UMKUMK

Prosiding Ilmu Pendidikan dan KeguruanProsiding Ilmu Pendidikan dan Keguruan

Penelitian ini dilakukan untuk menemukan gaya kepemimpinan guru kelas V di SDN 060877 Medan Perjuangan dan pengaruhnya terhadap siswa. Pendekatan yang digunakan merupakan metode deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan dari sepuluh guru kelas melalui wawancara semi‑terstruktur, diskusi kelompok terfokus, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru menerapkan gaya kepemimpinan otoriter yang meningkatkan keinginan dan minat belajar siswa. Motivasi siswa terbukti menurun dan pada gaya laissez‑faire sebagian siswa mengalami kebingungan karena kurangnya panduan yang tepat. Temuan ini sejalan dengan teori kepemimpinan pendidikan yang menekankan pentingnya partisipasi aktif siswa untuk mencapai hasil yang lebih baik. Penelitian ini menyarankan agar pendidik lebih banyak mengimplementasikan gaya kepemimpinan partisipatif serta mengikuti pelatihan pengembangan kepemimpinan, sehingga tercipta suasana kelas yang lebih partisipatif dan efektif serta meningkatkan disposisi dan prestasi siswa.

Penelitian ini menemukan bahwa mayoritas guru di SDN 060877 Medan Perjuangan menerapkan gaya kepemimpinan demokratis, yang efektif meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam proses belajar.sedangkan gaya otoriter cenderung menyebabkan demotivasi dan ketidakpuasan, dan gaya laissez‑faire menghasilkan hasil yang bervariasi dengan sebagian siswa merasa kebingungan tanpa bimbingan yang memadai.Temuan tersebut konsisten dengan teori kepemimpinan pendidikan yang menekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran.Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan agar pendidik mengadopsi gaya kepemimpinan demokratis serta menyediakan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan guna menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan produktif serta mendukung pengembangan karakter dan prestasi akademik siswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak program pelatihan kepemimpinan guru berbasis partisipatif terhadap motivasi dan prestasi akademik siswa secara longitudinal di beberapa sekolah dasar. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas gaya kepemimpinan demokratis, otoriter, dan laissez‑faire dalam meningkatkan keterlibatan siswa pada konteks budaya dan geografis yang berbeda. Penelitian ini sebaiknya menggunakan metode campuran yang menggabungkan pengukuran kuantitatif hasil belajar dengan wawancara mendalam untuk memahami persepsi siswa terhadap gaya kepemimpinan yang diterapkan. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki faktor moderasi seperti ukuran kelas, tingkat kompetensi digital guru, dan dukungan administratif dalam hubungan antara gaya kepemimpinan dan outcome pembelajaran. Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan antara lain: bagaimana perubahan sikap guru setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan memengaruhi tingkat partisipasi aktif siswa dalam kegiatan kelas? Apakah terdapat perbedaan signifikan dalam pencapaian akademik antara siswa yang belajar di kelas dengan gaya kepemimpinan demokratis versus laissez‑faire ketika variabel kontrol seperti latar belakang sosial‑ekonomi dipertimbangkan? Bagaimana persepsi siswa mengenai keadilan dan dukungan guru memediasi efek gaya kepemimpinan terhadap motivasi intrinsik mereka? Dengan mengintegrasikan temuan-temuan tersebut, diharapkan dapat dikembangkan kerangka kerja praktis yang membantu sekolah merancang kebijakan kepemimpinan guru yang responsif terhadap kebutuhan belajar siswa.

Read online
File size158.45 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test