STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA

JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC JakartaJELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta

Penelitian ini bertujuan menyelidiki kesalahan interbahasa yang dibuat oleh para pelajar dalam paragraf deskriptif bahasa Indonesia mereka. Selain mengidentifikasi kategori kesalahan interbahasa, penelitian ini juga menelusuri sumber-sumber kesalahan yang ditemukan dalam tulisan para pelajar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menerapkan teori taksonomi kesalahan dari Dulay & Burt (1982) dan Brown (2007). Partisipan penelitian terdiri atas mahasiswa internasional yang mempelajari bahasa Indonesia pada kelas Bahasa Indonesia Dasar. Data diambil dari tulisan deskriptif mereka. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kategori kesalahan yang paling umum adalah kesalahan ejaan dan diksi. Sumber kesalahan yang paling sering ditemukan berasal dari interferensi bahasa Inggris karena para pelajar masih mempelajari bahasa Inggris.

Para pelajar membuat kata dan kalimat yang salah dalam komposisi deskriptif mereka, dengan kesalahan gramatikal dan leksikal intralingual muncul pada semua kategori (penambahan, penghilangan, penyusunan kembali, dan misformasi).Permeabilitas berasal dari bahasa target, Bahasa Indonesia, untuk kesalahan intralingual, serta dari bahasa Jepang dan Inggris untuk kesalahan interlingual, dengan sumber utama berupa bahasa asli (Jepang) dan bahasa Inggris.Pelajar internasional yang bukan Jepang juga menunjukkan kesalahan yang dipengaruhi oleh peminjaman kata dari bahasa asli mereka, terutama dalam kosakata makanan, yang menunjukkan bahwa bahasa Inggris dan Jepang memengaruhi tulisan mereka.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana permeabilitas interbahasa muncul pada pembelajar yang berasal dari latar belakang bahasa pertama (L1) selain Jepang dan Inggris, dengan memperluas sampel ke berbagai universitas dan melibatkan penutur bahasa Mandarin, Arab, atau Spanyol, sehingga dapat dibandingkan pola kesalahan antar‑L1. Selanjutnya, dapat dirancang intervensi pengajaran khusus yang fokus pada mengurangi jenis kesalahan yang paling sering muncul, seperti misformation, omission, dan addition, kemudian dievaluasi efektivitasnya melalui pre‑test dan post‑test pada tulisan deskriptif bahasa Indonesia. Penelitian longitudinal juga diperlukan untuk memantau perkembangan kesalahan interlingual dan intralingual selama periode pembelajaran, mulai dari kelas dasar hingga kelas menengah, serta memperluas analisis ke produksi lisan selain tulisan, guna memahami dinamika pergeseran bahasa seiring waktu. Akhirnya, studi komparatif antara metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berbasis statistik dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang faktor‑faktor penyebab permeabilitas bahasa pada pembelajar internasional.

  1. Exploring English Language Teachers’ Challenges and Coping Strategies in Teaching Slow Learners... journals.iium.edu.my/ijes/index.php/iejs/article/view/195Exploring English Language TeachersAo Challenges and Coping Strategies in Teaching Slow Learners journals iium edu my ijes index php iejs article view 195
  2. Grammar Errors in the Writing of Iraqi English Language Learners | Jasim Al-Shujairi | International... doi.org/10.7575/aiac.ijels.v.5n.4p.122Grammar Errors in the Writing of Iraqi English Language Learners Jasim Al Shujairi International doi 10 7575 aiac ijels v 5n 4p 122
  3. International Journal of Language Teaching and Education. analysis grammatical errors writing recount... doi.org/10.22437/ijolte.v2i2.5205International Journal of Language Teaching and Education analysis grammatical errors writing recount doi 10 22437 ijolte v2i2 5205
Read online
File size310.69 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test