DINASTIRESDINASTIRES

Jurnal Komunikasi dan Ilmu SosialJurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial

Penelitian ini membahas perancangan visual branding album solo Gandhi Asta sebagai upaya membangun identitas musisi independen yang mampu bersaing di industri musik digital sekaligus menciptakan kedekatan emosional dengan audiens. Permasalahan penelitian difokuskan pada bagaimana model integrasi touchpoint fisik dan digital dalam visual branding dapat menciptakan brand experience yang mendukung pembentukan brand awareness pada musisi independen. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sistem identitas visual yang konsisten melalui penerapan elemen visual dan media interaktif. Metode yang digunakan mengacu pada tahapan perancangan Alina Wheeler yang meliputi penelitian, perumusan strategi, perancangan identitas, pengembangan media pendukung, dan pengelolaan aset visual. Hasil perancangan mencakup logo, ilustrasi, tipografi, palet warna, boxset interaktif, merchandise, serta media digital yang terintegrasi dengan postcard berbasis barcode untuk menghubungkan audiens pada konten eksklusif. Berdasarkan hasil survei, mayoritas responden menilai boxset sebagai media merchandise paling menarik, sementara kreativitas desain dan hubungan emosional dengan audiens menjadi faktor penting dalam mengikuti musisi di media sosial. Perancangan ini menghasilkan identitas visual yang mampu memperkuat karakter Gandhi Asta dan meningkatkan daya kenal di kalangan audiens musik independen.

Penelitian ini menghasilkan visual branding Gandhi Asta yang mengintegrasikan touchpoint fisik dan digital dengan identitas visual konsisten pada logo, ilustrasi, tipografi, media sosial, dan boxset interaktif.Hasilnya menunjukkan audiens tertarik pada ilustrasi, kreativitas desain, serta pengalaman emosional, dan evaluasi menilai aspek nilai pengalaman dan emosional berada pada kategori sangat baik, sehingga branding memperkuat karakter, brand experience, dan brand awareness musisi independen.Model visual branding ini dapat dijadikan referensi bagi musisi independen dan praktisi desain komunikasi visual untuk mengembangkan strategi branding yang lebih interaktif, emosional, dan berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah model visual branding yang mengintegrasikan touchpoint fisik dan digital dapat diaplikasikan secara efektif pada musisi independen lain, sehingga dapat menilai generalisasi temuan pada konteks musik yang lebih luas. Selanjutnya, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari emotional brand experience terhadap loyalitas penggemar dan perilaku pembelian, misalnya dengan melacak perubahan perilaku audiens selama setahun setelah peluncuran branding. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran platform digital baru seperti TikTok dan Instagram Reels dalam memperkuat storytelling emosional visual branding, serta mengukur sejauh mana interaksi di platform tersebut meningkatkan brand awareness dan engagement pada audiens musik independen.

  1. Peran Logo dalam Membangun Identitas Visual | CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication.... jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/citrawira/article/view/7021Peran Logo dalam Membangun Identitas Visual CITRAWIRA Journal of Advertising and Visual Communication jurnal isi ska ac index php citrawira article view 7021
Read online
File size1.16 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test