UnwahasUnwahas

Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik

Paparan radiasi sinar ultraviolet yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai macam permasalahan kulit. Permasalahan tersebut dapat dicegah dengan penggunaan produk kosmetika yang mengandung bahan tabir surya. Pada penelitian ini dilakukan optimasi kombinasi quercetin dan avobenzone dalam sediaan spray lotion tabir surya dengan menggunakan metode desain faktorial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi optimum avobenzone dan quercetin yang dapat memberikan sifat fisikakimia dan efektivitas spray lotion tabir surya secara in vitro yang optimum. Rancangan formula dibuat dengan konsentrasi quercetin batas rendah 0,5% dan batas atas 3%, sedangkan avobenzone memiliki batas rendah 2% dan batas atas 4%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, prediksi formula optimum diperoleh dengan konsentrasi quercetin 0,934% dan avobenzone 4%. Formula optimum tersebut memiliki nilai desirability 0,958 dan menunjukkan nilai prediksi software, yaitu pada parameter SPF in vitro 33,311; %TE 0,058; %TP 0,002; viskositas 10 dPa.s; dan pH 5,689. Hasil prediksi software tersebut telah terbukti menunjukkan nilai yang tidak berbeda bermakna jika dibandingkan dengan hasil observasi (t-test sig > 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa hasil persamaan dan prediksi dari design expert dapat memprediksi respon dengan baik dan tepat.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penambahan konsentrasi avobenzone dapat berpengaruh terhadap efektivitas sediaan tabir surya berupa peningkatan nilai SPF in vitro dan dapat menurunkan nilai %TP.Penambahan konsentrasi quercetin dapat meningkatkan viskositas, sedangkan penambahan konsentrasi avobenzone dapat menurunkan viskositas.Formula optimum pada penelitian ini diperoleh dengan konsentrasi quercetin 0,934% dan avobenzone 4%.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan uji klinis in vivo pada relawan manusia untuk menilai keamanan, tolerabilitas kulit, serta efektivitas perlindungan terhadap sinar UV dari formula optimum yang telah ditentukan, sehingga dapat memastikan hasil in vitro dapat diterapkan secara praktis pada pengguna akhir; selanjutnya, penting untuk mengevaluasi fotostabilitas dan jalur degradasi quercetin serta avobenzone ketika terpapar sinar matahari secara real‑time, menggunakan teknik kromatografi cair‑massa untuk mengidentifikasi produk samping yang potensial, guna meningkatkan keandalan formula dalam kondisi penggunaan sehari‑hari; terakhir, eksplorasi penambahan bahan alami lain seperti ferulic acid atau ekstrak biji raspberry sebagai agen penyerap UV tambahan dapat dilakukan melalui desain faktorial lanjutan, dengan tujuan mengurangi konsentrasi avobenzone, memperluas spektrum perlindungan, dan meningkatkan sifat estetika serta keamanan sediaan spray lotion.

  1. Pengaruh Nilai Hydrophile-Liphophile Balance (HLB) dan Jenis Ekstrak terhadap Karakteristik Krim Kunyit-Lidah... ejournal1.unud.ac.id/index.php/agrotechno/article/view/3830Pengaruh Nilai Hydrophile Liphophile Balance HLB dan Jenis Ekstrak terhadap Karakteristik Krim Kunyit Lidah ejournal1 unud ac index php agrotechno article view 3830
  2. In-vitro Assessment of Effectiveness and Photostability Avobenzone in Cream Formulations by Combination... japsonline.com/abstract.php?article_id=1532In vitro Assessment of Effectiveness and Photostability Avobenzone in Cream Formulations by Combination japsonline abstract php article id 1532
  3. Water-in-Oil-in Water (W/O/W) Double Emulsion Formulations using Variation Concentration of Carboxymethyl... doi.org/10.22146/jfps.739Water in Oil in Water W O W Double Emulsion Formulations using Variation Concentration of Carboxymethyl doi 10 22146 jfps 739
Read online
File size498.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test