UIN MALANGUIN MALANG

J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial)J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial)

Penelitian eksperimental ini menyelidiki pengaruh evaluasi diagnostik digital yang berlandaskan teori kepribadian Florence Littauer terhadap peningkatan hasil belajar dalam kerangka Teaching at the Right Level (TaRL). TaRL membedakan tipe kepribadian siswa (sanguin, kolerik, melankolis, dan flegmatik) dari tingkat pembelajarannya dan berupaya menangani kedua aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan menyelaraskan instruksi dengan karakteristik belajar serta kesiapan akademik siswa. Metode penelitian menggunakan uji normalitas Shapiro‑Wilk, uji t berpasangan, dan analisis N‑gain untuk mengevaluasi hasil. Studi dilaksanakan di MAN 1 Kolaka pada Kelas X1 Al‑Bukhori Muslim, dengan asesmen diagnostik yang menyajikan kalimat naratif untuk setiap tipe kepribadian, serta pre‑ dan post‑test. Hasil uji Shapiro‑Wilk menunjukkan nilai signifikansi 0,06 (pre‑test) dan 0,09 (post‑test), mengindikasikan distribusi data normal. Uji t berpasangan (sig = 0,001 < 0,05) menunjukkan perubahan signifikan pada hasil belajar, sedangkan skor N‑Gain (0,75 > 0,70) menunjukkan efektivitas yang tinggi. Temuan menunjukkan bahwa metode diagnostik ini dapat mendukung TaRL, namun diperlukan validasi lebih lanjut.

Penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik berbasis teori kepribadian Florence Littauer dalam kerangka TaRL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, terbukti dari nilai signifikansi t‑test 0,001 dan N‑Gain 0,75.Keberhasilan metode ini terletak pada kemampuannya meningkatkan pencapaian akademik, sehingga berpotensi untuk diterapkan secara lebih luas setelah divalidasi lebih lanjut.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dan memerlukan studi lanjutan untuk menguji efektivitasnya dalam konteks dan populasi lain.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas asesmen diagnostik berbasis teori kepribadian Florence Littauer pada mata pelajaran selain geografi, seperti matematika atau bahasa Indonesia, untuk mengetahui apakah peningkatan hasil belajar serupa dapat dicapai di bidang lain; selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan metode ini terhadap perkembangan akademik dan non‑kognitif siswa, termasuk motivasi dan keterampilan sosial, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaatnya; terakhir, penelitian komparatif antara teori kepribadian Littauer dengan model kepribadian lain, misalnya Big Five, dapat membantu menentukan kerangka teori mana yang paling efektif dalam mendukung pendekatan TaRL dan meningkatkan hasil belajar secara optimal.

  1. Perbandingan Iuran Normal Pensiun Metode Entry Age Normal dan Projected Unit Credit dengan Suku Bunga... doi.org/10.36987/jpms.v10i2.5881Perbandingan Iuran Normal Pensiun Metode Entry Age Normal dan Projected Unit Credit dengan Suku Bunga doi 10 36987 jpms v10i2 5881
  2. Sinergi Antara Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Teaching at The Right Level dalam Menghadirkan... edu.pubmedia.id/index.php/jtp/article/view/76Sinergi Antara Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Teaching at The Right Level dalam Menghadirkan edu pubmedia index php jtp article view 76
  3. Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif untuk Siswa SMP | Jurnal Basicedu. pengembangan... doi.org/10.31004/basicedu.v8i5.8183Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif untuk Siswa SMP Jurnal Basicedu pengembangan doi 10 31004 basicedu v8i5 8183
  4. PENGGUNAAN ASESMEN DIAGNOSTIK PADA SISWA SMP | Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan.... journal3.um.ac.id/index.php/fip/article/view/5564PENGGUNAAN ASESMEN DIAGNOSTIK PADA SISWA SMP Jurnal Pembelajaran Bimbingan dan Pengelolaan Pendidikan journal3 um ac index php fip article view 5564
Read online
File size493.99 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test