ilmiah yang berharga yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum kimia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa merekonstruksi pengetahuan adat menjadi pemahaman ilmiah meningkatkan keterlibatan siswa dan literasi ilmiah sambil mempromosikan apresiasi budaya. Penelitian ini berkontribusi pada pendidikan sains dengan menyediakan model instruksi berbasis ethnoscience, menghubungkan kebijaksanaan lokal dengan kerangka kerja ilmiah modern, dan mendukung pengembangan pendidikan kimia yang responsif budaya dan berkelanjutan.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa empat praktik adat utama komunitas Samin - pembuatan batik Sambongrejo, fermentasi tempe Kareman, persiapan minuman herbal Wedang Cangruk, dan beternak kambing Etawa - mengandung elemen ilmiah yang relevan dengan kimia.Praktik budaya ini berhasil diidentifikasi dan direkonstruksi secara sistematis menjadi konsep kimia formal, termasuk polimer, termokimia, reaksi asam-basa, ikatan kimia, fermentasi, proses redoks, dan kimia lingkungan.Rekonstruksi ini menunjukkan bahwa pengetahuan adat dapat dengan efektif diubah menjadi pemahaman ilmiah terstruktur yang selaras dengan topik kunci dalam pendidikan kimia.Integrasi kebijaksanaan lokal ke dalam instruksi kimia menyediakan pengalaman belajar yang bermakna dan kaya konteks bagi siswa.Dengan menghubungkan konsep ilmiah dengan praktik budaya sehari-hari, siswa lebih mungkin terlibat dengan materi, meningkatkan pemahaman konsep, dan mengembangkan apresiasi yang lebih dalam terhadap warisan budaya mereka sendiri.Pendekatan ini memperkuat literasi ilmiah sambil menumbuhkan rasa hormat terhadap tradisi adat.Selain nilai pedagogisnya, penelitian ini memberikan kontribusi unik terhadap pendidikan sains dengan mengusulkan model instruksi responsif budaya yang berbasis pada integrasi pengetahuan ekologi tradisional.Pendekatan ini memvalidasi praktik adat sebagai sumber wawasan ilmiah yang sah dan mendukung pengembangan kerangka kerja pembelajaran inklusif.Temuan penelitian ini dapat berfungsi sebagai referensi praktis bagi pendidik, perancang kurikulum, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan materi pembelajaran yang relevan secara lokal.Dengan mengintegrasikan pengetahuan adat ke dalam pendidikan formal, mungkin untuk mendukung praktik pendidikan berkelanjutan yang tidak hanya melestarikan identitas budaya tetapi juga memberdayakan siswa untuk menerapkan sains secara bermakna dalam komunitas mereka sendiri.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi pengetahuan adat dari komunitas budaya lain untuk mengungkap konsep ilmiah yang beragam yang tertanam dalam praktik tradisional. Studi empiris diperlukan untuk menilai efektivitas pembelajaran berbasis ethnoscience dalam meningkatkan literasi ilmiah dan kesadaran budaya siswa. Selain itu, pengembangan bahan pengajaran terintegrasi kurikulum dan promosi kolaborasi interdisipliner akan memperkuat peran pengetahuan adat dalam pendidikan sains yang terkonteksualisasi. Penelitian tingkat kebijakan juga direkomendasikan untuk mendukung integrasi ethnoscience ke dalam sistem pendidikan nasional.

  1. Science in Samin: Reconstructing Indigenous Knowledge of the Samin Community into Chemical Concepts for... jiecr.org/index.php/jiecr/article/view/2593Science in Samin Reconstructing Indigenous Knowledge of the Samin Community into Chemical Concepts for jiecr index php jiecr article view 2593
Read online
File size4.12 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test