UNSURUNSUR

JE (Journal of Empowerment)JE (Journal of Empowerment)

Pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan media Virtual Reality (VR) dalam pengajaran numerasi dan literasi bahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini menjadi wadah nyata dalam peningkatan literasi, numerasi, dan digitalisasi pembelajaran pasca pandemi Covid‑19, selaras dengan program kerja KKN Desa Cerdas Karangnunggal Cibeber. Metode yang digunakan adalah pendampingan dengan tiga tahap: persiapan pendampingan, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi pendampingan. Mitra kegiatan adalah SDN Pasir Maris, Kecamatan Cibeber, khususnya siswa kelas 3 dan 4. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi praktik mengajar menggunakan media VR. Temuan akhir menunjukkan bahwa teknologi VR dapat diimplementasikan dalam bentuk game edukatif pada platform Android menggunakan Unity 3D, dan efektif sebagai strategi peningkatan kualitas pembelajaran yang mendorong siswa lebih aktif dan komunikatif.

Temuan akhir penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) dapat diimplementasikan dalam bentuk game edukatif pada platform Android menggunakan Unity 3D, dan berfungsi sebagai strategi peningkatan kualitas pembelajaran yang membuat siswa lebih aktif dan komunikatif.Penerapan VR pada pembelajaran literasi dan numerasi di SDN Pasir Maris menghasilkan peningkatan rata‑rata nilai tes literasi dan numerasi, serta menumbuhkan kebiasaan membaca melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS).Meskipun telah tercapai manfaat signifikan, penelitian masih menemukan kebutuhan akan pendampingan lanjutan dengan durasi waktu yang lebih lama untuk memaksimalkan keterampilan literasi dan numerasi siswa.

1. Menyelidiki pengaruh penggunaan VR khususnya dalam pembelajaran matematika dasar pada siswa sekolah dasar melalui desain eksperimental yang memperhatikan variabel waktu penggunaan dan frekuensi latihan, sehingga dapat diketahui optimalnya durasi dan intensitas interaksi VR dalam memengaruhi pemahaman konsep numerik.. 2. Mengembangkan dan menguji modul pembelajaran VR interaktif yang terintegrasi dengan kurikulum Bahasa Inggris untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan mendengarkan anak usia 7‑10 tahun, serta menilai dampaknya terhadap motivasi belajar dan penggunaan bahasa sehari‑hari.. 3. Membandingkan efektivitas antara pendekatan satu‑satu mentoring VR dengan model pembelajaran kelompok berbasis VR di lingkungan sekolah dasar, guna mengevaluasi peran interaksi sosial dalam memperkuat pemahaman literasi dan numerasi serta memperluas penerapan teknologi di kalangan guru dan siswa.

Read online
File size209.47 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test