TSBTSB

JURNAL PENDIDIKAN BAHASAJURNAL PENDIDIKAN BAHASA

Bahasa Inggris secara luas digunakan sebagai bahasa utama komunikasi ilmiah, sehingga kemampuan membaca dan merangkum artikel ilmiah berbahasa Inggris menjadi penting bagi mahasiswa kimia. Namun, banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi gagasan utama, melakukan parafrase informasi, dan memahami kosakata ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kemampuan mahasiswa kimia dalam merangkum artikel ilmiah berbahasa Inggris, termasuk strategi yang digunakan, peran penguasaan kosakata, serta tantangan yang dihadapi. Desain penelitian eksplanatori berurutan dengan metode campuran (mixed‑methods) diterapkan. Data kuantitatif dikumpulkan melalui tes kosakata dan tes merangkum, sedangkan data kualitatif diperoleh dari observasi kelas dan wawancara. Partisipan meliputi mahasiswa kimia sarjana dengan beragam tingkat kemahiran Bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan penggunaan kosakata dan penulisan rangkuman setelah mengikuti instruksi berbasis multimedia untuk English for Science. Selain itu, scaffolding bilingual membantu mahasiswa lebih memahami teks ilmiah dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Secara keseluruhan, studi ini menyarankan bahwa instruksi English for Science yang berorientasi konteks dapat mendukung kemampuan membaca akademik dan merangkum mahasiswa.

Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kimia menggunakan berbagai strategi merangkum artikel ilmiah berbahasa Inggris, dengan strategi utama berupa identifikasi gagasan utama dan paraphrase parsial, sedangkan penyalinan kalimat masih umum akibat kurangnya penguasaan kosakata ilmiah.Selain itu, penguasaan kosakata ilmiah terbukti menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas rangkuman, karena mahasiswa dengan kontrol kosakata yang kuat dapat melakukan paraphrase dan sintesis ide secara akurat.Oleh karena itu, keterampilan merangkum dalam konteks English for Science memerlukan instruksi eksplisit dan sistematis meliputi latihan strategi merangkum, pengembangan kosakata ilmiah yang terfokus, serta pembelajaran terarah dengan teks kimia otentik untuk meningkatkan literasi akademik mahasiswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh pelatihan kosakata ilmiah berbasis game digital terhadap peningkatan kemampuan merangkum mahasiswa kimia, sehingga dapat menentukan apakah pendekatan gamifikasi memberikan motivasi dan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan metode tradisional. Selanjutnya, studi komparatif antara penggunaan scaffolding bilingual secara individu dan kolaboratif dalam kelompok belajar dapat mengidentifikasi bagaimana interaksi peer‑review memengaruhi akurasi dan orisinalitas rangkuman, serta apakah kerja sama antar mahasiswa mempercepat penguasaan strategi merangkum. Terakhir, penelitian lintas disiplin yang membandingkan strategi merangkum pada mahasiswa kimia, biologi, dan fisika dapat mengungkap perbedaan kebutuhan kosakata dan struktur teks antar bidang, sehingga memungkinkan perancangan kurikulum English for Science yang lebih terpersonalisasi dan efektif untuk masing‑masing disiplin.

  1. Thematic Analysis - Lorelli S. Nowell, Jill M. Norris, Deborah E. White, Nancy J. Moules, 2017. thematic... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1609406917733847Thematic Analysis Lorelli S Nowell Jill M Norris Deborah E White Nancy J Moules 2017 thematic journals sagepub doi 10 1177 1609406917733847
  2. A Survey on Chemistry Students’ Ability to Summarize Articles in English | JURNAL PENDIDIKAN BAHASA.... doi.org/10.37630/jpb.v15i4.3927A Survey on Chemistry StudentsAo Ability to Summarize Articles in English JURNAL PENDIDIKAN BAHASA doi 10 37630 jpb v15i4 3927
Read online
File size217.88 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test