STIM LPISTIM LPI

Jurnal Online Manajemen ELPEIJurnal Online Manajemen ELPEI

Pengaruh Motivasi dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Genki Kirana Internusa Cabang Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Genki Kirana Internusa Cabang Makassar. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, yang kemudian dilanjutkan dengan uji koefisien korelasi (r) dan uji koefisien determinasi (R2), uji‑t serta uji‑F. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara partial maupun simultan motivasi dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Genki Kirana Internusa Cabang Makassar.

Motivasi dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT.Analisis regresi menunjukkan koefisien positif untuk motivasi (0,590) dan budaya organisasi (0,356), menandakan masing‑masing variabel meningkatkan kinerja secara signifikan.Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,536 mengindikasikan bahwa motivasi dan budaya organisasi menjelaskan 53,6% variasi kinerja, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain yang belum dimasukkan dalam model.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel independen dengan menambahkan faktor kepemimpinan transformasional untuk menguji pengaruhnya terhadap kinerja karyawan, sehingga dapat diketahui apakah kepemimpinan berperan sebagai mediator atau moderator antara motivasi, budaya organisasi, dan kinerja. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perubahan motivasi, budaya organisasi, dan kinerja selama periode waktu yang lebih lama dapat memberikan insight tentang dinamika hubungan antar variabel serta efektivitas intervensi organisasi. Penelitian komparatif antar industri, misalnya antara sektor manufaktur dan jasa, dapat mengevaluasi apakah pengaruh motivasi dan budaya organisasi berbeda tergantung pada karakteristik industri, yang dapat menuntun manajer dalam merancang strategi sumber daya manusia yang lebih spesifik. Terakhir, penggunaan pendekatan mixed‑methods yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat mengungkap mekanisme psikologis dan kultural yang mendasari hubungan antara motivasi, budaya organisasi, dan kinerja, memberikan gambaran yang lebih holistik bagi praktisi dan akademisi.

Read online
File size462.87 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test