AN NADWAHAN NADWAH

Al-Amal : Jurnal Manajemen Bisnis SyariahAl-Amal : Jurnal Manajemen Bisnis Syariah

Pengelolaan keuangan pribadi berbasis prinsip syariah menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa yang sedang memasuki masa transisi menuju kemandirian finansial. Meskipun memiliki pengetahuan dasar mengenai bisnis syariah, sebagian mahasiswa belum menerapkan nilai keadilan, transparansi, dan penghindaran praktik yang tidak sesuai dengan syariah secara optimal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk inovasi yang relevan dalam pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah IAI An-Nadwah Kuala Tungkal Angkatan 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam kepada mahasiswa aktif untuk memperoleh data mengenai pemahaman, strategi pengaturan keuangan, penggunaan aplikasi digital, serta kebutuhan inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memahami prinsip dasar keuangan syariah, meski sebagian masih belum mampu menerapkannya secara konsisten. Strategi pengelolaan keuangan dilakukan dengan beberapa cara, seperti pencatatan pengeluaran, pemisahan dana, dan perencanaan sederhana, namun belum memiliki standar praktik yang seragam. Penggunaan aplikasi digital sudah diterapkan, tetapi masih terbatas pada transaksi sederhana dan belum dimanfaatkan untuk pencatatan keuangan secara menyeluruh. Selain itu, kampus dinilai belum memberikan literasi keuangan syariah yang memadai. Mahasiswa mengusulkan inovasi berupa edukasi investasi syariah, pelatihan pencatatan keuangan, dan pengembangan fitur aplikasi. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi literasi, inovasi digital, dan dukungan institusi untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan pribadi berbasis syariah.

Penelitian ini mengungkap bahwa mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah di Institut Agama Islam (IAI) An-Nadwah Kuala Tungkal sebagian besar memahami prinsip dasar pengelolaan keuangan syariah, seperti pemisahan dana dan pertimbangan halal-haram, meskipun penerapannya belum merata.Strategi pengaturan uang bulanan mereka beragam namun belum didukung standar sistematis dari kampus, sementara penggunaan aplikasi digital terbatas pada transaksi sederhana.Mayoritas mahasiswa memperhatikan aspek halal-haram dan transparansi, tetapi pemahaman mendalam masih kurang.Minimnya peran kampus menegaskan kesenjangan kurikulum, dengan usulan inovasi mahasiswa seperti edukasi investasi syariah dan fitur pencatatan aplikasi.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kuantitatif dengan skala sampel yang lebih besar untuk menguji secara lebih mendalam pengaruh literasi keuangan syariah, inovasi digital, dan dukungan institusi terhadap praktik pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model inovasi keuangan syariah yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya hidup, preferensi teknologi, dan tingkat pendapatan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran komunitas atau kelompok sebaya dalam memfasilitasi pembelajaran dan penerapan prinsip-prinsip keuangan syariah di kalangan mahasiswa, serta mengidentifikasi strategi untuk membangun ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

  1. Keuangan Syariah Bertransformasi: Literasi dan Inklusi Digital untuk Memerangi Jebakan Pinjaman Online... journal.sebi.ac.id/index.php/jaki/article/view/875Keuangan Syariah Bertransformasi Literasi dan Inklusi Digital untuk Memerangi Jebakan Pinjaman Online journal sebi ac index php jaki article view 875
Read online
File size230.67 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test