UNISSULAUNISSULA
Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan AgungTujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan mata kuliah Bahasa Inggris Bisnis untuk mahasiswa Administrasi Bisnis di IISIP YAPIS Biak. Responden penelitian ini adalah 25 mahasiswa semester 1 yang sudah mengikuti mata kuliah Bahasa Inggris Umum. Penelitian ini dilakukan dengan metode campuran yaitu ekplanatoris sekuensial. Instrumen yang digunakan adalah angket, wawancara dan dua tes tingkat kecakapan bahasa Inggris dan tes gaya belajar siswa. Analisis data terbagi menjadi dua bagian yaitu Present Situation Analysis (PSA) dan Target Situation Analysis (TSA). PSA terdiri dari analisis informasi pribadi siswa dan tingkat kemahiran bahasa Inggris mereka. Sedangkan TSA terdiri dari analisis kelemahan mereka dalam mempelajari keterampilan bahasa Inggris, keinginan mereka untuk mempelajarinya, alasan mereka mengambil kursus tersebut, dan preferensi mereka dalam mempelajari materi serta menggunakan gaya belajar. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kecakapan bahasa Inggris pembelajar Sebagian besar berada pada tingkat dasa dengan jumlah 11 (44%) dan menengah dengan jumlah 13 (52%), kelemahan pembelajar menunjukkan pada ketrampilan Berbicara (Speaking) dengan perolehan 60 %, keinginan pembelajar terkait ketrampilan Bahasa yang dipelajari adalah Berbicara (speaking), preferensi pembelajar dalam hal materi yaitu sebagian besar menjawab ingin lebih banyak mempelajari tentang surat lamaran kerja dan data pribadi, percakapan bisnis dan wawancara kerja. Alasan kenapa mengambil mata kuliah Bahasa Inggris Bisnis adalah (1) Mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di bidang Administrasi Bisnis; (2) Bahasa Inggris adalah bahasa global yang dapat membantu mereka untuk meningkatkan karir sebagai pebisnis; (3) Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi Administrasi Niaga; dan (4) Membantu mengupdate perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mahasiswa Administrasi Bisnis menunjukkan tingkat kecakapan Bahasa Inggris yang bervariasi (rendah, menengah, tinggi), dengan mayoritas mengalami kesulitan dan ingin meningkatkan keterampilan berbicara.Alasan utama mereka mengikuti mata kuliah Bahasa Inggris Bisnis adalah untuk menunjang karir sebagai pebisnis di era global, melanjutkan studi, serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Materi yang paling dibutuhkan mencakup surat lamaran kerja, data pribadi, percakapan bisnis via telepon, dan wawancara kerja, dengan mengakomodasi beragam gaya belajar (visual, auditori, taktil).
Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi kebutuhan spesifik mahasiswa Administrasi Bisnis terhadap mata kuliah Bahasa Inggris, menyoroti pentingnya keterampilan berbicara serta materi praktis seperti surat lamaran kerja, data pribadi, percakapan bisnis, dan wawancara kerja, di samping keberagaman gaya belajar (visual, auditori, taktil). Berangkat dari temuan ini, saran penelitian lanjutan pertama adalah untuk merancang sebuah model kurikulum atau modul Bahasa Inggris Bisnis yang inovatif, yang secara eksplisit mengintegrasikan kebutuhan keterampilan berbicara yang paling diinginkan dan materi relevan yang telah teridentifikasi, sambil memastikan metode pengajaran yang fleksibel untuk mengakomodasi berbagai preferensi gaya belajar mahasiswa. Pertanyaan penelitian yang muncul adalah: Bagaimana kerangka kurikulum yang adaptif dapat dikembangkan agar efektif memenuhi tuntutan komunikasi bisnis global dan konteks lokal mahasiswa Administrasi Bisnis? Selanjutnya, setelah model kurikulum tersebut dirancang, penelitian kedua dapat berfokus pada evaluasi efektivitas implementasinya. Ini bisa dilakukan melalui studi quasi-eksperimental untuk membandingkan peningkatan kompetensi komunikasi mahasiswa yang mengikuti kurikulum baru dengan kelompok kontrol, sehingga kita dapat mengukur sejauh mana kurikulum yang disesuaikan ini benar-benar mampu meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Selain perspektif mahasiswa, penting juga untuk menggali sudut pandang dari sisi pengajar. Oleh karena itu, penelitian ketiga dapat menginvestigasi bagaimana persepsi dan kebutuhan dosen Bahasa Inggris Bisnis terkait pengembangan profesional, sumber daya pengajaran, dan dukungan institusional yang diperlukan untuk secara optimal menyampaikan materi ESP yang relevan dan terkini, guna menciptakan sinergi antara kebutuhan mahasiswa dan kapasitas pengajar dalam ekosistem pendidikan tinggi.
