IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA
Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan MasyarakatSophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan MasyarakatPenelitian ini mengkaji upacara Mapag Rare yang dilaksanakan oleh masyarakat Dusun Pemunut, Lombok Barat, sebagai bentuk komunikasi ritual yang sarat makna simbolik dan nilai-nilai filsafat lokal. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini mengeksplorasi dimensi komunikatif dan filosofis dalam setiap tahapan ritual, dengan menekankan bagaimana masyarakat memaknai kelahiran bayi sebagai peristiwa spiritual yang menghubungkan manusia dengan alam, leluhur, dan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam upacara ini berlangsung secara verbal maupun nonverbal, melalui doa-doa, simbol air suci, ketupat, beras kuning, dan elemen ritus lainnya. Nilai-nilai filsafat seperti kesucian, keharmonisan kosmis, solidaritas sosial, dan ketundukan pada kehendak Ilahi tercermin kuat dalam praktik ini. Namun, modernisasi menimbulkan tantangan terhadap pelestarian makna filosofis upacara tersebut di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, pemahaman mendalam terhadap komunikasi ritual dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi penting untuk menjaga keberlanjutan identitas budaya lokal.
Berdasarkan paparan hasil penelitian dan pembahasan, Upacara Mapag Rare yang dilaksanakan oleh masyarakat Dusun Pemunut, Lombok Barat, bukan sekadar tradisi penyambutan kelahiran bayi, melainkan merupakan bentuk komunikasi ritual yang sarat dengan makna simbolik dan nilai-nilai filosofis.Dalam pelaksanaannya, komunikasi terjadi baik secara verbal melalui doa-doa dan ucapan syukur, maupun secara nonverbal melalui simbol-simbol seperti air suci, ketupat, dan beras kuning.Semua elemen ini tidak hanya mencerminkan spiritualitas masyarakat, tetapi juga menjadi medium untuk membangun harmoni sosial, ekologis, dan kosmis.Simbol-simbol tersebut menyampaikan pesan-pesan tersirat mengenai kesucian hidup, hubungan manusia dengan kekuatan adikodrati, serta integrasi individu ke dalam tatanan sosial yang lebih luas.Nilai-nilai filsafat yang terkandung dalam upacara ini seperti kesucian, kebersamaan, ketundukan kepada Tuhan, dan keseimbangan alam merefleksikan pandangan hidup masyarakat lokal yang holistik dan integratif.Kehadiran bayi dipahami bukan hanya sebagai peristiwa biologis, melainkan juga spiritual yang menandai keterikatan antara manusia, alam, leluhur, dan Tuhan.Hal ini menunjukkan bahwa sistem budaya masyarakat Pemunut didasarkan pada nilai-nilai yang mendalam dan diwariskan secara turun-temurun melalui praktik simbolik.Namun, di tengah arus modernisasi dan globalisasi, makna mendalam dari upacara ini mulai mengalami pergeseran.Generasi muda cenderung melihat Mapag Rare sebagai seremonial yang bersifat formal semata, tanpa memahami konteks nilai dan makna spiritual di baliknya.Jika kondisi ini terus berlangsung, maka ada risiko bahwa tradisi ini hanya akan bertahan sebagai bentuk luar tanpa isi nilai yang sejati.Oleh karena itu, pelestarian Mapag Rare tidak cukup hanya dengan menjaga bentuk ritusnya, tetapi juga harus disertai dengan edukasi nilai, pendekatan kontekstual dalam pendidikan budaya, serta dokumentasi ilmiah yang berkelanjutan.Lembaga pendidikan, tokoh adat, dan pemerintah daerah perlu bersinergi dalam mentransformasikan tradisi ini menjadi bagian dari pembelajaran budaya yang hidup dan relevan bagi generasi muda.Dengan demikian, Mapag Rare tidak hanya bertahan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga sebagai warisan budaya yang dinamis, yang mampu membentuk jati diri dan memperkaya identitas bangsa Indonesia yang multikultural.
