STKIPPACITANSTKIPPACITAN

Jurnal Proyeksi Pendidikan InformatikaJurnal Proyeksi Pendidikan Informatika

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui apa saja yang dapat di kerjakan dengan mengunakan Whatsapp, (2) Untuk mengetahui kendala apa saja yang didapat siswa dalam menggunakan Whatsapp sebagai media pembelajaran, (3) Untuk memperoleh solusi yang dapat meminimalisir kedala yang terdapat saat menggunakan Whatsapp sebagai media pembelajaran. Objek penelitian ini adalah sebagaimana Whatsapp digunakan sebagai media pembelajaran.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil analisis data memperoleh kesimpulan bahwa penggunaan Whatsapp saat ini digunakan utuk kebutuhan dalam pengerjaan tugas yang ada di rumah yang sebagaimana guru tidak dapat memberikan pengarahan secara langsung, dalam penggunannya yaitu di gunakan untuk pekerjaan rumah yang berbentuk video dan foto. Dalam pengerjaannya murid sering terkendala akan sinyal yang kurang bagus atau bahkan buruk yang mengharuskan siswa mencari sinyal ataupun menumpang wifi pada tetangga yang mempunyai wifi dengan demikian tugas dapat terkirim dengan tepat waktu.

Whatsapp saat ini di gunakan sebagai sarana untuk memberikan dan mengumpulkan tugas bagi pekerjaan rumah yang berupa video dan foto.Kedala yang didapati adalah keterbatasanya akses sinyal yang memang pada dasarnya SDN 1 Sugihwaras berada pada lingkup pedesaan oleh karena itu siswa yang hendak mengumpulkan tugas menjadi terkendala.Untuk saat ini solusi terbaik adalah dengan menumpang wifi dari tetangga yang sudah mempunyai wifi atau dengan mencarai sinyal yang berada di area tinggi seperti bukit.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana efektivitas penggunaan teknologi jaringan alternatif, seperti jaringan mesh atau hotspot seluler, dalam mengatasi keterbatasan sinyal pada daerah pedesaan untuk pembelajaran berbasis WhatsApp? Selanjutnya, dapat diteliti apakah platform pembelajaran lain, misalnya Google Classroom atau Microsoft Teams, memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan WhatsApp pada kondisi bandwidth rendah, sehingga memberikan rekomendasi platform yang optimal bagi sekolah di wilayah dengan infrastruktur terbatas. Terakhir, penting untuk menyelidiki desain kurikulum adaptif yang mengintegrasikan materi pembelajaran offline dengan dukungan digital, guna meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa ketika akses internet tidak stabil.

Read online
File size227.64 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test