UNSURUNSUR

JE (Journal of Empowerment)JE (Journal of Empowerment)

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memanfaatkan peluang yang ada dalam menciptakan usaha melalui metode yang memotivasi dan mudah dipahami terkait kewirausahaan pertanian. Kegiatan dilakukan bekerja sama dengan pemilik Kafe Kope sebagai fasilitator untuk menambah pengetahuan peserta mengenai kopi, mulai dari bahan baku dan bahan pendukung hingga cara pembuatannya, sehingga peserta diharapkan mampu membuat kopi dengan cita rasa khas yang dapat dikonsumsi sendiri maupun dijual dalam bentuk usaha. Kegiatan ini dilaksanakan di Kafe Kope, Bekasi Selatan, diikuti oleh 11 peserta dari Karang Taruna RW 13 Jakasetia, mahasiswa, dan tim dosen Fakultas Pertanian Universitas Borobudur, dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan motivasi peserta dalam berwirausaha pertanian dengan memanfaatkan tren konsumsi kopi serta mendorong peserta untuk kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan peluang yang tersedia. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali peserta untuk menciptakan usaha pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan PkM melalui pelatihan minuman olahan kopi dan penyuluhan kewirausahaan telah berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan minat peserta dalam berwirausaha di bidang pertanian.Kolaborasi dengan UMKM Kafe Kope memberikan pemahaman langsung tentang aspek teknis pengolahan kopi serta strategi pemasaran dan rantai pasok.Meskipun terjadi peningkatan motivasi, masih diperlukan pendampingan intensif untuk mengatasi hambatan psikologis seperti kurangnya kepercayaan diri agar peserta berani memulai usaha secara mandiri.

Pertama, perlu penelitian lanjutan yang menguji efektivitas pendampingan berkelanjutan secara intensif terhadap peserta pelatihan, khususnya dalam aspek pengurusan perizinan usaha, branding produk, dan akses permodalan, untuk melihat sejauh mana pendampingan ini mampu mengubah minat menjadi aksi wirausaha nyata. Kedua, perlu dikaji bagaimana pelatihan tematik tambahan seperti pemasaran digital, manajemen keuangan UMKM, dan pengemasan produk berdampak terhadap keberlanjutan usaha pemuda dalam pengolahan kopi, agar model pemberdayaan yang dikembangkan lebih komprehensif dan sesuai kebutuhan pasar modern. Ketiga, penting untuk meneliti faktor-faktor psikologis seperti self-efficacy dan ketahanan mental peserta sebelum dan setelah pelatihan serta pendampingan, guna memahami hambatan batin yang menghalangi mereka mengambil langkah awal berwirausaha, sehingga intervensi pemberdayaan bisa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Ketiga penelitian ini akan melengkapi temuan dari kegiatan PkM sebelumnya yang menyoroti pentingnya kepercayaan diri dan dukungan lanjutan, serta mengembangkan model pemberdayaan berbasis komunitas yang tidak hanya edukatif tetapi juga transformatif secara praktis dan mental.

  1. NILAI-NILAI WIRAUSAHA KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN PRODUK WIRAUSAHA PERTANIAN LOKAL DI DESA BALESARI... ejournal.uksw.edu/kritis/article/view/4804NILAI NILAI WIRAUSAHA KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN PRODUK WIRAUSAHA PERTANIAN LOKAL DI DESA BALESARI ejournal uksw edu kritis article view 4804
  2. at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. mendidik jiwa wirausaha pengembangan tanaman kopi tamkin... doi.org/10.33379/attamkin.v4i1.603at tamkin Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat mendidik jiwa wirausaha pengembangan tanaman kopi tamkin doi 10 33379 attamkin v4i1 603
Read online
File size378.46 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test