UGUG

Journal of Language and LiteratureJournal of Language and Literature

Saat ini, banyak karya sastra Indonesia telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris karena penulis Indonesia sudah dikenal secara Internasional. Salah satunya adalah Buku Intan Paramaditha berjudul Spinner of Darkness & Other Tales. Cerita-cerita dalam buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman. Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana Kalimat Pengandaian dalam cerita tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan strategi terjemahan sastra apa yang digunakan untuk menerjemahkannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Terjemahan sastra kalimat Pengandaian dan penggunaan strategi terjemahan sastra dianalisis dan dijelaskan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalimat pengandaian diterjemahkan ke dalam tiga jenis English conditional sentences yang berbeda. 10% data diterjemahkan ke dalam conditional sentences tipe 1, 80% dari data diterjemahkan ke dalam conditional sentence tipe 2, dan 10% data diterjemahkan ke dalam conditional sentence tipe 3. Ada tiga strategi terjemahan sastra yang digunakan untuk menerjemahkan kalimat pengandaian, 50% dari data menggunakan helper strategy, 30% dari data menggunakan adherent strategy dan 20% dari data menggunakan observer strategy. Dengan demikian, pendekatan terjemahan sastra yang banyak digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan bias karena Helper strategy merupakan strategi dalam pendekatan Bias.

The conditional sentences in Spinner of the Darkness & Other Tales are not only structural elements but also narrative devices that express uncertainty, regret, possibility, and metaphysical reflection.The translators strategy, whether biased or unbiased, helper or adherent—not only determines the grammatical fidelity but also affects how readers perceive the mood, character depth, and thematic elements of the text.Through Kazakovas framework, it becomes evident that literary translation of conditional sentences involves dynamic decision-making that balances linguistic accuracy, cultural accessibility, and literary integrity.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana strategi terjemahan sastra yang digunakan oleh penerjemah mempengaruhi persepsi pembaca terhadap suasana, kedalaman karakter, dan elemen tematis teks. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara terjemahan sastra kalimat pengandaian dalam karya sastra Indonesia yang berbeda, untuk melihat apakah ada perbedaan strategi terjemahan yang digunakan dan bagaimana hal itu mempengaruhi kualitas terjemahan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam menerjemahkan kalimat pengandaian ke dalam bahasa Inggris, khususnya dalam konteks sastra, dan bagaimana penerjemah dapat mengatasi tantangan tersebut untuk menghasilkan terjemahan yang akurat dan memuaskan.

  1. LITERARY TRANSLATION OF CONDITIONAL SENTENCES IN SPINNER OF THE DARKNESS & OTHER TALES SHORT STORIES... doi.org/10.35760/jll.2025.v13i1.14336LITERARY TRANSLATION OF CONDITIONAL SENTENCES IN SPINNER OF THE DARKNESS OTHER TALES SHORT STORIES doi 10 35760 jll 2025 v13i1 14336
  2. 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof kgb nw jxgr ymy ey xr 1z fq zt m7 endstream 0f 4u io pl... doi.org/10.17516/1997-1370-2015-8-12-2842-28470 pdf obj endobj xref trailer startxref eof kgb nw jxgr ymy ey xr 1z fq zt m7 endstream 0f 4u io pl doi 10 17516 1997 1370 2015 8 12 2842 2847
  3. IMPROVING STUDENTS’ UNDERSTANDING of CONDITIONAL SENTENCES TYPE 3 USING VOCABULARY SUBSTITUTION... jurnalp4i.com/index.php/strategi/article/view/1417IMPROVING STUDENTSAo UNDERSTANDING of CONDITIONAL SENTENCES TYPE 3 USING VOCABULARY SUBSTITUTION jurnalp4i index php strategi article view 1417
Read online
File size1.35 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test