ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH

Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)

Studi ini mengulas konsep al-dakhil wa al-ashil dalam penafsiran Al-Quran, fokus pada infiltrasi Syiah. Metode studi kepustakaan digunakan untuk mendalami konsep tersebut. Hasil penelitian menunjukkan konsep al-dakhil sebagai upaya menangani penafsiran Al-Quran yang tidak sahih, terutama terkait pengaruh sumber-sumber eksternal. Konsep ini juga rentan terhadap klaim ideologis dan pengulangan tanpa inovasi. Kritik terhadap konsep ini menyoroti ketidakmampuannya mengakomodasi keberagaman. Meskipun demikian, konsep ini penting dalam memahami sejarah dan tantangan dalam penafsiran Al-Quran. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami konsep ini secara komprehensif.

Konsep al-dakhil dan al-ashil merupakan pembahasan penting dalam studi tafsir Al-Quran yang pertama kali diperkenalkan oleh Ibrahim Abdurrahman Khalifah.Konsep ini mengungkap tantangan dan kesulitan dalam penafsiran Al-Quran, termasuk penyelewengan terhadap teks suci karena pengaruh dari sumber-sumber eksternal yang tidak sahih.Al-dakhil merujuk pada penafsiran yang berasal dari sumber yang tidak sahih atau tidak memenuhi syarat, sedangkan al-ashil merujuk pada penafsiran yang didasarkan pada ajaran agama yang sahih.Kritik terhadap konsep ini mencakup kekhawatiran akan ketidakmampuannya untuk mengakomodasi keberagaman serta rentannya terhadap klaim ideologis dan pengulangan tanpa inovasi.Pembahasan konsep ini memberikan gambaran tentang sejarah serta tantangan dalam studi tafsir Al-Quran, dan memainkan peran penting dalam memahami proses penafsiran Al-Quran.

Untuk memahami konsep al-dakhil dan al-ashil secara lebih komprehensif, diperlukan penelitian lanjutan yang menyelidiki pengaruh ideologis dan konteks historis dalam penafsiran Al-Quran. Selain itu, perlu dilakukan analisis kritis terhadap klaim ideologis yang terkait dengan konsep ini, serta mengeksplorasi cara-cara alternatif untuk mengakomodasi keberagaman dalam penafsiran Al-Quran. Penelitian lebih lanjut juga dapat berfokus pada perkembangan konsep al-dakhil dan al-ashil dalam konteks kontemporer, serta implikasinya terhadap praktik penafsiran Al-Quran saat ini.

  1. TINJAUAN KRITIS TERHADAP KONSEP AL-ASHIL DAN AL-DAKHIL | Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA).... doi.org/10.36769/jiqta.v3i2.483TINJAUAN KRITIS TERHADAP KONSEP AL ASHIL DAN AL DAKHIL Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir JIQTA doi 10 36769 jiqta v3i2 483
Read online
File size207.08 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test