HAMZANWADIHAMZANWADI
SeBaSaSeBaSaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemandirian belajar sastra nusantara mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pendidikan karakter tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian memperoleh peningkatan kemandirian belajar mahasiswa melalui pendidikan karakter tanggung jawab. Hal ini dilihat berdasarkan nilai peningkatan dari hasil analisis lembar observasi kemandirian belajar mahasiswa yang mengalami peningkatan. Dilihat dari hasil belajar mahasiswa mata kuliah sastra nusantara. Adapun rata-rata kemandirian belajar mahasiswa mengalami peningkatan dari 63,57% dengan kategori baik di siklus I menjadi 81,34% pada kategori baik sekali di siklus II. Sehingga pada siklus II persentase setiap aspek kemandirian pada hasil observasi memenuhi indikator keberhasilan.
Penelitian menunjukkan peningkatan kemandirian belajar mahasiswa melalui pembelajaran sastra nusantara berbasis pendidikan karakter tanggung jawab, terukur melalui analisis lembar observasi kemandirian belajar yang meningkat.Peningkatan rata‑rata kemandirian belajar mencapai 81,34 % pada kategori baik sekali di siklus II.Dengan demikian, pendekatan berbasis karakter dapat mendorong mahasiswa menjadi lebih mandiri dalam proses belajar.
Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk menilai kesinambungan efek pembelajaran sastra nusantara berbasis pendidikan karakter tanggung jawab pada kemandirian belajar mahasiswa jangka panjang. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring, memfasilitasi pengembangan karakter tanggung jawab dan kemandirian belajar mahasiswa dalam konteks sastra nusantara. Ketiga, disarankan penelitian eksperimental yang membandingkan efektivitas model pembelajaran berbasis karakter dengan model tradisional dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa terhadap karya sastra lisan daerah, dengan fokus pada aspek kreativitas dan partisipasi aktif dalam diskusi kelompok.
| File size | 350.54 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
HAMZANWADIHAMZANWADI Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Hamzanwadi. Data dikumpulkanSampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Hamzanwadi. Data dikumpulkan
PELNIPELNI Hasil ini menunjukkan bahwa terapi afirmasi positif merupakan strategi keperawatan yang efektif dan dapat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitasHasil ini menunjukkan bahwa terapi afirmasi positif merupakan strategi keperawatan yang efektif dan dapat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas
UNIVSMUNIVSM Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun subjek utama penelitian ini terdiri dari siswa kelasMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun subjek utama penelitian ini terdiri dari siswa kelas
STAI ALISTAI ALI Namun, setelah penerapan metode Iqro yang melibatkan pembelajaran bertahap, pendekatan privat, serta pemberian motivasi dan penghargaan, terjadi peningkatanNamun, setelah penerapan metode Iqro yang melibatkan pembelajaran bertahap, pendekatan privat, serta pemberian motivasi dan penghargaan, terjadi peningkatan
IPTSIPTS Disimpulkan, hasil belajar siswa pada tema 7 subtema 3 dapat ditingkatkan dengan penggunaan model Talking stick pada peserta didik kelas IV SD Negeri 100670Disimpulkan, hasil belajar siswa pada tema 7 subtema 3 dapat ditingkatkan dengan penggunaan model Talking stick pada peserta didik kelas IV SD Negeri 100670
IPTSIPTS Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi guru dan soal tes. Penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkanTeknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi guru dan soal tes. Penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan
IPTSIPTS Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100670 Hutaimbaru yang berjumlah 20 orang sedangkan objek penelitian ini adalahSubjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100670 Hutaimbaru yang berjumlah 20 orang sedangkan objek penelitian ini adalah
IPTSIPTS Pada siklus I 42,86% hasil belajar siswa dan 73% hasil observasi guru. Pada siklus II meningkat 78,57% hasil belajar siswa dan 87% hasil observasi guru.Pada siklus I 42,86% hasil belajar siswa dan 73% hasil observasi guru. Pada siklus II meningkat 78,57% hasil belajar siswa dan 87% hasil observasi guru.
Useful /
UNTARUNTAR Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian musik klasik terhadap penurunan kondisi stres pada mahasiswa FK Untar. Desain penelitianPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian musik klasik terhadap penurunan kondisi stres pada mahasiswa FK Untar. Desain penelitian
UNTARUNTAR Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan data melalui wawancara dan observasi pada dua partisipan. Analisis data menggunakan pendekatan tematik berbasisMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan data melalui wawancara dan observasi pada dua partisipan. Analisis data menggunakan pendekatan tematik berbasis
IPTSIPTS Pada siklus I, 56% atau 10 siswa mencapai KKM, sedangkan 44% atau 8 siswa belum mencapai KKM. Pada siklus II, meningkat menjadi 83% atau 15 siswa yangPada siklus I, 56% atau 10 siswa mencapai KKM, sedangkan 44% atau 8 siswa belum mencapai KKM. Pada siklus II, meningkat menjadi 83% atau 15 siswa yang
IPTSIPTS Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri 173243 Aek Botik. Instrumen yangJenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri 173243 Aek Botik. Instrumen yang