AFEBIAFEBI

AFEBI Management and Business ReviewAFEBI Management and Business Review

Kawasan pertanian, meskipun merupakan pilar utama ekonomi Kabupaten Bogor, memberikan kontribusi yang relatif lebih kecil dibandingkan sektor lain, terutama karena keterbatasan kemampuan kewirausahaan dan ekosistem kewirausahaan yang belum berkembang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi prioritas strategis untuk meningkatkan produktivitas kewirausahaan pertanian melalui penguatan ekosistem. Dengan menggunakan Importance-Performance Map Analysis (IPMA) pada data yang dikumpulkan dari 110 wirausahawan pertanian, hasil menunjukkan bahwa elemen jaringan menunjukkan kinerja yang kuat, namun beberapa area kritis memerlukan intervensi strategis. Secara khusus, mempromosikan budaya kewirausahaan yang berorientasi riset, memperluas akses pasar, memberdayakan institusi perantara, dan memperkuat kepemimpinan ekosistem merupakan hal yang esensial. Penguatan elemen‑elemen tersebut diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan kewirausahaan yang lebih dinamis dan berkelanjutan, sehingga mempercepat transformasi sektor pertanian dalam ekonomi berbasis jasa.

Penelitian ini menyarankan bahwa peningkatan produktivitas kewirausahaan pertanian di Kabupaten Bogor dapat dicapai dengan memperkuat elemen utama ekosistem kewirausahaan, khususnya kepemimpinan, budaya, perantara, dan permintaan, yang bersama‑sama menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan mendorong perbaikan produktivitas.Strategi prioritas meliputi promosi inovasi, peningkatan kapabilitas bisnis, serta dorongan internasionalisasi usaha pertanian, namun keterbatasan data lintas‑saat mengharuskan penelitian longitudinal untuk menangkap dinamika ekosistem.Penelitian selanjutnya perlu membandingkan alat analisis strategis selain IPMA serta memperluas studi ke sektor dan wilayah lain guna memahami variasi struktural ekosistem kewirausahaan.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal panel untuk memetakan perubahan dinamis elemen ekosistem kewirausahaan dan dampaknya terhadap produktivitas wirausahawan pertanian di Kabupaten Bogor, sehingga dapat menangkap tren jangka panjang dan mengidentifikasi faktor-faktor yang paling mempengaruhi perkembangan. Selanjutnya, diperlukan perbandingan efektivitas berbagai metode analisis strategis seperti IPMA, SWOT, dan AHP dalam menentukan prioritas intervensi pada kewirausahaan pertanian di beberapa provinsi Indonesia, untuk menemukan pendekatan yang paling sesuai dengan konteks lokal. Terakhir, peneliti dapat mengeksplorasi peran platform digital dalam memperluas akses pasar dan fungsi perantara bagi wirausahawan pertanian, dengan menilai bagaimana teknologi informasi meningkatkan produktivitas, inklusivitas, dan keberlanjutan usaha pertanian di era digital.

  1. Analysis of entrepreneurial ecosystem factors on productive entrepreneurship of digital start-ups in... bussecon.com/ojs/index.php/ijbes/article/view/439Analysis of entrepreneurial ecosystem factors on productive entrepreneurship of digital start ups in bussecon ojs index php ijbes article view 439
  2. Analisis Komponen Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bogor Periode 2016-2019 | Hakim | BINA: JURNAL PEMBANGUNAN... binajurnal.bogorkab.go.id/index.php/bina/article/view/8Analisis Komponen Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bogor Periode 2016 2019 Hakim BINA JURNAL PEMBANGUNAN binajurnal bogorkab go index php bina article view 8
  3. Entrepreneurial ecosystems and public policy in action: a critique of the latest industrial policy blockbuster... academic.oup.com/cjres/article/12/3/347/5557704Entrepreneurial ecosystems and public policy in action a critique of the latest industrial policy blockbuster academic oup cjres article 12 3 347 5557704
Read online
File size308.46 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test