SEMINAR IDSEMINAR ID

TIN: Terapan Informatika NusantaraTIN: Terapan Informatika Nusantara

Mengingat jumlah dan kontribusinya yang besar terhadap PDB negara, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, keberlanjutan perusahaan menghadirkan tantangan bagi para pelaku usaha, terutama terkait penerapan pengendalian internal, otomatisasi pencatatan, kepatuhan regulasi. Studi ini berpendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data primer sebagai sumber data. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk memilih responden UMKM. Proses analisis data menggunakan SPSS versi 26. Analisis data dilakukan melalui tahapan statistik deskriptif, uji kualitas data validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan analisis regresi moderasi (MRA) dengan bantuan SPSS versi 26. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, dan sebanyak 89 kuesioner yang kembali dinyatakan layak serta mewakili seluruh responden penelitian. Dari hasil analisis, secara simultan otomatisasi pencatatan, kepatuhan regulasi terbukti berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM, pengendalian internal tidak terbukti memoderasi hubungan kedua variabel, secara parsial otomatisasi pencatatan terbukti memengaruhi keberlanjutan UMKM ditunjukkan dengan nilai sebesar 0,016 < 0,05, serta kepatuhan regulasi terbukti berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM ditunjukkan dengan nilai 0,02 < 0,05, sedangkan pengendalian internal tidak memoderasi hubungan otomatisasi pencatatan dengan nilai 0,721>0,05, kepatuhan regulasi 0,731 > 0,05.

Penelitian ini menunjukkan bahwa keberlanjutan UMKM di Kota Pontianak sangat dipengaruhi oleh otomatisasi pencatatan dan tingkat kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.Kedua faktor tersebut terbukti memiliki pengaruh signifikan dan berperan penting dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan usaha.Sementara itu, pengendalian internal tidak berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara otomatisasi pencatatan maupun kepatuhan regulasi terhadap keberlanjutan usaha.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel ke UMKM di berbagai daerah dengan karakteristik yang berbeda untuk menguji generalisasi temuan. Kedua, studi dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi keberlanjutan UMKM, seperti inovasi, akses terhadap pembiayaan, dan kualitas sumber daya manusia. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan penerapan otomatisasi pencatatan dan kepatuhan regulasi pada UMKM, serta mengukur dampaknya terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi para pelaku UMKM dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi yang efektif untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan sektor UMKM di Indonesia. Dengan demikian, UMKM dapat terus berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian nasional dan penciptaan lapangan kerja.

  1. Analisis Penerapan Akuntansi Pada UMKM di Kota Pontianak | JRAK (Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis).... jurnal.plb.ac.id/index.php/JRAK/article/view/517Analisis Penerapan Akuntansi Pada UMKM di Kota Pontianak JRAK Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis jurnal plb ac index php JRAK article view 517
  2. Exploring the Relationship Between Regulatory Compliance, Internal Control, Managerial Competence, and... doi.org/10.61194/ijat.v1i3.123Exploring the Relationship Between Regulatory Compliance Internal Control Managerial Competence and doi 10 61194 ijat v1i3 123
  3. OTOMATISASI PENCATATAN AKUNTANSI PADA UMKM | Achadiyah | Jurnal Akuntansi Multiparadigma. otomatisasi... doi.org/10.18202/jamal.2019.04.10011OTOMATISASI PENCATATAN AKUNTANSI PADA UMKM Achadiyah Jurnal Akuntansi Multiparadigma otomatisasi doi 10 18202 jamal 2019 04 10011
Read online
File size842.69 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test