| File size | 811.89 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Penelitian ini menunjukkan bahwa Museum Sultan Mahmud Badaruddin II berperan sebagai destinasi wisata edukasi penting dan sumber pengetahuan sejarah lokalPenelitian ini menunjukkan bahwa Museum Sultan Mahmud Badaruddin II berperan sebagai destinasi wisata edukasi penting dan sumber pengetahuan sejarah lokal
YAYASANBHZYAYASANBHZ Untuk meningkatkan efektivitasnya, diperlukan penguatan regulasi, kurikulum yang lebih komprehensif, serta peningkatan kualitas pelaksanaan agar bimbinganUntuk meningkatkan efektivitasnya, diperlukan penguatan regulasi, kurikulum yang lebih komprehensif, serta peningkatan kualitas pelaksanaan agar bimbingan
UNUJAUNUJA Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D), dengan mengadopsi model ADDIE. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji t sampelPenelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D), dengan mengadopsi model ADDIE. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji t sampel
UNUJAUNUJA Perkembangan pendidikan berbasis platform digital menuntut guru tidak hanya menguasai teknologi tetapi juga mampu merancang pembelajaran digital yang interaktif,Perkembangan pendidikan berbasis platform digital menuntut guru tidak hanya menguasai teknologi tetapi juga mampu merancang pembelajaran digital yang interaktif,
PENERBITPENERBIT Integrasi ini memperkuat pembentukan karakter anak sesuai dengan teori pendidikan karakter dan ekologi perkembangan anak. Faktor pendukung utama meliputiIntegrasi ini memperkuat pembentukan karakter anak sesuai dengan teori pendidikan karakter dan ekologi perkembangan anak. Faktor pendukung utama meliputi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penggunaan komputer dalam pendidikan dan pembelajaran harus tetap dilaksanakan karena tuntutan penggunaan teknologi saat ini sangat diperlukan. Para guruPenggunaan komputer dalam pendidikan dan pembelajaran harus tetap dilaksanakan karena tuntutan penggunaan teknologi saat ini sangat diperlukan. Para guru
SARI MUTIARASARI MUTIARA Peserta mampu memahami dan mempraktikkan penggunaan aplikasi Kompasiana dalam membuat berita online. Kegiatan ini mendukung pemanfaatan media digital sebagaiPeserta mampu memahami dan mempraktikkan penggunaan aplikasi Kompasiana dalam membuat berita online. Kegiatan ini mendukung pemanfaatan media digital sebagai
PENERBITPENERBIT Responden yang dilibatkan adalah seluruh tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Bangli dengan jumlah 34 responden. Metode yang digunakan adalah metode surveiResponden yang dilibatkan adalah seluruh tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Bangli dengan jumlah 34 responden. Metode yang digunakan adalah metode survei
Useful /
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Pelatihan ini juga mendorong terbentuknya komunitas guru yang kompeten, kolaboratif, dan inovatif dalam mengembangkan pembelajaran fungsi kalimat. Kesimpulannya,Pelatihan ini juga mendorong terbentuknya komunitas guru yang kompeten, kolaboratif, dan inovatif dalam mengembangkan pembelajaran fungsi kalimat. Kesimpulannya,
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Bahasa Indonesia juga memiliki nilai luhur yang berperan membentuk budaya sopan santun dalam interaksi keseharian masyarakat. Penggunaan bahasa IndonesiaBahasa Indonesia juga memiliki nilai luhur yang berperan membentuk budaya sopan santun dalam interaksi keseharian masyarakat. Penggunaan bahasa Indonesia
YAYASANBHZYAYASANBHZ Dengan demikian, tanpa pencatatan identitas anak, anak tersebut dianggap sebagai anak di luar perkawinan. Pada dasarnya anak dari hasil perkawinan siriDengan demikian, tanpa pencatatan identitas anak, anak tersebut dianggap sebagai anak di luar perkawinan. Pada dasarnya anak dari hasil perkawinan siri
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Studi ini mengidentifikasi tren, tantangan, dan peluang dalam pendekatan kolaboratif melalui integrasi Manajemen Rantai Pasokan Hijau (GSCM), Triple BottomStudi ini mengidentifikasi tren, tantangan, dan peluang dalam pendekatan kolaboratif melalui integrasi Manajemen Rantai Pasokan Hijau (GSCM), Triple Bottom