ABIDANABIDAN
BENEFITBENEFITTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif Kepercayaan Diri terhadap Prestasi Kerja Aparat Desa Kantor Desa Simpang Jaya. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Perangkat Desa Kantor Desa Simpang Jaya dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang. Dengan teknik pengumpulan data melalui kuisioner dan analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan Skala Likert dan program SPSS versi 25. Hasil Penelitian : Pada pengujian uji T diperoleh nilai sig sebesar 0,000. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas sebesar 0,05 atau nilai 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Variabel Kepercayaan Diri (X) mempunyai t hitung sebesar 5,103 dengan t tabel sebesar 2,026. Hal ini membuktikan bahwa variabel Kepercayaan Diri (X) merupakan variabel yang secara parsial mempengaruhi variabel Prestasi Kerja (Y) Aparat Desa Kantor Desa Simpang Jaya. Pada pengujian Uji R (Koefisien Korelasi) diketahui bahwa Korelasi Pearson menunjukkan angka 0,636 dimana angka tersebut berada diantara nilai 0,61 – 0,80 yang menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut mempunyai hubungan korelasi yang kuat. Kedua nilai tersebut juga menunjukkan angka positif yang artinya semakin tinggi variabel Kepercayaan Diri (X) maka semakin tinggi pula Prestasi Kerja (Y). Pengujian uji Koefisien determinasi pada kolom R Square menunjukkan nilai sebesar 0,404 hal ini menunjukkan bahwa 40,4% variabel Prestasi Kerja (Y) dipengaruhi oleh variabel Percaya Diri (X). Sebesar 59,6% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang mempengaruhi variabel Prestasi Kerja (Y) Aparat Desa Kantor Desa Simpang Jaya yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan diri (self confidence) secara parsial memengaruhi prestasi kerja perangkat Desa Simpang Jaya sebesar 40,4%, dengan 59,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.Pengaruh positif dan signifikan terbukti, di mana semakin tinggi kepercayaan diri, semakin tinggi pula prestasi kerja, dengan keyakinan diri pada jabatan menjadi indikator kepercayaan diri tertinggi.Namun, indikator fasilitas kerja dan penghargaan kinerja tim pada prestasi kerja masih tergolong rendah, sehingga disarankan untuk meningkatkan fasilitas kerja guna menunjang kinerja perangkat desa.
Penelitian ini telah mengungkap adanya pengaruh positif kepercayaan diri terhadap prestasi kerja perangkat Desa Simpang Jaya, namun juga menyoroti bahwa masih ada 59,6% faktor lain yang memengaruhi prestasi kerja yang belum teridentifikasi. Untuk memperkaya pemahaman, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengidentifikasian dan analisis mendalam terhadap variabel-variabel lain tersebut, baik dari aspek internal individu seperti motivasi dan etos kerja, maupun eksternal seperti kepemimpinan, lingkungan kerja, atau program pelatihan, untuk memahami kontribusi masing-masing terhadap kinerja perangkat desa secara holistik. Pertanyaan penelitian seperti Variabel non-kepercayaan diri apa yang paling dominan dalam membentuk prestasi kerja perangkat desa dan bagaimana interaksinya dengan kepercayaan diri? dapat menjadi titik awal. Selain itu, temuan mengenai rendahnya indikator fasilitas kerja dan penghargaan kinerja tim memberikan peluang untuk studi spesifik. Penelitian di masa depan bisa menyelidiki secara kuantitatif maupun kualitatif dampak langsung dan tidak langsung dari peningkatan fasilitas kerja serta implementasi sistem penghargaan dan umpan balik yang efektif terhadap motivasi, kepuasan kerja, dan akhirnya, prestasi kerja perangkat desa. Misalnya, Bagaimana investasi dalam fasilitas kerja dan pengembangan budaya apresiasi tim dapat secara signifikan meningkatkan prestasi kerja dan kepercayaan diri di lingkungan pemerintahan desa? Terakhir, mengingat penelitian ini hanya melibatkan satu kantor desa, studi komparatif dengan melibatkan perangkat desa dari beragam latar belakang geografis atau jenis desa akan sangat berharga untuk menguji generalisasi temuan. Pendekatan ini dapat mengeksplorasi apakah pengaruh kepercayaan diri konsisten di berbagai konteks dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mungkin memoderasi hubungan tersebut, sehingga memberikan wawasan yang lebih luas bagi pengembangan sumber daya manusia di sektor pemerintahan desa.