Untuk menjaga keberlanjutan tradisi Mapag Rare dan nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, perlu dilakukan edukasi nilai dan pendekatan kontekstual dalam pendidikan budaya. Lembaga pendidikan, tokoh adat, dan pemerintah daerah dapat bekerja sama untuk mentransformasikan tradisi ini menjadi bagian dari pembelajaran budaya yang hidup dan relevan bagi generasi muda. Selain itu, dokumentasi ilmiah yang berkelanjutan juga diperlukan untuk melestarikan pengetahuan tentang upacara ini dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode edukasi nilai yang inovatif dan menarik bagi generasi muda, serta mengeksplorasi cara-cara untuk mengintegrasikan tradisi Mapag Rare ke dalam kurikulum pendidikan formal dan non-formal.
| File size | 202.95 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pewarisan dalam awig‑awig desa adat Bali telah bertransformasi dari paradigma patriarkal menjadi sistem hukumPenelitian ini menunjukkan bahwa praktik pewarisan dalam awig‑awig desa adat Bali telah bertransformasi dari paradigma patriarkal menjadi sistem hukum
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Islam menawarkan solusi integral melalui konsep zakat, infaq, sedekah, dan waqf yang berfungsi sebagai instrumen distribusi kekayaan dan solidaritas sosial.Islam menawarkan solusi integral melalui konsep zakat, infaq, sedekah, dan waqf yang berfungsi sebagai instrumen distribusi kekayaan dan solidaritas sosial.
UKIUKI Perubahan sosial di dunia fotografi di Lumajang dimulai dengan munculnya Hwa Fong Studio sebagai cikal bakal fotografi di daerah tersebut dan berkembangPerubahan sosial di dunia fotografi di Lumajang dimulai dengan munculnya Hwa Fong Studio sebagai cikal bakal fotografi di daerah tersebut dan berkembang
UINMADURAUINMADURA Komunikasi adalah elemen kunci dalam dakwah, sebuah proses interaktif yang tidak hanya menuntut penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga membutuhkan pendekatanKomunikasi adalah elemen kunci dalam dakwah, sebuah proses interaktif yang tidak hanya menuntut penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga membutuhkan pendekatan
UACUAC Kemajemukan bangsa Indonesia, termasuk Aceh, sebagai provinsi paling ujung barat Indonesia, menjadikan salah satu faktor penyebab paham radikal mudah masukKemajemukan bangsa Indonesia, termasuk Aceh, sebagai provinsi paling ujung barat Indonesia, menjadikan salah satu faktor penyebab paham radikal mudah masuk
TAHTAMEDIATAHTAMEDIA Perawatan paliatif adalah perawatan yang dilakukan secara aktif pada penderita yang sedang sekarat atau dalam fase terminal akibat penyakit yang dideritanya.Perawatan paliatif adalah perawatan yang dilakukan secara aktif pada penderita yang sedang sekarat atau dalam fase terminal akibat penyakit yang dideritanya.
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Penelitian ini bersifat deskriptif dengan model studi kasus, menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih informan yang mengetahui masalah, memilikiPenelitian ini bersifat deskriptif dengan model studi kasus, menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih informan yang mengetahui masalah, memiliki
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini bertujuan untuk memahami persebaran kesenian rapai dan langkah-langkah strategis yang ditempuh oleh seniman, budayawan, dan pemerintah daerahPenelitian ini bertujuan untuk memahami persebaran kesenian rapai dan langkah-langkah strategis yang ditempuh oleh seniman, budayawan, dan pemerintah daerah
Useful /
STIKESEUBSTIKESEUB Salah satu gejala yang rentan dan sering sekali terjadi pada anak adalah demam. Demam memang bukan merupakan suatu penyakit, Biasanya gejala demam terjadiSalah satu gejala yang rentan dan sering sekali terjadi pada anak adalah demam. Demam memang bukan merupakan suatu penyakit, Biasanya gejala demam terjadi
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA Mereka berdua saling jatuh cinta dan berniat untuk melangsungkan perkawinan. (3) Resolusi (akhir cerita) Dhyah Sunyawati melihat suaminya sangat berdukaMereka berdua saling jatuh cinta dan berniat untuk melangsungkan perkawinan. (3) Resolusi (akhir cerita) Dhyah Sunyawati melihat suaminya sangat berduka
STIKESEUBSTIKESEUB Angka ini relatif lebih tinggi dibandingkan presentase penduduk yang berobat jalan kedokter (45,8%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. TehnikAngka ini relatif lebih tinggi dibandingkan presentase penduduk yang berobat jalan kedokter (45,8%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Tehnik
MARANATHAMARANATHA Korelasi antara kadar SREBP-1c dan jumlah hepatosit dengan nukleoli yang prominen yang dianalisis secara statistik menggunakan rumus korelasi non-parametrikKorelasi antara kadar SREBP-1c dan jumlah hepatosit dengan nukleoli yang prominen yang dianalisis secara statistik menggunakan rumus korelasi non-parametrik