STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirAl Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirKhamr, sebagai zat yang memabukkan, secara eksplisit dilarang dalam hukum Islam karena efek merugikan bagi kesejahteraan individu dan masyarakat. Di Indonesia, meningkatnya kasus penyalahgunaan khamr telah menyebabkan berbagai masalah sosial dan kesehatan. Abid al-Jabiri, seorang intelektual Muslim kontemporer, merevisi larangan khamr melalui tafsir nuzuli-nya, menawarkan pemahaman kontekstual dan kronologis dari ayat-ayat Al-Quran yang relevan. Studi ini menganalisis tafsir al-Jabiri dengan menerapkan pendekatan kronologis terhadap ayat-ayat tentang larangan khamr (QS. Al-Baqarah 2:219, Al-Nisa 4:43, dan Al-Maidah 5:90-91), menghubungkan tahapan wahyu dengan sirah nabawiyyah. Menggunakan metode deskriptif-analisis berbasis perpustakaan dan pendekatan ijmali, penelitian ini melacak perkembangan berurutan larangan tersebut untuk mengungkap kerangka yuridis al-Jabiri yang mengintegrasikan konteks sejarah dengan bimbingan normatif. Melalui teori kebenaran pragmatis, studi ini menyoroti keunikan metode nuzuli al-Jabiri, yang bertolak belakang dengan interpretasi tradisional yang statis dengan menempatkan ayat-ayat dalam konteks. Reinterpretasi ini menawarkan model yang rasional, adaptif, dan responsif secara sosial untuk menerapkan prinsip-prinsip hukum Islam terhadap masalah kontemporer, terutama mengenai pengaturan dan pemahaman zat-zat yang memabukkan dalam masyarakat Muslim modern.
Interpretasi nuzuli al-Jabiri tentang larangan khamr mewakili pergeseran epistemologis dalam memahami wacana hukum Al-Quran.Dengan mengintegrasikan kronologi wahyu dengan biografi Nabi, pendekatan al-Jabiri melampaui literalisme tekstual untuk menekankan interaksi dinamis antara legislasi ilahi dan konteks sosial yang berkembang.Daripada hanya mengandalkan formula yuridis tradisional, al-Jabiri menggabungkan asbab al-nuzul, petunjuk linguistik, hadis, dan ijtihad-nya sendiri, menggunakan metode ijmali untuk menyajikan tafsir yang ringkas dan mudah diakses yang berakar pada kesadaran historis.Studi ini menunjukkan bahwa interpretasi al-Jabiri sejalan dengan teori kebenaran pragmatis, yang menekankan relevansi fungsional makna kitab suci dalam menyelesaikan masalah sosial kontemporer.Rekonstruksi larangan khamr dalam empat tahap mengungkapkan evolusi moral dan hukum yang bertujuan, yang berfungsi sebagai model untuk menafsirkan kembali perintah Al-Quran lainnya di bawah realitas yang berubah.
Saran penelitian lanjutan yang diusulkan berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini adalah: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif yang menyeluruh antara metode tafsir nuzuli Abid al-Jabiri dengan metode tafsir tradisional dan kontemporer lainnya, untuk lebih memahami keunikan dan kontribusinya terhadap pemahaman hukum Islam. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi penerapan metode al-Jabiri dalam konteks-konteks hukum Islam yang kontroversial, seperti keadilan gender, etika keuangan, atau hukum pidana, sehingga memperkaya diskusi maqaṣid al-shariah dalam tafsir kontemporer. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji dan mengembangkan lebih lanjut teori kebenaran pragmatis al-Jabiri, terutama dalam hubungannya dengan interpretasi hukum Islam yang relevan dengan tantangan sosial dan etis modern.
- PEMIKIRAN POLITIK ISLAM MUHAMMAD ‘ABID AL-JABIRI: Telaah terhadap Buku al-‘Aql al-Siyâsi... jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id/index.php/jurnalmiqot/article/view/42PEMIKIRAN POLITIK ISLAM MUHAMMAD AoABID AL JABIRI Telaah terhadap Buku al AoAql al Siyysi jurnalmiqotojs uinsu ac index php jurnalmiqot article view 42
- Understanding of Islamic Studies Through Textual and Contextual Approaches | Farabi. islamic studies... Doi.Org/10.30603/Jf.V17i1.1281Understanding of Islamic Studies Through Textual and Contextual Approaches Farabi islamic studies Doi Org 10 30603 Jf V17i1 1281
- المنهج التفسيري لكليات الأساليب: دراسة تحليلية في جهود... doi.org/10.33367/al-karim.v2i1.5199EIIN EAOO EEEO EEO EOEO AO NO doi 10 33367 al karim v2i1 5199
| File size | 549.47 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO JRA merepresentasikan praktik penghidupan Quran dalam masyarakat, sedangkan Tafsir al-Munir menjadi landasan teologis dalam penafsiran dan pemahaman Al-Quran.JRA merepresentasikan praktik penghidupan Quran dalam masyarakat, sedangkan Tafsir al-Munir menjadi landasan teologis dalam penafsiran dan pemahaman Al-Quran.
