POLBANPOLBAN

Sigma-MuSigma-Mu

Perkembangan globalisasi membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan, khususnya dalam orientasi kebijakan yang cenderung menekankan aspek kognitif dan kompetisi global. Kondisi ini menimbulkan permasalahan berupa ketidakseimbangan antara tuntutan global dan penguatan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, serta kesenjangan antara kebijakan dan implementasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan kebijakan pendidikan dalam perspektif Pendidikan Agama Islam serta merumuskan pendekatan kebijakan berbasis nilai yang lebih relevan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis dokumen dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan masih bersifat teknokratis dan belum sepenuhnya mengintegrasikan dimensi moral, spiritual, dan karakter secara sistemik. Selain itu, pendekatan kebijakan yang belum berbasis nilai menyebabkan lemahnya implementasi dan kurangnya relevansi dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi paradigma kebijakan pendidikan berbasis nilai yang integratif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik secara holistik.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan di era globalisasi masih menghadapi permasalahan terkait ketidakseimbangan antara tuntutan global dan penguatan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam.Kebijakan yang ada cenderung berorientasi pada aspek kognitif dan teknis, belum sepenuhnya mengintegrasikan dimensi moral, spiritual, dan karakter.Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi paradigma kebijakan pendidikan berbasis nilai agar mampu menghasilkan sistem pendidikan yang lebih holistik, adaptif, dan relevan.

Berdasarkan analisis terhadap permasalahan kebijakan pendidikan dan perspektif Pendidikan Agama Islam, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris untuk menguji efektivitas implementasi kebijakan pendidikan berbasis nilai di berbagai lembaga pendidikan, termasuk sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum Pendidikan Agama Islam yang responsif terhadap tantangan globalisasi, dengan menekankan pada integrasi nilai-nilai moral, spiritual, dan karakter dalam seluruh aspek pembelajaran. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan berbasis nilai, seperti kompetensi guru, dukungan masyarakat, dan peran pemerintah, serta merumuskan strategi yang efektif untuk mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin timbul. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam pembentukan generasi muda yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing global.

  1. Education for Sustainable Development in the Postcolonial World | Towa. education sustainable development... taylorfrancis.com/books/9781351812405Education for Sustainable Development in the Postcolonial World Towa education sustainable development taylorfrancis books 9781351812405
  2. MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA DALAM BUKU PENDIDIKAN ISLAM TRADISI DAN MODERNISASI... jipkis.stai-dq.org/index.php/home/article/view/77MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA DALAM BUKU PENDIDIKAN ISLAM TRADISI DAN MODERNISASI jipkis stai dq index php home article view 77
  3. Analisis Kebijakan Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Era Globalisasi di Madrasah | Al-Bustan:... journal.bustanululum.ac.id/index.php/bustan/article/view/47Analisis Kebijakan Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Era Globalisasi di Madrasah Al Bustan journal bustanululum ac index php bustan article view 47
Read online
File size379.51 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test