- Pengaruh Self Confidence Dan Pendelegasian Wewenang Terhadap Kinerja Karyawan Pada PTPN IVMedan | Herdiyanti... doi.org/10.31289/jimbi.v2i1.454Pengaruh Self Confidence Dan Pendelegasian Wewenang Terhadap Kinerja Karyawan Pada PTPN IVMedan Herdiyanti doi 10 31289 jimbi v2i1 454
- PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA UNIT HCBP PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA (TBK)... ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ecodemica/article/view/6059PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA UNIT HCBP PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK ejournal bsi ac ejurnal index php ecodemica article view 6059
- Pengaruh Self Confidence Terhadap Prestasi Kerja Pada Perangkat Desa Kantor Desa Simpang Jaya | Benefit:... doi.org/10.37985/benefit.v2i2.372Pengaruh Self Confidence Terhadap Prestasi Kerja Pada Perangkat Desa Kantor Desa Simpang Jaya Benefit doi 10 37985 benefit v2i2 372
| File size | 242.88 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Perubahan paling menonjol terlihat pada aspek musyawarah, di mana terjadi pergeseran pola asuh dari otoriter menjadi demokratis. Disimpulkan bahwa strategiPerubahan paling menonjol terlihat pada aspek musyawarah, di mana terjadi pergeseran pola asuh dari otoriter menjadi demokratis. Disimpulkan bahwa strategi
UBBGUBBG Kemenangan Banta Barensyah atas pengkhianatan pamannya melambangkan pelajaran moral bahwa kejujuran dan ketekunan adalah satu-satunya jalan menuju kebesaran.Kemenangan Banta Barensyah atas pengkhianatan pamannya melambangkan pelajaran moral bahwa kejujuran dan ketekunan adalah satu-satunya jalan menuju kebesaran.
UBBGUBBG Cerita ini menekankan bahwa kelalaian dan kemarahan yang tidak terkendali dapat memiliki konsekuensi negatif, sedangkan sikap yang penuh kasih dan pengorbananCerita ini menekankan bahwa kelalaian dan kemarahan yang tidak terkendali dapat memiliki konsekuensi negatif, sedangkan sikap yang penuh kasih dan pengorbanan
UBBGUBBG Disarankan agar pelestarian sastra Aceh diperkuat melalui pendidikan, kebijakan budaya, dan penggunaan media digital dengan melibatkan masyarakat dan generasiDisarankan agar pelestarian sastra Aceh diperkuat melalui pendidikan, kebijakan budaya, dan penggunaan media digital dengan melibatkan masyarakat dan generasi
UNMAUNMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bookwidgets mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Media ini tidak hanya membuat prosesHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bookwidgets mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Media ini tidak hanya membuat proses
IAINAMBONIAINAMBON Upaya ini juga memiliki faktor penghambat yang berasal dari eksternal peserta didik berupa faktor lingkungan yang kurang baik dan kegiatan Madrasah yangUpaya ini juga memiliki faktor penghambat yang berasal dari eksternal peserta didik berupa faktor lingkungan yang kurang baik dan kegiatan Madrasah yang
UPIUPI Analisis proses transformasi juga membuktikan adanya penghilangan, penambahan, penggabungan, dan permutasi dalam pembentukan konstruksi fukubun dalam tuturanAnalisis proses transformasi juga membuktikan adanya penghilangan, penambahan, penggabungan, dan permutasi dalam pembentukan konstruksi fukubun dalam tuturan
UWKSUWKS Metode. Pendekatan kualitatif merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Metode. Pendekatan kualitatif merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Useful /
ULBIULBI Era digitalisasi 4. 0 merupakan era dimana teknologi digital mengubah fundamental cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Dalam era ini kita melihatEra digitalisasi 4. 0 merupakan era dimana teknologi digital mengubah fundamental cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Dalam era ini kita melihat
ASRITANIASRITANI Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang melibatkan satu informan kunci yang dipilih berdasarkan pengetahuan dan pengalamannyaPenelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang melibatkan satu informan kunci yang dipilih berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya
UTUUTU Rekomendasi diberikan untuk memperbaiki sistem kompensasi, meningkatkan mekanisme pemantauan dan evaluasi, serta mengembangkan model kompensasi berbasisRekomendasi diberikan untuk memperbaiki sistem kompensasi, meningkatkan mekanisme pemantauan dan evaluasi, serta mengembangkan model kompensasi berbasis
ABIDANABIDAN Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan Birokrasi dan Kompetensi Kerja secara individu dan simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerjaHasil analisis menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan Birokrasi dan Kompetensi Kerja secara individu dan simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja