JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO

Jurnal Pendidikan dan KewirausahaanJurnal Pendidikan dan Kewirausahaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan dasar yang memiliki peran penting dalam membentuk fondasi kepribadian, karakter, dan keterampilan hidup peserta didik. Salah satu aspek karakter penting yang harus dikembangkan sejak dini adalah kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode kualitatif dipilih karena tujuannya adalah untuk mengkaji secara komprehensif dan mendalam mengenai penerapan filosofi pendidikan dalam konteks nyata di lapangan. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek yang diteliti secara akurat. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat memahami makna, proses, dan pengalaman subjek yang terlibat dalam implementasi Montessori. Lokasi penelitian adalah SDIT Cendekia Purwakarta. Subjek penelitian difokuskan pada siswa yang berada di Fase A, B, dan C (setara kelas 1 sampai 6). Selain siswa, subjek kunci yang menjadi informan adalah kepala sekolah, guru, dan perwakilan orang tua. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan filsafat Montessori di SDIT Cendekia Purwakarta berjalan secara parsial namun konsisten serta memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pengembangan kemandirian anak pada fase A, B, dan C. Meskipun implementasinya tidak sepenuhnya mengikuti standar Montessori murni, adaptasi yang dilakukan memberikan hasil yang relevan, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan siswa. Fusion antara nilai Montessori dengan nilai-nilai Islam terbukti saling mendukung dan tidak saling bertentangan.

Penerapan filsafat Montessori di SDIT Cendekia Purwakarta berjalan secara parsial namun konsisten serta memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pengembangan kemandirian anak pada fase A, B, dan C.Adaptasi yang dilakukan memberikan hasil relevan, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan siswa.Integrasi nilai Montessori dengan nilai-nilai Islam saling mendukung tanpa kontradiksi.

Berbasis pada temuan penelitian, saran penelitian lanjutan meliputi (1) meneliti dampak jangka panjang penerapan Montessori terhadap kompetensi akademik dan karakter siswa hingga jenjang SMA, dengan menanyakan bagaimana kemandirian yang dikembangkan di SD mempengaruhi pencapaian akademik dan keterampilan kepemimpinan di tingkat yang lebih tinggi; (2) membandingkan efektivitas pelatihan Montessori yang berbeda bagi guru, yaitu pelatihan intensif berdurasi tiga bulan versus pelatihan modular online yang dapat diakses secara fleksibel, untuk mengetahui metode pelatihan mana yang paling meningkatkan keahlian guru dalam menciptakan lingkungan belajar Montessori yang optimal; (3) menilai persepsi orang tua tentang perbedaan kurikulum Montessori versus kurikulum nasional di dalam pendekatan keluarga, dengan mengkaji apakah adanya dukungan konsekuen di rumah memperkuat atau menghambat proses kemandirian yang dibangun di sekolah. Semua pertanyaan penelitian di atas dirancang agar dapat memberikan wawasan praktis bagi pengembang kebijakan pendidikan serta praktisi sekolah yang ingin memaksimalkan potensi pendidikan Montessori dalam konteks sekolah Islam terpadu.

Read online
File size337.65 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test