STAITARUNASTAITARUNA Pendekatan ini digunakan untuk menelusuri bagaimana teori bahasa modern, khususnya yang digagas Ferdinand de Saussure, memengaruhi formulasi teori kontekstualPendekatan ini digunakan untuk menelusuri bagaimana teori bahasa modern, khususnya yang digagas Ferdinand de Saussure, memengaruhi formulasi teori kontekstual
MCMC Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi dua makna identitas dan hukuman dalam analisis perbandingan tunggal, yang memperkuat pendekatan ilmiahKeunikan penelitian ini terletak pada integrasi dua makna identitas dan hukuman dalam analisis perbandingan tunggal, yang memperkuat pendekatan ilmiah
STDIISSTDIIS The findings reveal that for al-Sady, Islamic education is nurturing humans to become closer to Allah and fulfill their servanthood perfectly. The mainThe findings reveal that for al-Sady, Islamic education is nurturing humans to become closer to Allah and fulfill their servanthood perfectly. The main
ALSHOBARALSHOBAR Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang mendasar antara parenting Barat dan Timur, yakni; parenting Barat berprinsip pada individualismeKesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang mendasar antara parenting Barat dan Timur, yakni; parenting Barat berprinsip pada individualisme
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Esai ini menjelaskan interpretasi Nusantara, khususnya Tafsir Al-Munir yang ditulis oleh AGH Daud Ismail, seorang cendekiawan Bugis terkemuka dari SulawesiEsai ini menjelaskan interpretasi Nusantara, khususnya Tafsir Al-Munir yang ditulis oleh AGH Daud Ismail, seorang cendekiawan Bugis terkemuka dari Sulawesi
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menelaah makna istifham dalam al-Quran, dengan menyoroti perangkat linguistik yang digunakan dalam membangunPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menelaah makna istifham dalam al-Quran, dengan menyoroti perangkat linguistik yang digunakan dalam membangun
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Penelitian ini merupakan jenis kualitatif dengan memanfaatkan data-data kepustakaan yang dikumpulkan melalui metode maudhui, dengan fokus pada ayat-ayatPenelitian ini merupakan jenis kualitatif dengan memanfaatkan data-data kepustakaan yang dikumpulkan melalui metode maudhui, dengan fokus pada ayat-ayat
Useful /
UPIUPI Dengan memperkuat kesadaran metakognitif, mahasiswa dapat mengembangkan otonomi yang lebih besar, menjadi lebih strategis dalam pendekatan belajar, sertaDengan memperkuat kesadaran metakognitif, mahasiswa dapat mengembangkan otonomi yang lebih besar, menjadi lebih strategis dalam pendekatan belajar, serta
UPIUPI Untuk meringkas apa yang telah dijelaskan, kedua partikel tersebut dalam percakapan paling sering digunakan di tengah ucapan diikuti oleh kata kerja berpikir,Untuk meringkas apa yang telah dijelaskan, kedua partikel tersebut dalam percakapan paling sering digunakan di tengah ucapan diikuti oleh kata kerja berpikir,
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio nilai produksi/produksi (NP/P) dan analisis Indeks Relatif Nilai Produksi hasil perikanan tangkap. SedangkanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio nilai produksi/produksi (NP/P) dan analisis Indeks Relatif Nilai Produksi hasil perikanan tangkap. Sedangkan
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Ampas tahu yang memiliki protein kasar sebesar 21,66% sehingga dapat memenuhi nutrisi kebutuhan ikan, namun ampas tahu juga memiliki serat kasar sebesarAmpas tahu yang memiliki protein kasar sebesar 21,66% sehingga dapat memenuhi nutrisi kebutuhan ikan, namun ampas tahu juga memiliki serat kasar sebesar