UNHJAMBIUNHJAMBI

Journal of CommunicationJournal of Communication

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi Syair Buka Lanse sebagai media komunikasi budaya masyarakat Melayu Jambi di Kelurahan Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi. Tradisi ini merupakan bagian integral dari upacara pernikahan adat yang memuat pesan moral, sosial, dan religius melalui syair berbahasa Melayu. Urgensi penelitian ini terletak pada ancaman kepunahan tradisi lisan di era digital serta minimnya dokumentasi akademik tentang Syair Buka Lanse sebagai sistem komunikasi budaya. Penelitian ini menggunakan teori fungsi bahasa dari Halliday yang mencakup fungsi ekspresif (pribadi), fungsi regulatif (kontrol sosial), dan fungsi interaksional (manajemen identitas), serta pendekatan Liliweri yang menekankan hubungan timbal balik antara komunikasi dan pelestarian antarbudaya.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Syair Buka Lanse berperan penting sebagai media komunikasi budaya yang menyalurkan nilai moral, mengendalikan perilaku sosial, dan memperkuat identitas budaya masyarakat Melayu Jambi di Sengeti.Ketiga fungsi tersebut secara bersamaan memperkuat solidaritas sosial dan memastikan kelangsungan nilai adat dalam konteks modern.Oleh karena itu, pelestarian tradisi ini memerlukan pendekatan terstruktur dan partisipatif yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga adat, serta komunitas lokal.

Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana penggunaan platform media sosial seperti TikTok dan Instagram mempengaruhi tingkat adopsi dan pemahaman Syair Buka Lanse di kalangan generasi muda, sehingga dapat mengidentifikasi strategi digital yang efektif untuk revitalisasi tradisi lisan. Selanjutnya, studi komparatif antara beberapa desa di Kabupaten Muaro Jambi dapat menggali variasi fungsi dan bentuk Syair Buka Lanse, yang akan memperluas pemahaman tentang keragaman budaya lokal serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan tradisi. Terakhir, pengembangan dan evaluasi modul pembelajaran yang mengintegrasikan Syair Buka Lanse ke dalam kurikulum muatan lokal di sekolah dasar dapat diuji untuk menilai dampaknya terhadap pengetahuan budaya, identitas siswa, dan motivasi pelestarian warisan budaya di kalangan anak-anak.

  1. Dialog Antarbudaya yang Harmonis di Indonesia | Indonesian Culture and Religion Issues. dialog antarbudaya... diksima.pubmedia.id/index.php/diksima/article/view/31Dialog Antarbudaya yang Harmonis di Indonesia Indonesian Culture and Religion Issues dialog antarbudaya diksima pubmedia index php diksima article view 31
  2. Analisis Fungsi dan Isi Syair Adat pada Upacara Pernikahan: Kajian Budaya Lokal di Sikka, Nusa Tenggara... doi.org/10.56741/jgi.v2i01.149Analisis Fungsi dan Isi Syair Adat pada Upacara Pernikahan Kajian Budaya Lokal di Sikka Nusa Tenggara doi 10 56741 jgi v2i01 149
Read online
File size247.48 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test